Mayaa.Zz M

09 Oktober 2022 10:46

Mayaa.Zz M

09 Oktober 2022 10:46

Pertanyaan

dalam buku "tahu dan pengetahuan" merinci syarat syarat ilmial sbb : 1)berobjek , 2)bermetode 3)bersistem 4) bersifat universal apakah bila kita mengkaji pancasila , akan memenuhi syarat syarat ilmiah? jelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

03

:

33

:

52

Klaim

2

1


Nanda R

Community

02 Agustus 2024 13:18

<p>Dalam mengkaji Pancasila sebagai sebuah konsep, kita perlu menilai apakah kajian tersebut memenuhi syarat-syarat ilmiah seperti yang disebutkan dalam buku "Tahu dan Pengetahuan," yaitu:</p><ol><li><strong>Berobjek</strong></li><li><strong>Bermetode</strong></li><li><strong>Bersistem</strong></li><li><strong>Bersifat Universal</strong></li></ol><p>Mari kita bahas bagaimana kajian tentang Pancasila dapat memenuhi syarat-syarat ilmiah ini:</p><p>1. <strong>Berobjek</strong></p><ul><li><strong>Pengertian</strong>: Kajian ilmiah harus memiliki objek yang jelas untuk diteliti.</li><li><strong>Penerapan pada Pancasila</strong>: Pancasila adalah objek kajian yang jelas. Ia adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila yang mencerminkan nilai-nilai ideologis dan filosofis. Kajian tentang Pancasila bisa mencakup sejarah, filosofi, implementasi, dan dampaknya terhadap masyarakat dan pemerintahan.</li></ul><p>2. <strong>Bermetode</strong></p><ul><li><strong>Pengertian</strong>: Kajian ilmiah harus menggunakan metode penelitian yang sistematis dan terstruktur.</li><li><strong>Penerapan pada Pancasila</strong>: Kajian Pancasila dapat menggunakan berbagai metode, seperti metode historis (untuk meneliti asal-usul dan perkembangan Pancasila), metode filosofis (untuk menganalisis nilai-nilai dan prinsip yang terkandung dalam Pancasila), serta metode empiris (untuk menilai penerapan dan dampak Pancasila dalam praktek pemerintahan dan kehidupan sosial). Metode penelitian ini membantu memastikan bahwa kajian dilakukan secara sistematis dan objektif.</li></ul><p>3. <strong>Bersistem</strong></p><ul><li><strong>Pengertian</strong>: Kajian ilmiah harus dilakukan secara terstruktur dan mengikuti suatu sistem yang konsisten.</li><li><strong>Penerapan pada Pancasila</strong>: Kajian Pancasila dapat dilakukan dengan pendekatan sistematis, seperti membagi kajian menjadi beberapa bagian: analisis teori, studi kasus, serta evaluasi implementasi. Kajian ini juga bisa mengikuti tahapan penelitian yang jelas, mulai dari pengumpulan data, analisis, hingga penarikan kesimpulan.</li></ul><p>4. <strong>Bersifat Universal</strong></p><ul><li><strong>Pengertian</strong>: Kajian ilmiah seharusnya memiliki aspek yang dapat diterapkan secara umum atau memiliki relevansi universal, meskipun dalam konteks tertentu.</li><li><strong>Penerapan pada Pancasila</strong>: Pancasila sebagai ideologi nasional memiliki prinsip-prinsip yang secara khusus berlaku untuk Indonesia. Namun, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti keadilan sosial, kemanusiaan, dan persatuan, memiliki relevansi yang lebih luas dan dapat dibandingkan dengan prinsip-prinsip ideologi dan sistem pemerintahan di negara lain. Kajian tentang Pancasila dapat memberikan wawasan yang berguna dalam konteks studi perbandingan ideologi dan sistem pemerintahan.</li></ul><p>Kesimpulan</p><p>Kajian tentang Pancasila dapat memenuhi syarat-syarat ilmiah yang disebutkan dalam buku "Tahu dan Pengetahuan," asalkan dilakukan dengan pendekatan yang sistematis, menggunakan metode penelitian yang tepat, dan mempertimbangkan aspek-aspek yang lebih luas dari prinsip-prinsip Pancasila. Kajian tersebut harus memiliki objek yang jelas, dilakukan dengan metode yang terstruktur, bersifat sistematis, dan, meskipun spesifik untuk konteks Indonesia, dapat mengandung nilai-nilai universal yang relevan untuk studi yang lebih luas.</p>

