Azalia H

05 Juli 2022 12:36

Azalia H

05 Juli 2022 12:36

Pertanyaan

2. Apabila tubuh kita kekurangan vitamin A, akan berakibat buruk pada kesehatan kita. Pertama, fungsi kornea mata kita menurun hingga dapat mengalami kebutaan. Kedua, pertumbuhan tulang kita menjadi terhambat. Akibat ketiga, pertumbuhan sel-sel pembentuk gigi kita akan terhambat. Di samping itu, gigi kita akan mengalami kerusakan dengan timbulnya celah gigi. Apa akibat kekurangan vitamin A bagi kesehatan mata? A. mata kita tidak berfungsi lagi B. fungsi kornea mata kita menurun C. mata kita akan mengalami rabun D. kornea mata kita menjadi sakit

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

14

:

19

:

49

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

N. Izzatun

Mahasiswa/Alumni Universitas Gadjah Mada

05 Juli 2022 13:35

Jawaban terverifikasi

Jawabannya : B. fungsi kornea mata kita menurun Pembahasan : Pada teks tersebut penulis memberikan informasi mengenai apa saja akibat yang ditimbulkan apabila tubuh kita kekurangan vitamin A. Kekurangan vitamin A pada mata disebutkan pada kalimat kedua yaitu "Pertama, fungsi kornea mata kita menurun hingga dapat mengalami kebutaan". Jadi, akibat kekurangan vitamin A bagi kesehatan mata adalah fungsi kornea mata kita menurun (jawaban B).


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Strategi Ekonomi Indonesia Atasi Dampak Covid-19 [...] Selain sedang berusaha menghadapi penyebaran virus corona di dalam negeri, Indonesia tidak dapat lepas dari dinamika perekonomian global. Seperti diketahui semua negara saat ini juga masih fokus menangani wabah Covid-19 yang pada akhirnya mengganggu kepercayaan investor, sektor pariwisata/travel, supply chain dan pasar keuangan. Prospek pelemahan ekonomi global tersebut diperparah lagi dengan kecenderungan pelemahan harga minyak mentah global. Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Komite Stabiltas Sektor Keuangan (KSSK) yang terdi dari Kemenkeu, BI, OJK, dan LPS, melakukan ossessment untuk memperkirakan skenario berat dan terberat yang mungkinakan kita hadapi akibat dar dampak Covid-19 pada ekonomi lndonesia. [Tabel data: Presentasi Sri Mulyani] Berdasarkan pemaparan Sri Mulyani, hasil dari assessment tersebut, maka untuk skenario berat, ekonomi Indonesi hanya akan tumbuh 2,3% atau turun 3% dibanding asumsi APBN 2020, dengan nilai tukar rupiahnya 12.500/dolar. Dan skenario sangat berat adalah ekonomi Indonesia dapat mengalami penurunan atau minus 0,4% dengan nilai tukar rupiah mencapai 20.000/dolar Sebagai perbandingan pada krisis keuangan 2008, kondsi aktual yang terjadi pada tahun 2009, ekonomi Indonesia masih mampu bertumbuh diangka 4,6% atau turun 1,4%. Mengapa skenario ini cenderung lebih pasrah dibanding 2008? Karena kala itu Indonesia masih mampu menahan dampaknya pada struktur ekonomi yang sebagian besar ditopang oleh sektor konsumsi domestik. Dan memang pada waktu itu, masyarakat di daerah masih tetap beraktitas normal, demikian juga UKM yang tidak berhubungan dengan ekspor impor masih tergolong beroperasi normal. Di berbagai daerah, penanda dan petugas kepolisian dibantu TNI memberikan imbauan agar masyarakat menghindari kumpul di warung atau tempat makan minum dengan tujuan agar penyebaran covid-19 dapat dikontrol. Sebagai gambaran di 2019 sendiri, konsumsi rumah tangga menopang Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 56,82% sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS). Jika melihat lebih dalam lagi dari assessment yang dilakukan oleh KSSK disebutkan juga bahwa konsumsi rumah tangga yang semula berdasarkan asumsi APBN 2020 ci angka 5,0% turun menjadi 3,22% pada skenario berat dan menjadi hanya 1,6% dengan skenario sangat berat. Sebagai gambaran, saat ini ada 7 juta warga negara Indonesia yang masih belum mendapatkan pekerjaan (pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi 5% itu setara dengan penciptaan lapangan keja untuk 2 juta hingga 2,5 juta warga negara Indonesia. Antisipasi pada Skenario Walaupun hasil assessment yang dilakukan oleh KSSK ini terlihat begitu menakutkan Sri Mulyani menekankan bahwa justru asumsi ini akan menjadi patokan agar jangan sampai skenario terburuk atau sangat berat terjadi. Itulah mengapa pemerintah berusaha mengeIuarkan beberapa kebijakan dan stimulus untuk mengurangi dampak dari wabah pandemi Covid-19. Pada 1 April 2020, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perppu tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabiitas Sistem Keuangan, dimana diputuskan pemerintah menambah belanja dan pembiayaan anggaran untuk menangani dampak Covid-19, yaitu sebesar Rp405,1 triliun. [Tabel Belanja dan Anggaran untuk mengatasi dampak Covid-19] Sesuai dengan penjelasan di halaman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, detail dari penggunaan Anggaran tersebut sebagai berikut: Prioritas ke-1 untuk kesehatan sebesar Rp75 triliun, terutama untuk insentif tenaga medis dan belanja penanganan kesehatan. Prioritas ke-2 untuk social safety net akan diperluas sebesar Rp110 trilun. Prioritas ke-3 adalah dukungan kepada industri senilai Rp70 triliun (pajak, bea masuk, KUR). Prioritas ke-4 adalah dukungan pembiayaan anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp150 tiliun. [...] (Yossy Girsang, Pengamat Ekonomi dan Praktisi Pasar Modal-Tim Ekonomi Tagor) Kesimpulan yang SALAH berdasarkan informasi di atas adalah .... A. Penurunan ekonomi untuk skenario berat akan lebih buruk 2,1 kali dibanding aktual yang terjadi di 2009 B. untuk skenario sangat berat dampaknya lebih buruk 4,1 kali dibanding krisis ekonomi 2008-2009. C. Kondisi ekonomi akibat COVID-19 lebih buruk bila dibandingkan krisis 2008 D. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Indonesia tahun 2020 mengalami penurunan tidak sampai 1,5% sehingga memperparah dampak pelemahan ekonomi. E. Wabah Covid-19 menyebabkan menurunnya kepercayaan investor, sektor pariwisata/travel, supply chain, pasar keuangan, hingga pelemahan pelemahan harga minyak mentah global.

