Mustofa A

07 Maret 2024 00:10

Mustofa A

07 Maret 2024 00:10

Pertanyaan

Analisislah pengaruh hindu dan buddha bagi masyarakat Indonesia dalam bidang : 1. Seni bangunan 2. ⁠Seni rupa dan ukir 3. ⁠Seni pertunjukan 4. ⁠Seni sastra dan aksara 5. ⁠Sistem kepercayaan 6. ⁠Sistem sosial kemasyarakatan 7. ⁠Sistem pemerintahan 8. ⁠Sistem kalender

Analisislah pengaruh hindu dan buddha bagi masyarakat Indonesia dalam bidang : 
1. Seni bangunan
2. ⁠Seni rupa dan ukir
3. ⁠Seni pertunjukan
4. ⁠Seni sastra dan aksara
5. ⁠Sistem kepercayaan
6. ⁠Sistem sosial kemasyarakatan
7. ⁠Sistem pemerintahan
8. ⁠Sistem kalender

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

08

:

05

:

34

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Nanda R

Community

07 Maret 2024 07:27

Jawaban terverifikasi

<p><strong>1. Seni Bangunan:</strong></p><ul><li><strong>Pengaruh Hindu dan Buddha:</strong> Masyarakat Indonesia mengadopsi gaya arsitektur candi Hindu-Buddha, seperti Candi Borobudur dan Prambanan, yang mencerminkan keagungan dan kompleksitas kepercayaan dan filosofi Hindu dan Buddha.</li></ul><p><strong>2. Seni Rupa dan Ukir:</strong></p><ul><li><strong>Pengaruh Hindu dan Buddha:</strong> Seni rupa dan ukir pada relief candi-candi, patung-patung, dan benda-benda seni lainnya mencerminkan ikonografi Hindu-Buddha dengan tema-tema seperti dewa-dewi, makhluk mitologis, dan adegan kehidupan Buddha.</li></ul><p><strong>3. Seni Pertunjukan:</strong></p><ul><li><strong>Pengaruh Hindu dan Buddha:</strong> Tarian, wayang kulit, dan seni pertunjukan lainnya menggambarkan cerita-cerita epik Hindu seperti Ramayana dan Mahabharata, serta ajaran-ajaran Buddha, menciptakan warisan seni pertunjukan yang kaya.</li></ul><p><strong>4. Seni Sastra dan Aksara:</strong></p><ul><li><strong>Pengaruh Hindu dan Buddha:</strong> Pengembangan aksara Pallawa dan Kawi, serta penggunaan kakawin (puisi epik) yang banyak berisi kisah-kisah Hindu-Buddha, memengaruhi perkembangan sastra dan aksara di Indonesia.</li></ul><p><strong>5. Sistem Kepercayaan:</strong></p><ul><li><strong>Pengaruh Hindu dan Buddha:</strong> Masyarakat Indonesia mengadopsi kepercayaan dan praktik keagamaan Hindu-Buddha, yang terlihat dalam persembahan ritual, upacara keagamaan, dan konsep reinkarnasi.</li></ul><p><strong>6. Sistem Sosial Kemasyarakatan:</strong></p><ul><li><strong>Pengaruh Hindu dan Buddha:</strong> Pembagian kasta dalam struktur sosial masyarakat Indonesia terdapat pengaruh dari ajaran Hindu, meskipun tidak seketat di India. Sistem sosial ini memengaruhi interaksi dan peran sosial dalam masyarakat.</li></ul><p><strong>7. Sistem Pemerintahan:</strong></p><ul><li><strong>Pengaruh Hindu dan Buddha:</strong> Beberapa kerajaan di Indonesia menganut sistem pemerintahan yang dipengaruhi oleh ajaran Hindu-Buddha. Peninggalan berupa struktur pemerintahan dan tata cara administrasi bisa ditemukan dalam catatan sejarah.</li></ul><p><strong>8. Sistem Kalender:</strong></p><ul><li><strong>Pengaruh Hindu dan Buddha:</strong> Penggunaan kalender Saka, yang berasal dari sistem kalender India, memberikan pengaruh besar pada sistem kalender di Indonesia dan masih digunakan dalam konteks keagamaan dan budaya.a</li></ul>

1. Seni Bangunan:

  • Pengaruh Hindu dan Buddha: Masyarakat Indonesia mengadopsi gaya arsitektur candi Hindu-Buddha, seperti Candi Borobudur dan Prambanan, yang mencerminkan keagungan dan kompleksitas kepercayaan dan filosofi Hindu dan Buddha.

