Setepanus K

29 September 2022 12:48

Setepanus K

29 September 2022 12:48

Pertanyaan

aspek aspek apa saja yang mempengaruhi tanah longsor uraikan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

59

:

49

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Riduan S

30 September 2022 12:25

Jawaban terverifikasi

<p>Aspek-aspek yang mempengaruhi tanah longsor yaitu:</p><ol><li>Hujan<br>Hujan lebat pada awal musim dapat menyebabkan bencana longsor karena<br>air akan masuk ke tanah dan terakumulasi di bagian dasar lereng, sehingga menimbulkan gerakan lateral. Longsor dapat dicegah apabila ada pepohonan di permukaannya, karena air akan diserap oleh tumbuhan.</li><li>Lereng Terjal<br>Lereng yang terjal terbentuk karena pengikisan air sungai, mata air, air laut, dan angin. Kebanyakan sudut lereng yang menyebabkan longsor<br>adalah 180 derajat apabila ujung lerengnya terjal dan bidang longsorannya mendatar.</li><li>Tanah yang Kurang Padat dan Tebal<br>Tanah jenis ini memiliki berpotensi jadi penyebab longsor terutama bila terjadi hujan. Selain itu, tanah ini sangat rentan terhadap pergerakan tanah karena menjadi lembek terkena air dan pecah ketika hawa terlalu panas.</li><li>Batuan yang Kurang Kuat<br>Batuan endapan gunung api dan batuan sedimen berukuran pasir dan campuran antara kerikil, pasir, dan lempung umumnya kurang kuat. Batuan tersebut akan mudah menjadi tanah bila mengalami proses pelapukan dan rentan terhadap longsor bila ada pada lereng yang terjal.</li><li>Jenis Tata Lahan<br>Tanah longsor banyak terjadi di daerah tata lahan persawahan, perladangan, dan adanya genangan air di lereng yang terjal. Pada lahan persawahan, akarnya kurang kuat untuk mengikat butir tanah dan membuat tanah menjadi lembek dan jenuh dengan air sehingga mudah terjadi longsor.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Semoga membatu ya!</p>

Aspek-aspek yang mempengaruhi tanah longsor yaitu:

  1. Hujan
    Hujan lebat pada awal musim dapat menyebabkan bencana longsor karena
    air akan masuk ke tanah dan terakumulasi di bagian dasar lereng, sehingga menimbulkan gerakan lateral. Longsor dapat dicegah apabila ada pepohonan di permukaannya, karena air akan diserap oleh tumbuhan.
  2. Lereng Terjal
    Lereng yang terjal terbentuk karena pengikisan air sungai, mata air, air laut, dan angin. Kebanyakan sudut lereng yang menyebabkan longsor
    adalah 180 derajat apabila ujung lerengnya terjal dan bidang longsorannya mendatar.
  3. Tanah yang Kurang Padat dan Tebal
    Tanah jenis ini memiliki berpotensi jadi penyebab longsor terutama bila terjadi hujan. Selain itu, tanah ini sangat rentan terhadap pergerakan tanah karena menjadi lembek terkena air dan pecah ketika hawa terlalu panas.
  4. Batuan yang Kurang Kuat
    Batuan endapan gunung api dan batuan sedimen berukuran pasir dan campuran antara kerikil, pasir, dan lempung umumnya kurang kuat. Batuan tersebut akan mudah menjadi tanah bila mengalami proses pelapukan dan rentan terhadap longsor bila ada pada lereng yang terjal.
  5. Jenis Tata Lahan
    Tanah longsor banyak terjadi di daerah tata lahan persawahan, perladangan, dan adanya genangan air di lereng yang terjal. Pada lahan persawahan, akarnya kurang kuat untuk mengikat butir tanah dan membuat tanah menjadi lembek dan jenuh dengan air sehingga mudah terjadi longsor.

 

Semoga membatu ya!


