Ismi R

23 Agustus 2022 12:42

Ismi R

23 Agustus 2022 12:42

Pertanyaan

Akhir-akhir ini kita sering mendengar pemberitaan mengenal kasus penembakan yang terjadi terhadap seorang anggota kepolisian yang berinisial Brigadir J di kediaman atasannya yang merupakan seorang jenderal. Kasus tersebut baru terungkap setelah tiga hari kejadian dan ternyata banyak ditemukan kejanggalan, mulai dari CCTV yang rusak sampai pada pihak keluarga Brigadir J yang disebut tidak diperbolehkan melihat jasad anaknya. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus ini. Selain itu Komnas HAM dan Kompolnas ikut mengusut sebagal tim eksternal. Sumber: DetikNews Dari uraian di atas hal apa saja yang bisa kalian jelaskan jika dikaitkan dengan arti dan makna dari sebuah hak asasi manusia?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

20

:

04

:

19

Klaim

1

2


Salsabila M

Community

08 April 2024 10:19

<p>Dari uraian tersebut, terdapat beberapa hal yang bisa dijelaskan jika dikaitkan dengan arti dan makna dari hak asasi manusia:</p><p><strong>Perlindungan terhadap Hidup dan Keamanan</strong>: Setiap individu memiliki hak asasi untuk hidup dan merasa aman. Kasus penembakan terhadap Brigadir J menunjukkan pelanggaran hak asasi manusia dalam hal perlindungan terhadap kehidupan dan keamanan seseorang.</p><p><strong>Hak atas Keadilan dan Perlindungan Hukum</strong>: Hak asasi manusia juga mencakup hak untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan hak untuk mendapatkan perlindungan hukum. Pembentukan tim khusus oleh Kapolri dan keterlibatan Komnas HAM dan Kompolnas dalam mengusut kasus tersebut menunjukkan upaya untuk memastikan bahwa hak-hak ini dihormati dan dipenuhi.</p><p><strong>Transparansi dan Akuntabilitas</strong>: Hak asasi manusia juga menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Kejanggalan yang terjadi dalam kasus tersebut, seperti CCTV yang rusak dan akses keluarga terhadap jasad Brigadir J yang dibatasi, menimbulkan pertanyaan terhadap transparansi dan akuntabilitas proses penegakan hukum.</p><p><strong>Perlindungan terhadap Keluarga dan Kekerasan terhadap Keluarga</strong>: Hak asasi manusia juga mencakup hak untuk perlindungan terhadap keluarga dan hak untuk tidak mengalami kekerasan atau intimidasi. Pembatasan akses keluarga terhadap jasad Brigadir J dapat dianggap sebagai pelanggaran hak tersebut.</p><p><strong>Perlindungan terhadap Integritas dan Kehormatan Individu</strong>: Hak asasi manusia juga melindungi integritas dan kehormatan individu dari tuduhan atau tindakan yang tidak berdasar atau tidak adil. Dalam kasus ini, penting bagi penyelidikan untuk memastikan bahwa semua pihak diperlakukan secara adil dan tidak ada upaya untuk mencoreng nama baik Brigadir J tanpa bukti yang kuat.</p>

Dari uraian tersebut, terdapat beberapa hal yang bisa dijelaskan jika dikaitkan dengan arti dan makna dari hak asasi manusia:

Perlindungan terhadap Hidup dan Keamanan: Setiap individu memiliki hak asasi untuk hidup dan merasa aman. Kasus penembakan terhadap Brigadir J menunjukkan pelanggaran hak asasi manusia dalam hal perlindungan terhadap kehidupan dan keamanan seseorang.

Hak atas Keadilan dan Perlindungan Hukum: Hak asasi manusia juga mencakup hak untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan hak untuk mendapatkan perlindungan hukum. Pembentukan tim khusus oleh Kapolri dan keterlibatan Komnas HAM dan Kompolnas dalam mengusut kasus tersebut menunjukkan upaya untuk memastikan bahwa hak-hak ini dihormati dan dipenuhi.

Transparansi dan Akuntabilitas: Hak asasi manusia juga menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Kejanggalan yang terjadi dalam kasus tersebut, seperti CCTV yang rusak dan akses keluarga terhadap jasad Brigadir J yang dibatasi, menimbulkan pertanyaan terhadap transparansi dan akuntabilitas proses penegakan hukum.

Perlindungan terhadap Keluarga dan Kekerasan terhadap Keluarga: Hak asasi manusia juga mencakup hak untuk perlindungan terhadap keluarga dan hak untuk tidak mengalami kekerasan atau intimidasi. Pembatasan akses keluarga terhadap jasad Brigadir J dapat dianggap sebagai pelanggaran hak tersebut.

Perlindungan terhadap Integritas dan Kehormatan Individu: Hak asasi manusia juga melindungi integritas dan kehormatan individu dari tuduhan atau tindakan yang tidak berdasar atau tidak adil. Dalam kasus ini, penting bagi penyelidikan untuk memastikan bahwa semua pihak diperlakukan secara adil dan tidak ada upaya untuk mencoreng nama baik Brigadir J tanpa bukti yang kuat.


