Delonix R

22 September 2022 07:09

Delonix R

22 September 2022 07:09

Pertanyaan

Biasanya, laju pembentukan sel darah merah sebanding dengan laju penghancurannya. Menurut Anda, apa yang terjadi jika seseorang mendonorkan darahnya? Bagaimana perbandingan keduanya?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

35

:

58

Klaim

10

1

Jawaban terverifikasi

F. Rizqi

Mahasiswa/Alumni Institut Teknologi Bandung

04 Desember 2022 02:47

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah &nbsp;laju pembentukan sel darah merah menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan laju penghancurannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Eritrosit atau sel darah merah merupakan salah satu jenis sel darah yang mengalir dalam tubuh, berupa kepingan darah yang berbentuk bulat dengan sedikit cekung di tengahnya seperti donat. Sel darah merah ini dibuat di sumsum tulang melalui sebuah proses yang disebut erythropoiesis. Sel darah ini mengandung protein yang disebut hemoglobin yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh organ dan jaringan pada tubuh.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada umumnya, laju pembentukan sel darah merah sebanding dengan laju penghancurannya. Akan tetapi, ketika seseorang donor darah maka menyebabkan laju pembentukan sel darah merah menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan laju penghancurannya. Kemudian, akan diperoduksi sel darah baru dengan cara menstimulus sumsum tulang, sehingga sel darah merah baru dapat terbentuk kembali dan kondisinnya akan menjadi sebanding kembali.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah &nbsp;laju pembentukan sel darah merah menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan laju penghancurannya.</p>

Jawaban yang tepat adalah  laju pembentukan sel darah merah menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan laju penghancurannya.

 

Eritrosit atau sel darah merah merupakan salah satu jenis sel darah yang mengalir dalam tubuh, berupa kepingan darah yang berbentuk bulat dengan sedikit cekung di tengahnya seperti donat. Sel darah merah ini dibuat di sumsum tulang melalui sebuah proses yang disebut erythropoiesis. Sel darah ini mengandung protein yang disebut hemoglobin yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh organ dan jaringan pada tubuh.

 

Pada umumnya, laju pembentukan sel darah merah sebanding dengan laju penghancurannya. Akan tetapi, ketika seseorang donor darah maka menyebabkan laju pembentukan sel darah merah menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan laju penghancurannya. Kemudian, akan diperoduksi sel darah baru dengan cara menstimulus sumsum tulang, sehingga sel darah merah baru dapat terbentuk kembali dan kondisinnya akan menjadi sebanding kembali.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah  laju pembentukan sel darah merah menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan laju penghancurannya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

13

4.8

Jawaban terverifikasi