Dalam mengkaji Pancasila sebagai sebuah konsep, kita perlu menilai apakah kajian tersebut memenuhi syarat-syarat ilmiah seperti yang disebutkan dalam buku "Tahu dan Pengetahuan," yaitu:

  1. Berobjek
  2. Bermetode
  3. Bersistem
  4. Bersifat Universal

Mari kita bahas bagaimana kajian tentang Pancasila dapat memenuhi syarat-syarat ilmiah ini:

1. Berobjek

  • Pengertian: Kajian ilmiah harus memiliki objek yang jelas untuk diteliti.
  • Penerapan pada Pancasila: Pancasila adalah objek kajian yang jelas. Ia adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila yang mencerminkan nilai-nilai ideologis dan filosofis. Kajian tentang Pancasila bisa mencakup sejarah, filosofi, implementasi, dan dampaknya terhadap masyarakat dan pemerintahan.

2. Bermetode

  • Pengertian: Kajian ilmiah harus menggunakan metode penelitian yang sistematis dan terstruktur.
  • Penerapan pada Pancasila: Kajian Pancasila dapat menggunakan berbagai metode, seperti metode historis (untuk meneliti asal-usul dan perkembangan Pancasila), metode filosofis (untuk menganalisis nilai-nilai dan prinsip yang terkandung dalam Pancasila), serta metode empiris (untuk menilai penerapan dan dampak Pancasila dalam praktek pemerintahan dan kehidupan sosial). Metode penelitian ini membantu memastikan bahwa kajian dilakukan secara sistematis dan objektif.

3. Bersistem

  • Pengertian: Kajian ilmiah harus dilakukan secara terstruktur dan mengikuti suatu sistem yang konsisten.
  • Penerapan pada Pancasila: Kajian Pancasila dapat dilakukan dengan pendekatan sistematis, seperti membagi kajian menjadi beberapa bagian: analisis teori, studi kasus, serta evaluasi implementasi. Kajian ini juga bisa mengikuti tahapan penelitian yang jelas, mulai dari pengumpulan data, analisis, hingga penarikan kesimpulan.

4. Bersifat Universal

  • Pengertian: Kajian ilmiah seharusnya memiliki aspek yang dapat diterapkan secara umum atau memiliki relevansi universal, meskipun dalam konteks tertentu.
  • Penerapan pada Pancasila: Pancasila sebagai ideologi nasional memiliki prinsip-prinsip yang secara khusus berlaku untuk Indonesia. Namun, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti keadilan sosial, kemanusiaan, dan persatuan, memiliki relevansi yang lebih luas dan dapat dibandingkan dengan prinsip-prinsip ideologi dan sistem pemerintahan di negara lain. Kajian tentang Pancasila dapat memberikan wawasan yang berguna dalam konteks studi perbandingan ideologi dan sistem pemerintahan.

Kesimpulan

Kajian tentang Pancasila dapat memenuhi syarat-syarat ilmiah yang disebutkan dalam buku "Tahu dan Pengetahuan," asalkan dilakukan dengan pendekatan yang sistematis, menggunakan metode penelitian yang tepat, dan mempertimbangkan aspek-aspek yang lebih luas dari prinsip-prinsip Pancasila. Kajian tersebut harus memiliki objek yang jelas, dilakukan dengan metode yang terstruktur, bersifat sistematis, dan, meskipun spesifik untuk konteks Indonesia, dapat mengandung nilai-nilai universal yang relevan untuk studi yang lebih luas.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…

47

3.7

Jawaban terverifikasi

1.Bagaimana hubungan antar Perundang - undangan sesuai dg herarkis tata urutan ? 2. Simaklah beberapa peraturan perundangan apakah peraturan tersebut SBG terjemahan atas peraturan perundangan atau tumpang tindih ? ( UU no 12 Tahun 2011, UU no 23Tahun 2014, UU No 25 Tahun 2004 ) 3 . Tuliskan peraturan perundangan yg di undangkan atas perintah TAP MPR NO I / MPR/ 2003 4.sebutkan produk UU atas perintah UUD NRI Tahun 1945 ( pasal18, pasal 22, pasal 23, Pasal 26 , Pasal 27,pasal ,pasal 28, pasal 29, pasal 30 ,pasal 31 dan pasal 33 )

28

2.2

Lihat jawaban (3)