Anyyaa C
28 September 2022 08:13
Anyyaa C
28 September 2022 08:13
Pertanyaan
2
2
Arinda K
28 September 2022 10:30
· 1.0 (1)
Salsabila M

Community
27 April 2024 09:44
Mekanisme kontraksi otot melibatkan serangkaian peristiwa kompleks yang terjadi di dalam sel otot. Proses ini dikendalikan oleh interaksi antara protein-protein kontraksi, yaitu aktin dan miosin, yang membentuk filamen-filamen dalam serat otot. Berikut adalah rangkaian peristiwa yang terjadi selama kontraksi otot, termasuk pergeseran filamen:
Pemicu Kontraksi: Kontraksi otot diawali oleh rangsangan saraf yang menyebabkan pelepasan neurotransmiter asetilkolin dari ujung saraf motorik ke ujung saraf motorik. Asetilkolin kemudian merangsang depolarisasi membran sel otot, yang menyebabkan terbentuknya potensial aksi.
Pelepasan Kalsium: Potensial aksi merambat ke dalam serat otot melalui sistem transmisi t-tubulus, yang kemudian merangsang pelepasan ion kalsium (Ca2+) dari retikulum sarkoplasma (sarcoplasmic reticulum/SR) di dalam sel otot.
Pengikatan Kalsium dengan Troponin: Kalsium yang dilepaskan dari SR akan berinteraksi dengan protein troponin pada filamen aktin. Hal ini mengubah konformasi troponin, sehingga menggeser situs pengikatan miosin pada molekul aktin, yang sebelumnya tertutup oleh protein-tropomiosin.
Penempelan Miosin ke Aktin: Molekul miosin memiliki kepala yang dapat bergerak secara siklik dan dapat mengikat dan melepaskan ATP. Ketika kalsium mengikat troponin, situs pengikatan miosin pada molekul aktin terbuka, dan molekul miosin akan menempel pada molekul aktin, membentuk cross-bridge.
Pergeseran Filamen: Setelah cross-bridge terbentuk, ATP dihidrolisis menjadi ADP dan Pi, menyebabkan perubahan konformasi pada kepala miosin yang menyebabkan pergeseran filamen aktin relatif terhadap filamen miosin. Ini menghasilkan penyusutan serat otot secara keseluruhan yang dikenal sebagai kontraksi otot.
Relaksasi Otot: Setelah rangsangan saraf berhenti, kalsium akan diangkut kembali ke dalam retikulum sarkoplasma oleh pompa kalsium ATPase. Hal ini mengurangi konsentrasi kalsium dalam sitoplasma dan memungkinkan troponin untuk kembali ke konformasi awalnya, menutupi situs pengikatan miosin. Tanpa penempelan miosin ke aktin, cross-bridge terputus, dan otot menjadi kembali relaks.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!