Elliza
12 Desember 2023 11:45
Elliza
12 Desember 2023 11:45
Pertanyaan
Bisa dibantu saya kurang paham

1
2
BOBY R
13 Desember 2023 14:30
· 5.0 (2)
Elliza
14 Desember 2023 09:04
Terima kasih
Sahel S
20 Desember 2023 00:57
Penjelasan :Untuk menjawab soal ini, kita perlu melakukan beberapa perhitungan biaya berdasarkan data yang diberikan. Perhitungannya adalah:
Model Menyimpang Satu Selisih
a. Total varians biaya bahan baku :
(Jumlah aktual bahan baku × Harga aktual per satuan) - (Jumlah standar bahan baku × Harga standar per satuan)
b. Total varians biaya tenaga kerja langsung :
(Jam kerja langsung aktual × Biaya standar per jam) - (Jam kerja langsung standar × Biaya standar per jam)
c. Total varians biaya overhead pabrik :
Biaya overhead aktual - (Jam kerja langsung aktual × Tarif overhead standar per jam)
Model Menyimpang Dua Selisih
a. Untuk bahan baku:
Varians Harga Bahan baku = (Harga aktual per satuan - Harga standar per satuan) × Jumlah aktual bahan baku
Varians Kuantitas Bahan baku = (Jumlah aktual bahan baku - Jumlah standar bahan baku) × Harga standar per satuan
b. Untuk tenaga kerja langsung:
Varians Tarif Biaya Tenaga kerja = (Biaya upah langsung aktual per jam - Biaya standar per jam) × Jam kerja langsung aktual
Varians Efisiensi Tenaga kerja = (Jam kerja langsung aktual - Jam kerja langsung standar) × Biaya standar per jam
c. Untuk overhead pabrik:
Varians Tarif Overhead = (Biaya overhead yang dikeluarkan - Biaya overhead yang dibebankan)
Varians Efisiensi Overhead = (Jam kerja langsung aktual - Jam kerja langsung yang direncanakan) × Tarif overhead standar per jam
Model Menyimpang Tiga Selisih
Tambahan pada Model dua selisih terpisah antara Varians Harga/Volum dan Varians Efisiensi/Kuantitas.
Sekarang mari kita masuk ke perhitungan untuk setiap poin:
a. Analisa Selisih Biaya Bahan Baku
Standar bahan baku untuk 1.000 unit = 260 m³, harga standar = Rp. 750,000/m³
Harga aktual yang dikeluarkan = Rp. 800,000/m³, jumlah bahan baku aktual dibeli = 300 m³
Menggunakan harga standar dan kuantitas standard (Model satu selisih):
Varians = (Kuantitas Aktual * Harga Aktual) - (Kuantitas Standar * Harga Standar)
= (300 m³ * Rp. 800,000) - (260 m³ * Rp. 750,000)
Menggunakan harga aktual dan standar, kuantitas aktual dan standar (Model dua selisih):
Varians Harga = (Harga Aktual - Harga Standar) * Kuantitas Aktual
= (Rp. 800,000 - Rp. 750,000) * 300 m³
Varians Kuantitas = (Kuantitas Aktual - Kuantitas Standar) * Harga Standar
= (300 m³ - 260 m³) * Rp. 750,000
b. Analisa Selisih Biaya Tenaga Kerja Langsung
Standar jam kerja langsung untuk 1.000 unit = 1.900 jam, biaya standar = Rp. 50,000/jam
Jumlah jam aktual bekerja = 1.900 jam (sama dengan standar karena untuk 1.000 unit)
Selisih (Model satu selisih):
Varians = Jam Aktual Kerja * (Biaya Aktual – Biaya Standar)
= 1.900 jam * (Rp. 50,000/jam - Rp. 50,000/jam)
Tidak ada selisih harga maupun efisiensi karena tenaga kerja langsung yang digunakan sesuai dengan standar.
c. Analisa Selisih Biaya Overhead Pabrik
Tarif overhead standar = Rp. 16.500/jam
Biaya overhead dibebankan = Rp. 330.000.000/bulan
Jam tenaga kerja langsung aktual = 1.900 jam
= Rp. 330.000.000 / 1.900 jam
Selisih biaya overhead (Model satu selisih):
Varians Overhead = Biaya overhead aktual - (Jam AKL Aktual x Tarif Overhead Standar)
total biaya overhead yang dikeluarkan itu sesungguhnya detail-detail aid dan dapat dibandingkan sederhananya ke jumlah yang dibebankan. tidak sesuki dgn 'memyimpang satu selisih'.
Total biaya overhead aktual = Rp. 150.000.000(mesin) + Rp. 75.000.000(listrik) + Rp. 100.000.000(TK tidak langsung) + Rp. 30.000.000(bahan baku tidak langsung)
= Rp. 355.000.000
Varians Overhead = actual overhead - (jam kerja langsung * tarif OH standar)
= Rp. 355.000.000 - (1.900 jam * Rp 16.500/jam)
d. Untuk pembuatan jurnal, pada dasarnya, kita akan membutuhkan lebih informasi mengenai kapan transaksi dilakukan, bagaimana biaya-biaya ini dialokasikan, dll. Tanpa informasi ini, kita tidak bisa memberikan jurnal secara akurat. Oleh karena itu, di bagian ini pengguna tidak perlu menjawab.
Jawaban :
Bagian a.
1. (300 m³ × Rp. 800,000/m³) - (260 m³ × Rp. 750,000/m³)
2. (Rp. 800,000/m³ - Rp. 750,000/m³) × 300 m³)
(300 m³ - 260 m³) × Rp. 750,000/m³)
Bagian b.
1. 1900 jam × (Rp. 50,000/jam - Rp. 50,000/jam) = 0 karena tidak ada penyimpangan dari upah standar jam kerja langsung.
2. Karena tidak ada selisih harga atau efisiensi pada biaya tenaga kerja langsung, perhitungan tidak diperlukan.
c. 1. (Rp. 355.000.000 - (1.900 jam × Rp. 16.500/jam)
· 5.0 (1)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!