2. Seni Rupa dan Ukir:

  • Pengaruh Hindu dan Buddha: Seni rupa dan ukir pada relief candi-candi, patung-patung, dan benda-benda seni lainnya mencerminkan ikonografi Hindu-Buddha dengan tema-tema seperti dewa-dewi, makhluk mitologis, dan adegan kehidupan Buddha.

3. Seni Pertunjukan:

  • Pengaruh Hindu dan Buddha: Tarian, wayang kulit, dan seni pertunjukan lainnya menggambarkan cerita-cerita epik Hindu seperti Ramayana dan Mahabharata, serta ajaran-ajaran Buddha, menciptakan warisan seni pertunjukan yang kaya.

4. Seni Sastra dan Aksara:

  • Pengaruh Hindu dan Buddha: Pengembangan aksara Pallawa dan Kawi, serta penggunaan kakawin (puisi epik) yang banyak berisi kisah-kisah Hindu-Buddha, memengaruhi perkembangan sastra dan aksara di Indonesia.

5. Sistem Kepercayaan:

  • Pengaruh Hindu dan Buddha: Masyarakat Indonesia mengadopsi kepercayaan dan praktik keagamaan Hindu-Buddha, yang terlihat dalam persembahan ritual, upacara keagamaan, dan konsep reinkarnasi.

6. Sistem Sosial Kemasyarakatan:

  • Pengaruh Hindu dan Buddha: Pembagian kasta dalam struktur sosial masyarakat Indonesia terdapat pengaruh dari ajaran Hindu, meskipun tidak seketat di India. Sistem sosial ini memengaruhi interaksi dan peran sosial dalam masyarakat.

7. Sistem Pemerintahan:

  • Pengaruh Hindu dan Buddha: Beberapa kerajaan di Indonesia menganut sistem pemerintahan yang dipengaruhi oleh ajaran Hindu-Buddha. Peninggalan berupa struktur pemerintahan dan tata cara administrasi bisa ditemukan dalam catatan sejarah.

8. Sistem Kalender:

  • Pengaruh Hindu dan Buddha: Penggunaan kalender Saka, yang berasal dari sistem kalender India, memberikan pengaruh besar pada sistem kalender di Indonesia dan masih digunakan dalam konteks keagamaan dan budaya.a