2

0.0

Jawaban terverifikasi

Masalah Sosial di Sekitar Kita Dengan makin majunya media i nformasi baik media cetak maupun elektronik, masyarakat dengan mudah mengetahui peristiwa yang terjadi di tempat-tempat lainnya. Tidak terkecuali berita-berita tentang permasalahan sosial yang sering d iberita kan. Beberapa masalah sosial, seperti pencemaran lingkungan, rusaknya atau buruknya fasilitas umum, dan perilaku tidak disiplin merupakan masalah sosial yang sering terjadi. Pencemaran lingku ngan terjadi karena masyara kat membuang bahan-bahan berbahaya secara sembarangan ke lingkungan alam. Pembuangan limbah cair ke sungai dapat mencemari air sungai yang menyebabkan kerugian bagi masyara kat yang menggunakannya. Pencemaran udara juga dilaku kan oleh kendaraan yang sudah tidak layak jalan sehingga mencemari udara dengan bahan berba haya seperti timbal dan karbon monoksida. Selain itu, masih ada pabrik-pabrik yang membuang limbahnya melalui udara. Pencemaran pada tanah juga terjadi karena masyarakat membuang bahan berbahaya yang dapat membunuh organisme di dalam tanah yang diperlukan oleh tumbuhan. Fasilitas umum biasanya d isediakan oleh pemerintah yang digunakan untuk keperluan masyarakat. Fasilitas umum yang mudah dijumpai, antara lain fasilitas umum sebagai sarana transportasi, sarana pendidikan, dan sarana kesehatan. Kendaraan umum, terminal, dan pelabuhan merupakan beberapa contoh sarana transportasi. Gedung sekolah, museum, dan gedung olahraga merupakan contoh sarana pendidikan. Adapun rumah sa kit, apotek, dan puskesmas merupakan contoh sarana kesehatan. Seringkali masyarakat kurang memelihara fasilitas-fasilitas umum tersebut sehingga tidak terawat dan rusak. Ketika fasilitas umum itu rusak, hak orang lain untuk menggunakannya akan terhambat. Dengan memelihara dan melaporkan kerusakan, masyarakat dapat menjaganya agar dapat digunakan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita menjumpai banyak sekali perilaku tidak disiplin, misalnya di jalan raya. Kecelakaan lalu lintas dan kemacetan, merupakan salah satu akibat dari perilaku tidak disiplin. Contoh perilaku tidak disiplin, antara lain menjalankan kendaraan dengan melawan arus; mengendarai sepeda motor di tempat yang tidak semestinya; misalnya di trotoar atau jembatan penyeberangan; memarkir kendaraan di sembarang tempat; berhenti untuk menurunkan dan menaikkan penumpang di sembarang tempat; menyeberang jalan secara sembarangan; tidak menggunakan jembatan penyeberangan. Sumber : BSE IPS 4, Pusbuk, 2008 dengan pengubahan seperlunya. Apa isi paragraf 3?

