Sumber Energi Panas
Suatu benda yang dapat menghasilkan energi panas dikatakan sebagai sumber energi panas. Contoh sumber energi panas adalah matahari, api, gesekan benda, dan listrik.
1. Matahari
Matahari menghasilkan panas. Oleh karena itu, matahari juga disebut sebagai sumber energi panas. Matahari sangat panas. Suhu permukaan matahari sekitar 6.000 derajat celcius atau sekitar 200 kali suhu tubuh manusia. Karena suhunya sangat tinggi, panas matahari terasa hingga ke bumi.
Energi panas matahari yang sampai ke bumi menyebabkan udara menjadi hangat. Jika tidak ada matahari, bumi akan selalu gelap dan makin lama makin dingin. Akibatnya, kehidupan di bumi akan musnah sebab semua makhluk hidup memerlukan energi panas matahari. Energi panas matahari membantu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang disebut fotosintesis. Makanan yang dihasilkan dari proses fotosintesis menjadi sumber energi makhluk hidup lainnya, yaitu manusia dan hewan.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak aktivitas yang memanfaatkan panas matahari. Contohnya petani mengeringkan padi setelah panen, pengrajin kerupuk mengeringkan kerupuk, nelayan mengeringkan ikan asin, dan Ibu mengeringkan pakaian setelah dicuci
Saat ini sudah ditemukan pula alat yang mampu mengubah sinar matahari menjadi tenaga listrik. Alat itu disebut sel surya. Di kota-kota besar sudah banyak perumahan yang memanfaatkan sel surya.
Pernahkah kalian berada di sekitar api yang sedang menyala? Ketika berada di sekitar api, tentu kalian dapat merasakan panasnya. Hal itu menunjukkan bahwa api adalah sumber panas. Untuk mendapatkan api, kalian membutuhkan bahan bakar dan udara. Bahan bakar yang digunakan dapat berupa kayu bakar, kertas bekas, dan gas. Selain bahan bakar, udara juga diperlukan karena tanpa udara, api akan mati. Api dapat dimunculkan dari korek api dan batu api. Batu api biasanya dipasangkan pada pemantik.
Api sangat bermanfaat bagi kehidupan, di antaranya untuk memasak, menerangi lingkungan, serta membersihkan kuman. Namun, kalian harus hati-hati menggunakannya. Api dapat menyebabkan kebakaran. Bukan hanya harta yang hilang, tetapi nyawa juga dapat hilang. Oleh karena itu,jika sudah tidak diperlukan maka matikanlah api tersebut.
3. Gesekan Benda
Cobalah kalian menggesek-gesekkan kedua telapak tangan. Dapatkah kalian merasakan panas yang timbul padakedua telapak tangan? Ulangi dengan gesekan yang lebih cepat. Apakah yang kalian rasakan pada kedua telapak tangan? Kalian tentu merasakan panas.
Pada zaman dahulu, api dihasilkan dengan menggesekkan dua benda, misalnya kayu dengan kayu atau batu dengan batu secara terus-menerus. Panas yang terjadi dapat menimbulkan percikan api. Percikan api yang mengenai benda kering seperti daun kering atau ranting jika ditiup-tiup atau dikipas-kipas akan menghasilkan api yang besar.
4. Listrik
Apakah di rumah kalian ada setrika? Energi panas setrika berasal dari listrik. Selain setrika, banyak peralatan listrik yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi panas. Contohnya dispenser, rice cooker setrika listrik, dan solder. Masing-masing alat tersebut menghasilkan panas meskipun pemanfaatan alat tersebut memiliki perbedaan fungsi.
Tulislah kata kunci paragraf ke-10 pada bacaan di atas! Kata kunci adalah kata-kata yang kalian anggap penting dalam setiap paragraf.

2