Nabil A

12 Juni 2022 05:03

Nabil A

12 Juni 2022 05:03

Pertanyaan

Bacalah teks editorial berikut ini! Menimbang Kurikulum Menambang Kemajuan SAAT ini dan di masa mendatang, negara ini tak boleh lagi mengandalkan sumber daya alam sebagai sarana mencapai kemajuan, tetapi sumber daya manusia. Kita bisa mengandalkan sumber daya manusia hanya bila kita memiliki sistem pendidikan yang memadai. Kurikulum salah satu alat ukurnya. Kurikulum ibarat bahtera yang mengantarkan anak bangsa mencapai tujuan pendidikan nasional dengan guru sebagai nakhodanya. Begitu pentingnya kurikulum, tidak mengherankan ketika Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di periode kedua pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono mengintroduksi kurikulum 2013, hal itu kontan menjadi wacana. Banyak yang mempersoalkannya, tetapi tak sedikit pula yang mengamininya. Kemendikbud berkukuh menerapkan kurikulum 2013. Anggaran besar telah digelontorkan, Rp1,2 triliun untuk penggandaan 72,8 juta eksemplar buku dan Rp1,09 triliun untuk pelatihan guru. Penerapan kurikulum 2013 tak lantas meredam kontroversi. Banyak kalangan mengatakan keputusan menerapkan kurikulum 2013 tergesa-gesa, cenderung dipaksakan. Ketika pemerintahan berganti, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengkaji ulang kurikulum 2013. Pekan lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan memutuskan kurikulum 2013 diterapkan parsial, dipakai di 6.221 sekolah yang dianggap siap. Kita mengapresiasi langkah Mendikbud. Pemerintahan baru jangan ragu meninjau ulang kebijakan Lama yang dianggap tidak pas. Jangan khawatir disebut ganti menteri ganti kurikulum bila itu demi perbaikan sistem pendidikan kita. Namun, kita hendak mengingatkan bahwa tidak boleh dalam satu negara sekolah-sekolah menerapkan kurikulum berbeda. Penerapan kurikulum berbeda akan menghasilkan lulusan yang berbeda pula kemampuannya. Bila kurikulum 2013 ternyata bagus sehingga sekolah-sekolah yang menerapkannya menghasilkan lulusan hebat, negara mendiskriminasi sekolah-sekolah yang tidak memakainya. Namun, bila kurikulum 2013 buruk, negara mengorbankan sekolah-sekolah yang menerapkannya. Karena itu, Kemendikbud harus mengevaluasi penerapan kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang memakainya. Evaluasi mesti menyangkut konten dan kesiapan. Bila evaluasi menunjukkan kurikulum 2013 memadai, Kemendikbud segera memutuskan semua sekolah harus menerapkannya. Namun, bila evaluasi memperlihatkan kurikulum 2013 buruk, jangan ragu untuk tidak memakainya dan kembali ke kurikulum lama. Bersamaan dengan itu, kementerian tetap harus menyusun dengan hati-hati kurikulum baru karena kebutuhan pendidikan berubah seiring dengan perkembangan zaman. Yang tak kalah pentingnya ialah kualitas guru. Kita berulang kali gonta-ganti kurikulum, tetapi pendidikan di negeri ini seperti tak juga naik kelas. Itu menandakan guru tak cukup piawai menakhodai bahtera kurikulum. Mendikbud telah mengintroduksi gerakan memuliakan guru pada Hari Guru 25 November 2014. Itu langkah awal untuk meningkatkan kualitas guru. Menjadi guru itu mulia, baik dari sisi fungsi maupun status, sehingga orang-orang hebat mau menjadi guru. Kita optimistis dengan anggaran pendidikan melimpah plus kurikulum memadai serta guru hebat dan mulia, bangsa ini akan mencapai kemajuan setara dengan bangsa-bangsa lain. Sumber: http://www.mediaindonesia.com/editorial/view/289/Menimbang-Kurikulum-Menambang-Kemajuan/2014/12/08. Identifikasikan paragraf berapakah yang termasuk dalam struktur berikut. Pendahuluan:

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

58

:

12

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

M. Ardiani

Mahasiswa/Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

25 Juni 2022 06:14

Jawaban terverifikasi

Bagian pendahuluan dalam teks editorial tersebut ada pada paragraf 1-2. Simak penjelasan berikut. Teks editorial adalah teks yang berisi pendapat pribadi dari redaksi terhadap suatu isu/masalah aktual. Isu bisa meliputi masalah politik, masalah sosial, juga masalah ekonomi.Fungsi teks editorial adalah untuk memengaruhi dan meyakinkan pembaca. Oleh karena itu, teks editorial bermanfaat untuk merangsang pemikiran pembaca terkait suatu isu atau masalah yang terjadi di kehidupan. Struktur teks editorial adalah sebagai berikut. 1. Pernyataan pendapat (tesis) Berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat. Berupa pernyataan atau teori yang akan diperkuat oleh argumen. 2. Argumentasi Bentuk alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan tesis. Bisa berupa pernyataan umum, data hasil penelitan, pernyataan para ahli atau fakta-fakta yang dapat dipercaya. 3. Penegasan ulang pendapat /Reiteration Berisi penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi. Simpulan berisi penguatan kembali atas pendapat yang telah didukung fakta dalam bagian argumentasi. Selain itu, dalam bagian simpulan juga berisi saran yang diberikan sebagai solusi masalah. Pendahuluan atau bagian tesis dalam teks editorial tersebut ada pada paragraf 1-2. Paragraf tersebut menjelaskan permasalahan yang terjadi, yaitu penerapan kurikulum baru untuk meningkatkan kemajuan sumber daya alam. Hal ini dapat dilihat pada kalimat "Banyak kalangan mengatakan keputusan menerapkan kurikulum 2013 tergesa-gesa, cenderung dipaksakan." Dengan demikian, bagian pendahuluan dalam teks editorial tersebut ada pada paragraf 1-2. Semoga membantu, ya.


Defi P

24 November 2022 04:59

Permasalahan pada teks di atas adat


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang kami hormati bapak dan ibu serta para hadirirn sekalian yang berbahagia. Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan dan karunia-Nya kita bisa berkumpul di sini. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad saw, karena beliau menyiarkan agama yang haq, yakni agama islam, agama yang diridai oleh Allah swt. Semoga kita sekalian termasuk ke dalam umat-Nya yang diberkahi. Amin ya rabbal alamin. Hadirin sekalian yang berbahagia! Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehngga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya. Perhatikan kalimat berikut! Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini. Kalimat tersebut termasuk …. A. salam pembuka B. ucapan terima kasih C. pengenalan topik D. tema E. judul

60

0.0

Jawaban terverifikasi