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Kebiasaan terlalu lama menonton televisi, juga melihat TV dalam jarak dekat, ternyata dapat menurunkan fungsi retina mata anak-anak. "Televisi memancarkan sinar biru yang amat dekat dan berbahaya bagi anak," kata Pratiwi Rapih Astuti yang memaparkan hasil penelitiannya bersama kawan-kawannya dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) di Jakarta. Penelitian yang berjudul "Korelasi antara Menonton Televisi dan Fungsi Retina pada Anak" ini dilakukan oleh Pratiwi bersama kawan -kawannya, yaitu Wahyu Budi Santosa, Allan Taufiq Rivai, dan Owi Notosusanto. Penelitian ini diikutsertakan pada Liga Medika Sains yang merupakan acara rutin tahunan yang diadakan oleh Lembaga Pengkajian dan Penelitian Senat Mahasiswa, Ikatan Keluarga Mahasiswa FKUI. Menurut hasil studi terdahulu, sinar biru menyebabkan degenerasi retina dengan merusak sitokrom oksidase dan menghambat respirasi seluler (pernapasan sel). Dalam kaitannya dengan televisi, total sinar biru yang diterima oleh anak tergantung pada dua faktor, yaitu total waktu menonton televisi per hari dan jarak saat menonton televisi. Anak-anak sangat berisiko mengalami kerusakan retina akibat sinar biru. Lensa mata mereka relatif jernih sehingga tidak dapat meredam sinar biru dengan maksimal. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2008 terhadap 106 subyek. Subyek penelitian adalah murid-murid sekolah dasar berusia 6-13 tahun. Hasilnya, korelasi antara total waktu menonton televisi per hari dengan contrast sensitivity mata kiri, mata kanan, dan kedua mata menunjukkan hasil bermakna secara statistik serta berbanding terbalik (semakin lama menonton televisi, skor fungsi retina semakin rendah). Korelasi antara jarak saat menonton televisi dan skor contrast sensitivity test mata kiri, mata kanan, dan kedua mata menunjukkan hasil yang tidak bermakna secara statistik. Akan tetapi, terdapat kecenderungan bahwa semakin dekatjarak menonton televisi maka skor fungsi retina semakin menurun. "Jadi, semakin dekatjarak menonton televisi dan semakin lama waktu menonton televisi, maka semakin turun fungsi retina," kata Pratiwi. Dari 106 anak yang diteliti ternyata yang mengalami penurunan fungsi retina sebanyak 25 anak (23,4 persen). Anak-anak terse but rata-rata menonton televisi 2,29 jam per hari dengan jarak menonton televisi 184,32 em. Padahal, sebaiknya anak-anak menonton televisi dengan jarak 4 meter dan untuk mereka yang berusia 6-9 tahun sebaiknya menonton televisi selama 60 menit per hari, untuk yang berusia 9-13 tahun menonton televisi selama 90 menit per hari. (www.kompas.com, Kamis, 24 Juli 2008 dengan pengubahan) 4f3. Temukan frasa nominal dalam paragraf 3 dan tunjukkan unsur pusatnya!