Salsabila M

Community

15 Maret 2024 02:49

Jawaban terverifikasi

<p>Pengaruh Hindu dan Buddha terhadap masyarakat Indonesia memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang seni, budaya, kepercayaan, dan sosial kemasyarakatan. Berikut adalah analisis pengaruhnya dalam beberapa bidang:</p><p><strong>Seni Bangunan</strong>:</p><ul><li>Pengaruh Hindu-Buddha terlihat dalam arsitektur candi-candi seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Mendut. Bangunan-bangunan ini menggambarkan gaya arsitektur khas India, seperti stupa, candi, dan relief-relief yang menggambarkan ajaran agama Hindu dan Buddha.</li></ul><p><strong>Seni Rupa dan Ukir</strong>:</p><ul><li>Seni rupa dan ukir juga dipengaruhi oleh ajaran agama Hindu-Buddha. Karya seni seperti relief-relief pada candi, patung-patung dewa dan dewi, serta hiasan-hiasan ukiran pada arsitektur bangunan mencerminkan nilai-nilai dan ajaran dari kedua agama tersebut.</li></ul><p><strong>Seni Pertunjukan</strong>:</p><ul><li>Tarian-tarian seperti Tari Ramayana dan Tari Mahabharata merupakan contoh seni pertunjukan yang dipengaruhi oleh cerita dan ajaran agama Hindu. Sementara itu, seni pertunjukan seperti wayang kulit juga dipengaruhi oleh cerita-cerita dan tokoh-tokoh dari Hindu dan Buddha.</li></ul><p><strong>Seni Sastra dan Aksara</strong>:</p><ul><li>Aksara dan sastra Sanskerta banyak digunakan dalam naskah-naskah klasik dan sastra Indonesia, yang banyak dipengaruhi oleh ajaran agama Hindu dan Buddha. Beberapa karya sastra terkenal seperti Ramayana dan Mahabharata juga merupakan cerita-cerita epik yang memengaruhi sastra Indonesia.</li></ul><p><strong>Sistem Kepercayaan</strong>:</p><ul><li>Pengaruh Hindu-Buddha juga terlihat dalam sistem kepercayaan dan spiritualitas masyarakat Indonesia. Konsep karma, reinkarnasi, dan upacara keagamaan seperti pemujaan kepada dewa-dewi dan pelaksanaan upacara persembahan masih memengaruhi kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia hingga saat ini.</li></ul><p><strong>Sistem Sosial Kemasyarakatan</strong>:</p><ul><li>Konsep kasta dalam masyarakat Hindu juga pernah memengaruhi struktur sosial masyarakat Indonesia pada masa lampau. Meskipun tidak seketat di India, namun konsep ini mempengaruhi pembagian sosial masyarakat di beberapa daerah di Indonesia.</li></ul><p><strong>Sistem Pemerintahan</strong>:</p><ul><li>Pemerintahan pada masa kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia, seperti Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya, memiliki sistem pemerintahan yang terorganisir dan kompleks. Pengaruh Hindu-Buddha juga terlihat dalam sistem administratif, penataan kota, dan penyelenggaraan upacara keagamaan.</li></ul><p><strong>Sistem Kalender</strong>:</p><ul><li>Kalender Saka dan kalender Caka yang digunakan di Indonesia memiliki dasar penanggalan yang berhubungan dengan ajaran agama Hindu. Pemakaian sistem kalender ini juga mencerminkan pengaruh ajaran Hindu-Buddha dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.</li></ul>

Pengaruh Hindu dan Buddha terhadap masyarakat Indonesia memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang seni, budaya, kepercayaan, dan sosial kemasyarakatan. Berikut adalah analisis pengaruhnya dalam beberapa bidang:

Seni Bangunan:

  • Pengaruh Hindu-Buddha terlihat dalam arsitektur candi-candi seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Mendut. Bangunan-bangunan ini menggambarkan gaya arsitektur khas India, seperti stupa, candi, dan relief-relief yang menggambarkan ajaran agama Hindu dan Buddha.

Seni Rupa dan Ukir:

  • Seni rupa dan ukir juga dipengaruhi oleh ajaran agama Hindu-Buddha. Karya seni seperti relief-relief pada candi, patung-patung dewa dan dewi, serta hiasan-hiasan ukiran pada arsitektur bangunan mencerminkan nilai-nilai dan ajaran dari kedua agama tersebut.

Seni Pertunjukan:

  • Tarian-tarian seperti Tari Ramayana dan Tari Mahabharata merupakan contoh seni pertunjukan yang dipengaruhi oleh cerita dan ajaran agama Hindu. Sementara itu, seni pertunjukan seperti wayang kulit juga dipengaruhi oleh cerita-cerita dan tokoh-tokoh dari Hindu dan Buddha.

Seni Sastra dan Aksara:

  • Aksara dan sastra Sanskerta banyak digunakan dalam naskah-naskah klasik dan sastra Indonesia, yang banyak dipengaruhi oleh ajaran agama Hindu dan Buddha. Beberapa karya sastra terkenal seperti Ramayana dan Mahabharata juga merupakan cerita-cerita epik yang memengaruhi sastra Indonesia.

