Python M

07 Juli 2022 10:25

Python M

07 Juli 2022 10:25

Pertanyaan

apa saja kerusakan pada sistem organ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

33

:

12

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

H. Zulaiha

Mahasiswa/Alumni UIN Sunan Kalijaga

07 Juli 2022 22:35

Jawaban terverifikasi

Kerusakan pada sistem organ dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti hipertensi, hipotensi, gastritis, diare, asma, dan pneumonia. Sistem organ merupakan kumpulan dari beberapa organ yang berbeda dan saling berkaitan serta menjalankan suatu fungsi tertentu. Contohnya sistem peredaran darah, sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem ekskresi, sistem reproduksi, dan sistem pertahanan tubuh. Setiap sistem organ dapat mengalami kerusakan pada organnya. Misalnya : 1. Pada sistem peredaran darah organ yang berperan adalah jantung dan pembuluh darah. Apabila terjadi kerusakan pada organ jantung maka dapat mempengaruhi peredaran darah manusia, Kerusakan pada sistem peredaran darah misalnya hipertensi, hipotensi, gagal jantung, jantung koroner. Hipertensi (tekanan darah tinggi) merupakan tekanan darah dalam arteri meningkat yaitu di atas 120/80 mmHg. Hipotensi (tekanan darah rendah) merupakan tekanan darah dalam arteri menurun hingga di bawah normal yaitu di bawah 120/80 mmHg. Jantung koroner merupakan tersumbatnya arteri koroner sehingga aliran darah yang mencapai sel-sel otot jantung hanya berjumlah sedikit. 2. Pada sistem pencernaan organ yang yang berperan adalah mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar dan anus. Kerusakan yang dapat terjadi adalah gastritis, diare, dan konstipasi. Gastritis merupakan peradangan pada lambung yang disebabkan oleh asam lambung yang berlebihan. Diare merupakan gangguan pada proses penyerapan air di usus besar sehingga feses menjadi cair. Konstipasi merupakan pengerasan pada feses akibat terlalu banyak air yang diserap di usus besar sehingga sulit buang air besar. 3. Pada sistem pernapasan organ yang berperan adalah hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus dan alveolus. Kerusakan yang dapat terjadi adalah asma, pneumonia, dan asfiksi. Asma merupakan penyempitan saluran pernapasan yang disebabkan alergi. Hal ini ditandai dengan peradangan pada saluran pernapasan. Penumonia, merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh bakteri ๐˜š๐˜ต๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ค๐˜ค๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฑ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ข๐˜ฆ. Pneumonia menyebabkan peradangan pada alveolus di salah satu atau kedua paru-paru. Alveolus yang meradang akibat pneumonia akan terisi dengan nanah sehingga membuat sulit bernapas. Asfiksi merupakan kondisi kekurangan oksigen pada pernapasan yang dapat menyebabkan kematian akibat kegagalan fungsi paru-paru. Jadi, kerusakan pada sistem organ dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti hipertensi, hipotensi, gastritis, diare, asma, dan pneumonia.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

20

3.5

Jawaban terverifikasi