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Impian Anak Desa Bermimpilah selagi langit masih sanggup menampung mimpimu. Kata-kata itulah yang selalu membuatku semangat untuk bermimpi. Orang sering mengatakan bahwa "Bermimpilah setinggi langit". Aku sempat mempertanyakan hal tersebut pada guruku. Kenapa harus bermimpi setinggi langit? Apakah tidak boleh kalau mau bermimpi setinggi kecambah? Ya, kini baru kusadari bahwa langit itu sangat tinggi. Jadi, wajar saja kalau orang mengatakan untuk bermimpi setinggi langit bukan setinggi kecambah. Maklum saja, pertanyaan itu terlontar dari mulutku saat usiaku menginjak 5 tahun. Angan-anganku dahulu mengatakan bahwa kecambah jauh lebih tinggi daripada langit. Dahulu, aku tidak tahu yang manakah yang disebut kecambah. Setelah bertanya kepada ibuku, ternyata kecambah itu nama lain dari taoge. Berikut ini, saya akan membahas tentang mimpi, langit, dan kecambah atau nama lainnya taoge. Namaku Dino. Usiaku saat ini adalah 10 tahun. Sekarang aku telah duduk di bangku kelas V SD. Aku adalah seorang anak desa yang tidak pernah berhenti untuk bermimpi. Bagiku mimpi itu hak setiap orang. Mau dia bermimpi jadi astronaut. Mau jadi ilmuwan. Mau jadi psikolog. Mau jadi guru. Bahkan, mimpi sama seperti aku yang ingin menjadi seorang arkeolog. Tetanggaku sering mengatakan kepadaku untuk apa bermimpi ja di arkeolog. Di desa kan tidak ada yang namanya universitas. Tetapi itu bukan halangan bagi ku. Menurutku, ada atau tidak adanya sebuah universitas itu bukan halangan. Sekarang, aku harus giat membaca buku untuk menambah ilmu. Karena pada dasarnya, buku merupakan jendela ilmu. Pagi ini, aku mulai melakukan penel usuran untuk menambah ilmuku. Aku melewati jalan kecil yang di kiri dan kanannya merupakan sawah. Setelah menempuh perjalanan yang panjang dan jauh, akhirnya aku sampai di perpustakaan desa ku. Aku mengambil sebuah buku. Saat sedang asyik membaca, aku dikejutkan dengan sebuah suara yang muncul tiba-tiba. "Mau jadi arkeolog, ya?" tanya orang tersebut kepadaku sambil melemparkan seulas senyuman yang indah. Aku pun menganggukkan kepala yang menandakan bahwa aku memang ingin menjadi seorang a rkeolog. la tampak memperhati kan diriku. Aku hanya memandangnya dengan heran. Akan tetapi, aku tidak terlalu mempersa lahkannya karena aku ya ki n dia orang ba ik. "Kenapa mau jadi arkeolog?" dia bertanya lagi. "Arkeolog itu keren, Kak. Kita bisa tahu keadaan masa lampau itu bagaimana. Kita juga bisa tahu bahasa apa saja yang dipakai mereka. Kita juga tahu tentang zaman dahulu. Kita bisa menemukan fosil dan benda-benda berharga masa lampau lainnya” aku menjawab pertanyaannya dengan jawaban yang cukup panjang. Namun, dia masih tetap setia mendenga rkan semua jawaban ya ng kel uar dari mul utku. Dan setelah selesa i aku menjawab pertanyaannya, ia tersenyum sambil memperli hatkan gigi puti hnya. "Tahukah kamu, siapa aku?"tanya dia. Aku memperhati kan orang ini dengan sa ngat detail. Aku meli hat dia dari atas sampai bawah dan mengulanginya lagi. Setelah Ieiah memperhati kan orang ini, aku pun menutup buku yang ada digenggamanku. "Aku tidak tahu, Kak” jawabku yang akhirnya menyerah. Toh, aku memang tidak mengenalnya. Ia merogoh saku bajunya dan mengeluarkan satu kertas kecil. Lalu, memberikan kertas itu kepadaku. Aku membaca kertas yang diberikannya kepadaku itu. Seketika senyumku langsung mengembang bagaikan bunga yang layu disiram air langsung mekar kembali. "Wah kakak arkeolog, ya?" ucapku denga n nada yang sangat semangat serta antusias. Dia pun tersenyum