Anonim N

18 September 2023 12:45

Anonim N

18 September 2023 12:45

Pertanyaan

Berikut ini yang bukan merupakan usaha pemerintah pusat untuk mengakhiri pemberontakan PRRI/Permesta adalah.... A. Mengamankan sumber-sumber minyak di Pekanbaru B. Dibentuk pasukan gabungan yang diberi nama Operasi 17 Agustus C. Meminta bantuan pihak asing yaitu Amerika Serikat untuk menumpas pemberontakan Permesta D. Mengamankan wilayah bukittinggi yang merupakan basis pemberontak PRRI E. Melancarkan Operasi Merdeka pada April 1958

Berikut ini yang bukan merupakan usaha pemerintah pusat untuk mengakhiri pemberontakan PRRI/Permesta adalah....

A. Mengamankan sumber-sumber minyak di Pekanbaru

B. Dibentuk pasukan gabungan yang diberi nama Operasi 17 Agustus

C. Meminta bantuan pihak asing yaitu Amerika Serikat untuk menumpas pemberontakan Permesta

D. Mengamankan wilayah bukittinggi yang merupakan basis pemberontak PRRI

E. Melancarkan Operasi Merdeka pada April 1958

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

03

:

55

:

52

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Vincent M

Community

19 September 2023 05:59

Jawaban terverifikasi

<p>Pemerintah <strong>membentuk operasi gabungan dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Perang RI (APRI)</strong> untuk menyelesaikan pemberontakan PRRI/Permesta. Operasi penyelesaiaan diantaranya yaitu, Operasi Tegas yang dipimpin Letkol Kaharudin Nasution.</p><p>Pertama <strong>pemerintah</strong> Indonesia menyelesaikan dengan cara damai, yaitu mengirim delegasi ke Maluku Selatan untuk melakukan perundingan. <strong>Langkah</strong> kedua memblokade daerah Maluku Selatan dan yang ketiga melakukan operasi militer ke daerah Maluku Selatan.</p><p><strong>Operasi 17 Agustus</strong> merupakan operasi militer yang dipimpin oleh Kolonel Ahmad Yani yang bertujuan untuk menumpas gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang berada di Sumatra Barat, tepatnya di Padang. Operasi militer ini merupakan operasi gabungan yang melibatkan TNI Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara.<sup>[1]</sup> 17 Agustus merujuk pada sandi yang digunakan oleh Kolonel Ahmad Yani.</p><p><strong>Karena bersikap anti-komunis</strong>, mereka pun mendapat dukungan dan bantuan dari Amerika Serikat, yang saat itu sedang terlibat perang dingin melawan Uni Soviet dan negara-negara komunis.</p><p>Pada 1958 <strong>Ahmad Yani</strong> yang masih berpangkat Kolonel diangkat menjadi komandan Operasi 17 Agustus yang ditujukan untuk menumpas pemberontakan PRRI di Sumatra Barat. Dalam operasi tersebut, pasukan Ahmad Yani berhasil merebut kembali Padang dan Bukittinggi.</p><p>Jadi jawabannya adalah&nbsp;</p><p>A. Mengamankan sumber-sumber minyak di Pekanbaru.</p>

Pemerintah membentuk operasi gabungan dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Perang RI (APRI) untuk menyelesaikan pemberontakan PRRI/Permesta. Operasi penyelesaiaan diantaranya yaitu, Operasi Tegas yang dipimpin Letkol Kaharudin Nasution.

Pertama pemerintah Indonesia menyelesaikan dengan cara damai, yaitu mengirim delegasi ke Maluku Selatan untuk melakukan perundingan. Langkah kedua memblokade daerah Maluku Selatan dan yang ketiga melakukan operasi militer ke daerah Maluku Selatan.

Operasi 17 Agustus merupakan operasi militer yang dipimpin oleh Kolonel Ahmad Yani yang bertujuan untuk menumpas gerakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang berada di Sumatra Barat, tepatnya di Padang. Operasi militer ini merupakan operasi gabungan yang melibatkan TNI Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara.[1] 17 Agustus merujuk pada sandi yang digunakan oleh Kolonel Ahmad Yani.

Karena bersikap anti-komunis, mereka pun mendapat dukungan dan bantuan dari Amerika Serikat, yang saat itu sedang terlibat perang dingin melawan Uni Soviet dan negara-negara komunis.

Pada 1958 Ahmad Yani yang masih berpangkat Kolonel diangkat menjadi komandan Operasi 17 Agustus yang ditujukan untuk menumpas pemberontakan PRRI di Sumatra Barat. Dalam operasi tersebut, pasukan Ahmad Yani berhasil merebut kembali Padang dan Bukittinggi.

Jadi jawabannya adalah 

A. Mengamankan sumber-sumber minyak di Pekanbaru.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

36

5.0

Jawaban terverifikasi