Salsabila M

Community

27 April 2024 02:16

<p><br>Tanah longsor merupakan peristiwa alam yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa aspek yang mempengaruhi terjadinya tanah longsor:</p><p><strong>Kondisi Geologis</strong>: Sifat fisik dan geologi tanah, seperti jenis tanah, kemiringan lereng, kedalaman air tanah, dan tekstur tanah, dapat mempengaruhi kemungkinan terjadinya tanah longsor. Tanah yang labil atau tidak stabil, serta lereng yang curam, rentan terhadap longsor.</p><p><strong>Curah Hujan</strong>: Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat atau secara terus-menerus dapat menyebabkan tanah jenuh air dan menurunkan kestabilan lereng, yang kemudian memicu terjadinya longsor.</p><p><strong>Aktivitas Manusia</strong>: Aktivitas manusia seperti penebangan pohon secara besar-besaran, penggalian tanah, pembangunan konstruksi yang tidak memperhitungkan faktor geologi, dan perubahan tata guna lahan dapat mengubah sifat alamiah lereng dan meningkatkan risiko tanah longsor.</p><p><strong>Gempa Bumi</strong>: Gempa bumi dapat memicu tanah longsor karena getaran yang kuat dapat mengganggu stabilitas lereng dan memicu pergerakan tanah.</p><p><strong>Tekanan Air</strong>: Tekanan air yang tinggi, misalnya dari sungai yang meluap atau dari air yang merembes ke dalam tanah, dapat melemahkan stabilitas lereng dan meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor.</p><p><strong>Aktivitas Vulkanik</strong>: Aktivitas vulkanik, seperti letusan gunung berapi atau aliran lava, dapat menyebabkan perubahan topografi dan geologi yang dapat memicu tanah longsor.</p><p><strong>Pemanasan Global</strong>: Perubahan iklim yang terkait dengan pemanasan global dapat memengaruhi pola curah hujan, suhu, dan pola cuaca secara umum, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor.</p>


Tanah longsor merupakan peristiwa alam yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa aspek yang mempengaruhi terjadinya tanah longsor:

Kondisi Geologis: Sifat fisik dan geologi tanah, seperti jenis tanah, kemiringan lereng, kedalaman air tanah, dan tekstur tanah, dapat mempengaruhi kemungkinan terjadinya tanah longsor. Tanah yang labil atau tidak stabil, serta lereng yang curam, rentan terhadap longsor.

Curah Hujan: Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat atau secara terus-menerus dapat menyebabkan tanah jenuh air dan menurunkan kestabilan lereng, yang kemudian memicu terjadinya longsor.

Aktivitas Manusia: Aktivitas manusia seperti penebangan pohon secara besar-besaran, penggalian tanah, pembangunan konstruksi yang tidak memperhitungkan faktor geologi, dan perubahan tata guna lahan dapat mengubah sifat alamiah lereng dan meningkatkan risiko tanah longsor.

Gempa Bumi: Gempa bumi dapat memicu tanah longsor karena getaran yang kuat dapat mengganggu stabilitas lereng dan memicu pergerakan tanah.

Tekanan Air: Tekanan air yang tinggi, misalnya dari sungai yang meluap atau dari air yang merembes ke dalam tanah, dapat melemahkan stabilitas lereng dan meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor.

Aktivitas Vulkanik: Aktivitas vulkanik, seperti letusan gunung berapi atau aliran lava, dapat menyebabkan perubahan topografi dan geologi yang dapat memicu tanah longsor.

Pemanasan Global: Perubahan iklim yang terkait dengan pemanasan global dapat memengaruhi pola curah hujan, suhu, dan pola cuaca secara umum, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

indonesia merupakan negara yang sangat subur yang mana sektor pertanian sangat berpotensi untuk menjadi pendorong kemajuan nasional, namun saaat ini sektor agrikutur masih mengalami banyak hambatan, jelaskan yang menjadi penghambat perkembangan agrikultur di indonesia

67

3.7

Jawaban terverifikasi