Gian R

10 Oktober 2023 01:25

Gian R

10 Oktober 2023 01:25

Pertanyaan

Baru-baru ini terjadi penganiayaan oleh seorang anak anggota DPR RI terhadap seorang wanita sampai menewaskan wanita tersebut (referensi sumber berita: https://www.liputan6.com/news/read/5417334/5-respons-pkb-hingga-mkd-terkait-tewasnya-dini-sera-afrianti-oleh-anak-anggota-dpr). 1. Faktor-faktor apa yang menyebabkan seseorang melakukan kekerasan baik secara fisik maupun mental? Jawablah pertanyaan berdasarkan referensi/sumber bacaan dan jawab lah dari diktat Pancasila

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

17

:

05

:

48

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Sahel S

11 Oktober 2023 08:42

Jawaban terverifikasi

<p>Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang melakukan kekerasan baik secara fisik maupun mental bisa bervariasi dan kompleks. Berikut adalah beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi perilaku kekerasan:</p><p>1. Faktor Lingkungan: Lingkungan sosial, seperti keluarga yang disfungsional, lingkungan sekolah yang tidak mendukung, atau paparan terhadap kekerasan dalam budaya atau masyarakat tertentu, dapat berperan dalam mempengaruhi seseorang untuk melakukan kekerasan.</p><p>2. Faktor Individu: Faktor-faktor individu seperti ketidakstabilan emosional, gangguan mental, impulsivitas, rendahnya empati, atau gangguan kepribadian dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terlibat dalam perilaku kekerasan.</p><p>3. Faktor Sosial: Ketimpangan kekuasaan, ketidaksetaraan, diskriminasi, atau konflik sosial yang ada dalam masyarakat dapat berkontribusi pada meningkatnya tingkat kekerasan.</p><p>4. Faktor Ekonomi: Ketidakadilan ekonomi, pengangguran, atau kemiskinan dapat menciptakan tekanan dan frustrasi yang mungkin mempengaruhi seseorang untuk menggunakan kekerasan sebagai cara untuk mengungkapkan ketidakpuasan mereka.</p><p>5. Faktor Budaya dan Nilai: Budaya yang membenarkan atau mendukung kekerasan, seperti norma kekerasan atau persetujuan terhadap penggunaan kekerasan dalam konflik, dapat mempengaruhi perilaku individu dalam hal menggunakan kekerasan.</p><p>Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua orang yang menghadapi faktor-faktor di atas akan menjadi kekerasan. Setiap individu memiliki kontrol atas perilaku mereka sendiri dan memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menghindari menggunakan kekerasan sebagai solusi atas masalah atau konflik yang mereka hadapi.</p><p>Jawaban ini diberikan berdasarkan pemahaman umum tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku kekerasan dan tidak memperinci referensi tertentu atau diktat Pancasila. Untuk pemahaman yang lebih mendalam, disarankan untuk merujuk pada sumber-sumber ilmiah dan penelitian yang relevan.</p>

Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang melakukan kekerasan baik secara fisik maupun mental bisa bervariasi dan kompleks. Berikut adalah beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi perilaku kekerasan:

1. Faktor Lingkungan: Lingkungan sosial, seperti keluarga yang disfungsional, lingkungan sekolah yang tidak mendukung, atau paparan terhadap kekerasan dalam budaya atau masyarakat tertentu, dapat berperan dalam mempengaruhi seseorang untuk melakukan kekerasan.

2. Faktor Individu: Faktor-faktor individu seperti ketidakstabilan emosional, gangguan mental, impulsivitas, rendahnya empati, atau gangguan kepribadian dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terlibat dalam perilaku kekerasan.

3. Faktor Sosial: Ketimpangan kekuasaan, ketidaksetaraan, diskriminasi, atau konflik sosial yang ada dalam masyarakat dapat berkontribusi pada meningkatnya tingkat kekerasan.