Sistem Kepercayaan:

  • Pengaruh Hindu-Buddha juga terlihat dalam sistem kepercayaan dan spiritualitas masyarakat Indonesia. Konsep karma, reinkarnasi, dan upacara keagamaan seperti pemujaan kepada dewa-dewi dan pelaksanaan upacara persembahan masih memengaruhi kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Sistem Sosial Kemasyarakatan:

  • Konsep kasta dalam masyarakat Hindu juga pernah memengaruhi struktur sosial masyarakat Indonesia pada masa lampau. Meskipun tidak seketat di India, namun konsep ini mempengaruhi pembagian sosial masyarakat di beberapa daerah di Indonesia.

Sistem Pemerintahan:

  • Pemerintahan pada masa kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia, seperti Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya, memiliki sistem pemerintahan yang terorganisir dan kompleks. Pengaruh Hindu-Buddha juga terlihat dalam sistem administratif, penataan kota, dan penyelenggaraan upacara keagamaan.

Sistem Kalender:

  • Kalender Saka dan kalender Caka yang digunakan di Indonesia memiliki dasar penanggalan yang berhubungan dengan ajaran agama Hindu. Pemakaian sistem kalender ini juga mencerminkan pengaruh ajaran Hindu-Buddha dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Kondisi kehidupan bangsa Indonesia pada masa awal kemerdekaan belum stabil. Dibawah ini adalah penyabab ketidakstabilan kehidupan politik pada masa awal kemerdekaan, kecuali... A. Pertentangan antar partai B. Gangguan dari Belanda yang ingin berkuasa kembali C. Munculnya kesulitan ekonomi dan keuangan D. Terjadinya bentrokan antar etnis E. Munculnya gangguan keamanan dalam negeri 2. Pada tanggal 3 November 1945 diterbitkan maklumat pemerintah mengenai pendirian partai partai politik. Sebelum adanya maklumat pemerintah tanggal 3 November 1945, Indonesia merencanakan satu partai tunggal yaitu... A. Masyumi D. PNI B. PKI E. NU C. PSI 3. Terbentuknya Kabinet Sjahrir tanggal 14 November 1945 merupakan suatu bentuk penyelewengan pertama pemerintah RI terhadap UUD 1945. Sejak tanggal 14 November 1945 Indonesia menganut sistem pemerintahan... A. Presidensial B. Liberalisme C. Parlementer D. Terpimpin E. Aristokrasi 4. Berdirinya partai partai politik telah mendorong Sutan Sjahrir yang berasal dari partai Sosialis untuk menghidupkan bentuk pemerintahan dengan cabinet parlementer. Hal ini dilakukan dengan alasan... A. agar perjuangan bangsa Indonesia mendapat dukungan dari negara negara barat B. mengikuti arus perpolitikan Indonesia yang mulai berkembang C. sesuai dengan perkembangan ideology di Indonesia D. sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 E. permintaan dari Presiden Soekarno. 