Ari A

24 Oktober 2022 10:03

Ari A

24 Oktober 2022 10:03

Pertanyaan

Apakah industri kebun sawit sesuai dengan kaidah industri yang berkelanjutan jika belum Upaya apa yang dilakukan supaya tidak merusak lingkungan

Apakah industri kebun sawit sesuai dengan kaidah industri yang berkelanjutan jika belum Upaya apa yang dilakukan supaya tidak merusak lingkungan 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

19

:

44

:

24

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

T. Fadilah

09 Mei 2023 08:22

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban: Tidak, sebab pengembangan industri tersebut saat ini dilakukan dengan cara deforestasi terutama untuk wilayah Kalimantan. Selain itu, industri ini &nbsp;juga verdampak pada alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan sawit. Cara tersebut tidak sesuai dengan prinsip berkelanjutan. Oleh karena itu, upaya yang tepat dilakukan oleh industri tersebut adalah dengan intesifikasi agar hasil dari perkebunan sawit bisa maksimal tanpa harus melakukan perluasan wilayah. Selain itu, regulasi untuk perkebunan sawit harus dibuat dan ditetapkan mengenai keseimbangan antara pengolahan dan pelestarian lingkungan.</p><p>&nbsp;</p><p>Industri kebun sawit adalah industri pengolahan buah kelapa sawit untuk menghasilkan minyak. Industri kebun sawit menyumbang sekitar 13% dari total ekspor non-migas Indonesia. Pertumbuhan industri ini kian masif di beberapa wilayah di Indonesia.</p><p>&nbsp;</p><p>Sayangnya industri kebun sawit tidak dijalankan mengikuti prinsip berkelanjutan sehingga memberi dampak negatif terhadap lingkungan, seperti deforestasi, kerusakan habitat satwa liar, dan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi pada perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang gigih agar industri tersebut dapat berjalan dengan baik dan tetap memenuhi kaidah berkelanjutan.</p><p>&nbsp;</p><p>Upaya yang dapat dilakukan diantaranya:</p><ol><li>Menerapkan prinsip-prinsip RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) dalam pengelolaan kebun sawit, seperti mencegah deforestasi, menerapkan sistem pemeliharaan lingkungan, dan mempromosikan keberlanjutan sosial dan ekonomi.</li><li>Menerapkan teknologi yang ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk organik dan teknologi pengolahan limbah yang efektif.</li><li>Menjaga keseimbangan antara produksi dan pelestarian lingkungan, dengan melakukan rehabilitasi lahan gambut dan hutan yang rusak akibat kebun sawit.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Jadi, jawaban yang benar adalah Tidak, sebab pengembangan industri tersebut saat ini dilakukan dengan cara deforestasi terutama untuk wilayah Kalimantan. Selain itu, industri ini &nbsp;juga verdampak pada alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan sawit. Cara tersebut tidak sesuai dengan prinsip berkelanjutan. Oleh karena itu, upaya yang tepat dilakukan oleh industri tersebut adalah dengan intesifikasi agar hasil dari perkebunan sawit bisa maksimal tanpa harus melakukan perluasan wilayah. Selain itu, regulasi untuk perkebunan sawit harus dibuat dan ditetapkan mengenai keseimbangan antara pengolahan dan pelestarian lingkungan.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

Jawaban: Tidak, sebab pengembangan industri tersebut saat ini dilakukan dengan cara deforestasi terutama untuk wilayah Kalimantan. Selain itu, industri ini  juga verdampak pada alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan sawit. Cara tersebut tidak sesuai dengan prinsip berkelanjutan. Oleh karena itu, upaya yang tepat dilakukan oleh industri tersebut adalah dengan intesifikasi agar hasil dari perkebunan sawit bisa maksimal tanpa harus melakukan perluasan wilayah. Selain itu, regulasi untuk perkebunan sawit harus dibuat dan ditetapkan mengenai keseimbangan antara pengolahan dan pelestarian lingkungan.

 

Industri kebun sawit adalah industri pengolahan buah kelapa sawit untuk menghasilkan minyak. Industri kebun sawit menyumbang sekitar 13% dari total ekspor non-migas Indonesia. Pertumbuhan industri ini kian masif di beberapa wilayah di Indonesia.

 

Sayangnya industri kebun sawit tidak dijalankan mengikuti prinsip berkelanjutan sehingga memberi dampak negatif terhadap lingkungan, seperti deforestasi, kerusakan habitat satwa liar, dan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi pada perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang gigih agar industri tersebut dapat berjalan dengan baik dan tetap memenuhi kaidah berkelanjutan.

 

Upaya yang dapat dilakukan diantaranya:

  1. Menerapkan prinsip-prinsip RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) dalam pengelolaan kebun sawit, seperti mencegah deforestasi, menerapkan sistem pemeliharaan lingkungan, dan mempromosikan keberlanjutan sosial dan ekonomi.
  2. Menerapkan teknologi yang ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk organik dan teknologi pengolahan limbah yang efektif.
  3. Menjaga keseimbangan antara produksi dan pelestarian lingkungan, dengan melakukan rehabilitasi lahan gambut dan hutan yang rusak akibat kebun sawit.

 

Jadi, jawaban yang benar adalah Tidak, sebab pengembangan industri tersebut saat ini dilakukan dengan cara deforestasi terutama untuk wilayah Kalimantan. Selain itu, industri ini  juga verdampak pada alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan sawit. Cara tersebut tidak sesuai dengan prinsip berkelanjutan. Oleh karena itu, upaya yang tepat dilakukan oleh industri tersebut adalah dengan intesifikasi agar hasil dari perkebunan sawit bisa maksimal tanpa harus melakukan perluasan wilayah. Selain itu, regulasi untuk perkebunan sawit harus dibuat dan ditetapkan mengenai keseimbangan antara pengolahan dan pelestarian lingkungan.

 

 

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

indonesia merupakan negara yang sangat subur yang mana sektor pertanian sangat berpotensi untuk menjadi pendorong kemajuan nasional, namun saaat ini sektor agrikutur masih mengalami banyak hambatan, jelaskan yang menjadi penghambat perkembangan agrikultur di indonesia

68

3.7

Jawaban terverifikasi