Fevi S

09 November 2022 13:08

Fevi S

09 November 2022 13:08

Pertanyaan

bagaimana cara reproduksi vegetatif dan generatif pada Archaebacteria? jelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

13

:

59

:

59

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

A. Maryam

10 November 2022 01:49

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban akan dijelaskan pada uraian berikut ini.</p><p>&nbsp;</p><p>Archaebacteria adalah organisme uniseluler prokariotik kuno atau primitif yang dapat hidup di lingkungan yang ekstrim seperti di lingkungan dengan kadar garam tinggi, suhu tinggi, pH rendah, atau tanpa oksigen.</p><p>&nbsp;</p><p>Archaebacteria memiliki dinding sel yang tersusun atas polisakarida non selulosa dan pseudomurein atau pseudopeptidoglikan. Fosfolipid pada membran selnya terdapat rantai isoprene atau phytanyl yang terikat dengan gliserol melalui ikatan ester.</p><p>&nbsp;</p><p>Cara Reproduksi Archaebacteria dapat terjadi secara vegetatif dan generatif. Cara reproduksi vegetatifnya terdiri atas:<br>- Pembelahan biner, yaitu pembelahan secara langsung. Satu sel akan membelah menjadi dua sel, empat sel, delapan sel, dst.<br>- Fragmentasi, yaitu pemutusan bagian tubuh dan bagian tersebut dapat menjadi individu baru.<br>- Pembentukan tunas, yaitu membentuk tunas, dan tunas tersebut akan tumbuh menjadi individu baru.</p><p>&nbsp;</p><p>Cara reproduksi generatifnya dilakukan dengan:&nbsp;<br>- Konjugasi, yaitu pertuukaran materi genetik dengan membentuk jembatan konjugasi atau pili.<br>- Transformasi, yaitu perpindahan sedikit materi genetik dari lingkungan atau pengambilan secara langsung sebagian materi genetik dari bakteri lain.<br>- Transduksi, yaitu perpindahan materi genetik dengan bantuan virus.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, cara reproduksi archaebacteria telah dijelaskan diatas.</p>

Jawaban akan dijelaskan pada uraian berikut ini.

 

Archaebacteria adalah organisme uniseluler prokariotik kuno atau primitif yang dapat hidup di lingkungan yang ekstrim seperti di lingkungan dengan kadar garam tinggi, suhu tinggi, pH rendah, atau tanpa oksigen.

 

Archaebacteria memiliki dinding sel yang tersusun atas polisakarida non selulosa dan pseudomurein atau pseudopeptidoglikan. Fosfolipid pada membran selnya terdapat rantai isoprene atau phytanyl yang terikat dengan gliserol melalui ikatan ester.

 

Cara Reproduksi Archaebacteria dapat terjadi secara vegetatif dan generatif. Cara reproduksi vegetatifnya terdiri atas:
- Pembelahan biner, yaitu pembelahan secara langsung. Satu sel akan membelah menjadi dua sel, empat sel, delapan sel, dst.
- Fragmentasi, yaitu pemutusan bagian tubuh dan bagian tersebut dapat menjadi individu baru.
- Pembentukan tunas, yaitu membentuk tunas, dan tunas tersebut akan tumbuh menjadi individu baru.

 

Cara reproduksi generatifnya dilakukan dengan: 
- Konjugasi, yaitu pertuukaran materi genetik dengan membentuk jembatan konjugasi atau pili.
- Transformasi, yaitu perpindahan sedikit materi genetik dari lingkungan atau pengambilan secara langsung sebagian materi genetik dari bakteri lain.
- Transduksi, yaitu perpindahan materi genetik dengan bantuan virus.

 

Dengan demikian, cara reproduksi archaebacteria telah dijelaskan diatas.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

5

4.8

Jawaban terverifikasi