5. Pada masa awal kemerdekaan, system pemerintahan berubah dari presidensial menjadi parlementer. Salah satu alasan dan pertimbangan perubahan system pemerintahan dari presidensial ke parlementer pada awal kemerdekaan adalah... A. Demokrasi bisa segera ditegakkan secara benar B. Parlementer sangat cocok untuk bangsa Indonesia C. Presidensial tidak sesuai dengan Indonesia yang multi etnis. D. Presidensial terlalu sulit untuk diterapkan dalam pemerintahan E. Mempermudah perundingan dengan Belanda 6. Sampai dengan awal tahun 1946, keadaan ibu kota Jakarta semakin kacau. Pemerintah terus didesak dan diteror oleh pemerintah asing.Pada saat ibukota dipindahkan ke Yogyakarta, Perdana Menteri Sjahrir masih berkedudukan di Jakarta untuk... A. menghadapi terror Belanda B. menjalankan roda pemerintahan dari pusat C. menghimpun kekuatan menghadapi Belanda D. menciptakan pemerintahan tandingan E. mengadakan hubungan dengan luar negeri 7. Kondisi kehidupan ekonomi bangsa Indonesia pada awal kemerdekaan tidak stabil. Keadaan ekonomi pada awal kemerdekaan mengalami kekacauan, salah satu factor penyebab antara lain... A. Adanya Blokade ekonomi oleh Belanda B. Rakyat Indonesia hanya mengandalkan pendapatan dalam pertanian . C. Banyaknya investor asing yang mengintervensi perekonomian Indonesia D. Rendahnya sumber daya manusia Indonesia dalam perekonomian E. Sering terjadi konflik horizontal dalam negeri Indonesia 8. Kondisi kehidupan ekonomi pada masa awal kemerdekaan tidak stabil karena terjadi inflasi. Terjadinya inflasi pada masa awal kemerdekaan disebabkan oleh... A. Indonesia belum memiliki mata uang yang sah B. Tentara Jepang masih menguasai sebagian besar sector ekonomi C. Terjadinya pertempuran pertempuran diberbagai daerah. D. Peredaran mata uang Jepang yang belum terkendali E. Munculnya perusahaan perusahaan asing milik Belanda 9. Indonesia harus dapat mengatasi permasalahan ekonomi yang dihadapi pada masa awal kemerdekaan. Salah satu upaya bangsa Indonesia dalam melakukan perbaikan ekonomi pada awal kemerdekaan dilakukan dengan cara ... A. Menaikkan pajak dan bea Cukai B. Meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan untuk diekspor C. Mengeluarkan mata uang sendiri (ORI) D. Mengisi kas pemerintah yang kosong E. Mengedarkan uang secara besar besaran. 10. Salah satu penyebab kacaunya kondisi perekonomian Indonesia pada masa awal kemerdekaan karena kas negara kosong. Upaya pemerintah Republik Indonesia mengisi kas negara yang kosong pada awal Kemerdekaan adalah ... A. Menasionalisasi De Javasche Bank B. Membuat kebijakan Gunting Syafruddin C. Mendevaluasi mata uang rupiah D. Sistim ekonomi Gerakan Benteng E. Menyelenggarakan pinjaman Nasional

