Salman A
12 Desember 2023 16:09
Salman A
12 Desember 2023 16:09
Pertanyaan
3
2
Kevin L

Gold
19 Desember 2023 23:43
· 5.0 (1)
Nanda R

Community
07 April 2024 06:34
Perjanjian Linggarjati adalah sebuah perjanjian yang ditandatangani antara pemerintah Republik Indonesia dan pemerintah Belanda pada tanggal 25 Maret 1947. Perjanjian ini merupakan hasil dari upaya mediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dipimpin oleh Letnan Jenderal A. G. L. McCreery dari Inggris.
Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai perjanjian Linggarjati:
Latar Belakang: Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terjadi konflik antara pemerintah Republik Indonesia yang baru terbentuk dengan pemerintah kolonial Belanda yang ingin memulihkan kekuasaannya di wilayah jajahannya, termasuk Indonesia. Konflik tersebut memuncak dalam Agresi Militer Belanda I pada tahun 1947.
Mediasi PBB: Pada saat konflik semakin memanas, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terlibat dalam upaya mediasi antara kedua belah pihak. McCreery dipilih sebagai mediator untuk membantu mencapai kesepakatan damai antara Republik Indonesia dan Belanda.
Pembicaraan di Linggarjati: Pembicaraan untuk mencapai kesepakatan damai dilakukan di Gedung Wisma Linggarjati, Kuningan, Jawa Barat, mulai tanggal 11 hingga 25 November 1946. Perundingan dihadiri oleh wakil dari pemerintah Republik Indonesia, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir, dan wakil dari pemerintah Belanda, yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Eelco van Kleffens.
Isi Perjanjian: Perjanjian Linggarjati terdiri dari 7 pasal yang mengatur beberapa poin penting, antara lain:
Penandatanganan dan Penolakan: Perjanjian Linggarjati ditandatangani pada tanggal 25 Maret 1947 oleh Sutan Sjahrir dan van Kleffens. Namun, perjanjian ini menuai penolakan dari berbagai pihak di Indonesia, termasuk dari kalangan politisi dan militer, yang merasa bahwa perjanjian ini tidak memberikan jaminan yang cukup bagi kedaulatan Indonesia.
Pelaksanaan dan Dampak: Meskipun perjanjian ini diharapkan dapat mengakhiri konflik antara Indonesia dan Belanda, pelaksanaannya menghadapi berbagai hambatan dan sengketa. Akhirnya, perjanjian ini menjadi salah satu langkah awal dalam proses negosiasi yang berujung pada pengakuan internasional terhadap kemerdekaan Indonesia, yang diresmikan dengan penandatanganan perjanjian Roem-Royen pada tahun 1949.
· 5.0 (1)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!