lalu menganggu kkan kepala seolah berkata, "Ya” "Kalau besar nanti, aku pasti bisa jadi seperti Kakak” jawabku sambil melihat ke atas seolah ada bayanganku ketika aku besar nanti. "Ha ha teruslah bermimpi dan belajar ka rena kakak keti kakecil dahulu sama sepertimu. Kakak selalu bermimpi bisa jadi arkeolog, tetapi kakak sadar mimpi saja tidak cukup. Kakak juga harus berusaha, ya salah satu caranya adalah kakak harus rela menghabiskan waktu hanya untuk membaca. Di sekolah, kakak juga selalu bertanya kepada guru tentang sejarah. Berkat usaha kakak dan doa dari kedua orangtua, kakak bisa seperti sekarang” jawab dia dengan ucapan yang sangat panjang. Aku hanya tersenyum bahagia mendengar semua ucapannya. Ucapannya seperti penyemangat baru bagiku. "Baiklah Kak, aku yakin suatu saat nanti kita bertemu lagi dalam sebuah profesi yang sama, yaitu sebagai arkeolog” tuturku sambil berdiri dan tersenyum kepadanya. Akhirnya, ia pun pamit pulang kepadaku karena ingin kem bali ke kotanya untuk melaksanakan tugas selanjutnya. Aku melangkahkan kaki sambil tersenyum pada hamparan sawah serta burung-burung yang berterbangan. Aku yakin bahkan sangat yakin bahwa suatu saat nanti aku akan menjadi seorang seperti yang aku impikan selama ini. Waktu begitu cepat berlalu. Aku yang dahulu masih kecil sekarang telah dewasa. Desaku yang dahulu belum ada perubahan, sekarang telah menjadi sebuah kota. Perpustakaan yang dahulu sebagai tempatku mencari ilmu sekarang menjadi tambah besar dan bagus. Tidak kupungkiri, semua ini terjadi sebagai akibat adanya globalisasi yang terjadi dalam kehidupan. Sekarang, aku duduk di dalam perpustakaan ini, membaca buku sejarah yang pernah kubaca beberapa tahun yang lalu. Terlintas sebuah kenangan saat aku bertemu dengan Kak Zaki seorang arkeolog yang pernah aku temui di perpustakaan ini. Aku merindukan dia sebagai seorang kakak. Aku telah mencoba mencari tahu keadaanya, tetapi aku tidak pernah menemukan dirinya. "Dino” Merasa namaku dipanggil, aku menoleh ke belakang. Saat aku melihat ke belakang, betapa terkejutnya aku. ltu dia Kakak arkeolog itu datang meng hampiriku. "Kak Zaki?" ucapku sambil mengajaknya untuk duduk. "lya, bagaimana kabarmu?" ucap Kak Zaki sambil memperhati kan diriku. "Seperti yang kakak lihat, aku baik-baik saja. Kakak ke mana saja. Aku telah mencari Kakak, tetapi aku tidak menemukan Kakak. Sekarang, Kakak datang sendiri padaku” ucapku kepada Kak Zaki. Kak Zaki pun langsung tertawa. Entahlah apa yang ada dalam benaknya hingga membuat ia tertawa mendengar ucapanku tadi. "Tingkahmu masih sama seperti beberapa tahun tahun yang lalu. Maafkan aku. Aku sibuk bekerja di luar negeri. Bagaimana dirimu sudah jadi arkeolog?" ucap Kak Zaki sembari mempertanya kan hal tersebut kepadaku. Aku pun mengeluarkan sebuah kertas sama seperti yang Kak Zaki laku kan kepadaku dahulu. la pun memberikan seluas senyuman dan selamat kepadaku. Aku telah menepati janjiku dahulu. Saat bertemu dengan Kak Zaky kembali, aku telah menjadi seorang arkeolog. Terima kasih untuk semuanya Kak Zaki karena berkat kakak jugalah aku bersemangat untuk bisa meraih impianku menjadi seora ngarkeolog. Teruslah bermimpi karena mimpi adalah kunci untuk meraih impian kita. Mimpi itu sebagai pupuk yang akan membuat bunga makin tumbuh dengan subur sehingga bunga yang dihasilkan akan lebih indah daripada bunga yang tidak diberi pupuk. Sumber: http://cerpenmu.com/cerpen-motivasi/impian-anak-desa.html, dengan pengubahan seperlunya soal Siapa saja yang menjadi tokoh pendamping?

2

0.0

Jawaban terverifikasi