11

0.0

Jawaban terverifikasi

1.Pancasila adalah fondasi sekaligus pedoman dalam penyelenggaraan negara Indonesia. Dengan demikian Pancasila berfungsi sebagai.... a. dasar negara b. idelogi negara c. pandangan hidup bangsa d. cita-cita nasional 2.Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang pada tanggal 1 Maret 1945 bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. Wakil ketua BPUPKI ketika itu dijabat oleh .... a. Ir. Soekarno dan Mr. Soepomo b. K.R.T Radjiman Wediodiningrat c. Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta d. Ichibangase Yosio dan Radern Pandji Soeroso 3.Ir. Soekarno mengemukakan gagasannya tentang dasar negara pada tanggal .... a. 4 Juni 1945 b. 3 Juni 1945 c. 2 Juni 1945 d. 1 Juni 1945 4."Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik". Pernyataan tersebut tercantum di dalam UUD 1945 .... a. Pasal 1 Ayat 1 b. Pasal 1 Ayat 2 c. Pasal 1 Ayat 3 d. Pasal 18 5.Pemilu pada 15 Desember 1955 dilaksanakan untuk memilih anggota.... a.MPRS b.KNIP c.DPR d.konstitusi 6.Pemilihan umum (pemilu) merupakan proses memilih orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu mulai dari presiden, wakil rakyat dari tingkat pusat sampai daerah. Di Indonesia pemilu dilaksanakan tiap .... a. 3 tahun sekali b. 4 tahun sekali c. 5 tahun sekali d. 6 tahun sekali 7.Pemilu merupakan salah satu syarat terbentuknya pemerintahan yang .... a. bersih b. terbuka c. transparan d. demokratis 8.Perhatikan pernyataan di bawah ini ! (1) Memperlakukan peserta pemilu secara adil dan setara (2) Menyuarakan pemilu (3) Menyampaikan informasi kegiatan pemilu kepada masyarakat (4) Melaporkan penyelenggaraan pemilu Pernyataan-pernyataan di atas merupakan tugas .... a. KPU b. rakyat c. presiden d. PPS 9.Pemilu tahun 2004 dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama pemilu tersebut adalah untuk memilih .... a. anggota DPR dan DPRD b. anggota KPU c. persaingan calon presiden dan wakil presiden d. partai politik 10.Indonesia merupakan negara demokrasi yang menerapkan teori trias politika, yaitu eksekutif legislatif, dan yudikatif. Pemegang kekuasaan legislatif pada tingkat pemerintah desa ialah .... a. BPD b. kepala desa c. Sekretaris desa d. perangkat desa 11.Munurut UUD 1945, BPK merupakan lembaga yang bebas dan mandiri. Anggota BPK dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan Memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah, dan diresmikan oleh .... a. presiden b. DPR c. MPR d. MK 12.Perhatikan pernyataan berikut ini ! (1) Perlindungan konstitusional (2) Kebebasan menyatakan pendapat (3) Kebebasan untuk berserikat (4) Jaminan hak asasi manusia (5) Badan peradilan dikendalikan pemerintah Prinsip-prinsip demokrasi ditunjukkan oleh nomor .... a. (1), (2), (3), (4), dan (5) b. (1), (2), (3), dan (4) c. (1), (2), dan (3) d. (1), dan (2) 13.Tiap negara memiliki sistem untuk menjalankan kehidupan pemerintahannya. Sistem tersebut adalah sistem pemerintahan. Ada beberapa macam sistem pemerintahan si dunia ini. Saat ini, Indonesia menganut sistem pemerintahan .... a. sosialisasi b. komunis c. Presidensial d. parlementer 14.Dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan, khusus nya pemerintahan daerah, sangat berhubungan erat dengan beberapa asas dalam pemerintahan suatu negara. Asas-asas yang dimaksud adalah .... a. desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan b. desentralisasi, konsentrasi, dan tugas pembantuan c. desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas utama d. desentralisasi, dekonsentrasi, dan sentralisasi 15.Bacalah pernyataan-pernyataan berikut ini ! (1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia (2) Memajukan kesejahteraan umum (3) Mencerdaskan kehidupan bangsa (4) Menciptakan masyarakat yang jujur dan adil (5) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Tujuan nasional bangsa Indonesia tercantum pada nomor .... a. (1), (2), (3), (4), dan (5) b. (1), (2), (3), dan (4) c. (1), (2), (3), dan (5) d. (1), (2), dan (3) 16.Anggota komisi Yudisial di angkat diberhentikan oleh .... a. presiden dan para menteri b. presiden dengan persetujuan DPR RI c. DPR RI dan MPR d. Mahkamah Agung 17.Lembaga tinggi negeri ini menurut UUD 45 sebelum diamandemen memiliki fungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Lembaga tinggi negara ini juga berkewajiban memberi jawaban atas pertanyaan presiden dan berhak mengajukan usul kepada pemerintah. Namun sekarang, lembaga tinggi negara ini sudah dihapuskan. Lembaga yang dimaksudkan adalah .... a. Dewan Pertimbangan Daerah b. Dewan Pertimbangan Agung c. Mahkamah Konstitusi d. Mahkamah Agung 18.Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan kabupaten dan atau kota bagi kepala daerah atau provinsi. Pernyataan ini merupakan tugas dan wewenang .... a. presiden b. kepala daerah c. wakil presiden d. wakil kepala daerah 19.Fungsi anggaran yang dijalankan oleh DPR ditunjukkan oleh .... a. Kekuasaan dalam membentuk UU b. mengesahkan rancangan APBN yang telah diajukan oleh presiden c. mengawasi jalannya pemerintahan d. menindak pelaku kejahatan 20.Basis daerah pemilihan anggota DPD adalah provinsi. Tiap provinsi diwakili oleh perwakilan DPD, yang terdiri dari .... a. 2 anggota b. 3 anggota c. 5 anggota d. 4 anggota

5

5.0

Jawaban terverifikasi