4. Faktor Ekonomi: Ketidakadilan ekonomi, pengangguran, atau kemiskinan dapat menciptakan tekanan dan frustrasi yang mungkin mempengaruhi seseorang untuk menggunakan kekerasan sebagai cara untuk mengungkapkan ketidakpuasan mereka.

5. Faktor Budaya dan Nilai: Budaya yang membenarkan atau mendukung kekerasan, seperti norma kekerasan atau persetujuan terhadap penggunaan kekerasan dalam konflik, dapat mempengaruhi perilaku individu dalam hal menggunakan kekerasan.

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua orang yang menghadapi faktor-faktor di atas akan menjadi kekerasan. Setiap individu memiliki kontrol atas perilaku mereka sendiri dan memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menghindari menggunakan kekerasan sebagai solusi atas masalah atau konflik yang mereka hadapi.

Jawaban ini diberikan berdasarkan pemahaman umum tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku kekerasan dan tidak memperinci referensi tertentu atau diktat Pancasila. Untuk pemahaman yang lebih mendalam, disarankan untuk merujuk pada sumber-sumber ilmiah dan penelitian yang relevan.


Zemlya Z

11 Oktober 2023 13:10

Jawaban terverifikasi

Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang melakukan kekerasan baik secara fisik maupun mental dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu faktor individual, faktor kelompok, dan dinamika kelompok¹. Faktor individual meliputi faktor pribadi dan faktor sosial. Faktor pribadi contohnya gangguan atau kelainan kejiwaan, stres, trauma, atau emosi negatif yang tidak terkontrol. Faktor sosial contohnya konflik rumah tangga, faktor kebudayaan, faktor media massa, atau faktor lingkungan. Faktor kelompok meliputi faktor identitas, faktor kepentingan, atau faktor ideologi. Faktor identitas contohnya perbedaan agama, etnis, ras, atau gender. Faktor kepentingan contohnya persaingan ekonomi, politik, atau sosial. Faktor ideologi contohnya paham radikal, ekstremis, atau intoleran. Dinamika kelompok meliputi faktor komunikasi, faktor kepemimpinan, atau faktor solidaritas. Faktor komunikasi contohnya kurangnya dialog, kesalahpahaman, atau provokasi. Faktor kepemimpinan contohnya adanya pemimpin yang otoriter, manipulatif, atau korup. Faktor solidaritas contohnya adanya loyalitas buta, fanatisme, atau pengabaian norma. Dari diktat Pancasila², kita dapat mempelajari bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa memiliki nilai-nilai dasar yang bersumber dari budaya dan pengalaman sejarah bangsa Indonesia. Nilai-nilai dasar tersebut antara lain adalah nilai ketuhanan yang maha esa, nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, nilai persatuan Indonesia, nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai Pancasila ini seharusnya menjadi pandangan hidup bangsa yang mampu mengarahkan perilaku individu maupun kelompok dalam masyarakat agar tidak melakukan kekerasan. Pancasila juga seharusnya menjadi dasar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat dan tidak bertentangan dengan norma-norma agama dan moral. Maka dari situ dapat disimpulkan bahwa kejadian ini ada hubungannya dengan rusaknya kejiwaan dari si pelaku (Faktor Pribadi).


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…

44

3.7

Jawaban terverifikasi

1.Bagaimana hubungan antar Perundang - undangan sesuai dg herarkis tata urutan ? 2. Simaklah beberapa peraturan perundangan apakah peraturan tersebut SBG terjemahan atas peraturan perundangan atau tumpang tindih ? ( UU no 12 Tahun 2011, UU no 23Tahun 2014, UU No 25 Tahun 2004 ) 3 . Tuliskan peraturan perundangan yg di undangkan atas perintah TAP MPR NO I / MPR/ 2003 4.sebutkan produk UU atas perintah UUD NRI Tahun 1945 ( pasal18, pasal 22, pasal 23, Pasal 26 , Pasal 27,pasal ,pasal 28, pasal 29, pasal 30 ,pasal 31 dan pasal 33 )

28

2.2

Lihat jawaban (3)