Nanda R

Community

26 Juni 2024 07:54

<p>Dari uraian di atas, beberapa hal dapat dijelaskan jika dikaitkan dengan arti dan makna dari sebuah hak asasi manusia (HAM). Berikut adalah poin-poin yang relevan:</p><p><strong>Hak untuk Hidup</strong>: Kasus penembakan terhadap Brigadir J melibatkan hak dasar manusia yang paling fundamental, yaitu hak untuk hidup. Penembakan yang menyebabkan kematian seseorang tanpa proses hukum yang jelas merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.</p><p><strong>Hak atas Keadilan</strong>: Penyelidikan yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan membentuk tim khusus, serta keterlibatan Komnas HAM dan Kompolnas, menunjukkan upaya untuk memastikan bahwa hak atas keadilan ditegakkan. Semua individu berhak mendapatkan perlakuan yang adil di hadapan hukum dan penyelidikan yang transparan.</p><p><strong>Hak atas Perlindungan Hukum</strong>: Brigadir J, sebagai anggota kepolisian, seharusnya mendapatkan perlindungan hukum yang memadai, baik dalam menjalankan tugasnya maupun dalam situasi yang menyebabkan kematiannya. Pelanggaran terhadap hak ini mencerminkan perlunya evaluasi dan reformasi dalam sistem perlindungan hukum bagi aparat keamanan.</p><p><strong>Hak untuk Mengetahui Kebenaran</strong>: Keluarga Brigadir J memiliki hak untuk mengetahui kebenaran tentang kematian anak mereka. Hak ini termasuk akses terhadap informasi yang akurat dan transparan mengenai kejadian yang menyebabkan kematian serta proses penyelidikan yang dilakukan. Larangan untuk melihat jasad anak mereka dan rusaknya CCTV adalah indikasi pelanggaran hak untuk mengetahui kebenaran.</p><p><strong>Hak atas Penghormatan Terhadap Martabat Manusia</strong>: Perlakuan yang pantas terhadap jenazah dan komunikasi yang baik dengan keluarga korban adalah bagian dari penghormatan terhadap martabat manusia. Tidak memperbolehkan keluarga melihat jasad anak mereka dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak ini.</p><p><strong>Hak atas Informasi</strong>: Publik memiliki hak untuk mengetahui informasi yang benar mengenai kasus ini, termasuk perkembangan penyelidikan. Pemberitaan oleh media dan keterbukaan dari pihak berwenang dalam menyampaikan informasi terkait penyelidikan adalah upaya untuk memenuhi hak atas informasi.</p>

Dari uraian di atas, beberapa hal dapat dijelaskan jika dikaitkan dengan arti dan makna dari sebuah hak asasi manusia (HAM). Berikut adalah poin-poin yang relevan:

Hak untuk Hidup: Kasus penembakan terhadap Brigadir J melibatkan hak dasar manusia yang paling fundamental, yaitu hak untuk hidup. Penembakan yang menyebabkan kematian seseorang tanpa proses hukum yang jelas merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.

Hak atas Keadilan: Penyelidikan yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan membentuk tim khusus, serta keterlibatan Komnas HAM dan Kompolnas, menunjukkan upaya untuk memastikan bahwa hak atas keadilan ditegakkan. Semua individu berhak mendapatkan perlakuan yang adil di hadapan hukum dan penyelidikan yang transparan.

Hak atas Perlindungan Hukum: Brigadir J, sebagai anggota kepolisian, seharusnya mendapatkan perlindungan hukum yang memadai, baik dalam menjalankan tugasnya maupun dalam situasi yang menyebabkan kematiannya. Pelanggaran terhadap hak ini mencerminkan perlunya evaluasi dan reformasi dalam sistem perlindungan hukum bagi aparat keamanan.

Hak untuk Mengetahui Kebenaran: Keluarga Brigadir J memiliki hak untuk mengetahui kebenaran tentang kematian anak mereka. Hak ini termasuk akses terhadap informasi yang akurat dan transparan mengenai kejadian yang menyebabkan kematian serta proses penyelidikan yang dilakukan. Larangan untuk melihat jasad anak mereka dan rusaknya CCTV adalah indikasi pelanggaran hak untuk mengetahui kebenaran.

Hak atas Penghormatan Terhadap Martabat Manusia: Perlakuan yang pantas terhadap jenazah dan komunikasi yang baik dengan keluarga korban adalah bagian dari penghormatan terhadap martabat manusia. Tidak memperbolehkan keluarga melihat jasad anak mereka dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak ini.

Hak atas Informasi: Publik memiliki hak untuk mengetahui informasi yang benar mengenai kasus ini, termasuk perkembangan penyelidikan. Pemberitaan oleh media dan keterbukaan dari pihak berwenang dalam menyampaikan informasi terkait penyelidikan adalah upaya untuk memenuhi hak atas informasi.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…

45

3.7

Jawaban terverifikasi

1.Bagaimana hubungan antar Perundang - undangan sesuai dg herarkis tata urutan ? 2. Simaklah beberapa peraturan perundangan apakah peraturan tersebut SBG terjemahan atas peraturan perundangan atau tumpang tindih ? ( UU no 12 Tahun 2011, UU no 23Tahun 2014, UU No 25 Tahun 2004 ) 3 . Tuliskan peraturan perundangan yg di undangkan atas perintah TAP MPR NO I / MPR/ 2003 4.sebutkan produk UU atas perintah UUD NRI Tahun 1945 ( pasal18, pasal 22, pasal 23, Pasal 26 , Pasal 27,pasal ,pasal 28, pasal 29, pasal 30 ,pasal 31 dan pasal 33 )

26

2.2

Lihat jawaban (3)