Ridho E

25 September 2022 14:01

Ridho E

25 September 2022 14:01

Pertanyaan

Guna memantapkan metode perencanaan yang diterapkan oleh seorang perencana wilayah (regional planner) dalam proses penyusunan rencana, biasanya diterapkan berbagai ... a. teknik analisis pendukung b. konsep wilayah c. konsep perwilayahan d. pengklasifikasian wilayah e. data pendukung

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

32

:

51

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

T. Fadilah

11 Mei 2023 10:30

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban: a. teknik analisis pendukung</p><p>&nbsp;</p><p>Teknik analisis wilayah adalah suatu metode yang digunakan dalam ilmu geografi untuk mempelajari dan menganalisis pola spasial atau struktur ruang dari suatu wilayah tertentu. Beberapa teknik analisis yang harus dimiliki seorang perencana wilayah<strong> </strong>diantaranya (Tarigan, R., 2009):</p><p>&nbsp;</p><p>1.&nbsp; Teori lokasi, yang membahas berbagai prinsip yang terkait dengan lokasi, utamanya pengaruh jarak terhadap tingkah laku manusia. Intinya adalah penerapan prinsip-prinsip ekonomi yang terkait dengan jarak dan ruang, pengetahuan bidang potensi lahan, kesesuaian lahan/kemampuan lahan (daya dukung lahan);</p><p>2.&nbsp; Dasar-dasar ekonomi pembangunan dan ekonomi regional sebagai suatu pengetahuan akan prinsip-prinsip yang digunakan manusia untuk berusaha memenuhi kebutuhannya yang terkait dengan ruang. Hal ini dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membuat pilihan yang tepat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi wilayah. Hal-hal yang perlu dikuasai antara lain pengetahuan tentang kebijakan-kebijakan umum pembangunan ekonomi, nilai tambah <i>(added value)</i>, akuntansi regional, dan berbagai teori tentang pertumbuhan ekonomi regional, yang sebagian diambil dari teori ekonomi pembangunan tetapi telah dimodifikasi untuk menganalisis ekonomi wilayah seperti: teori ekonomi klasik, teori Harrod-Domar, teori neoklasik, teori basis ekonomi, model ekonomi interregional, dan analisis input-output regional;</p><p>3. Berbagai teknik analisis untuk mengetahui potensi dan struktur ekonomi wilayah menyangkut topik seperti: <i>Location Quotients (LQ)</i>, analisis <i>shift-share</i>, berbagai teknik pengukuran indeks aksesibilitas <i>(accessibility index) </i>dan indeks sentralitas <i>(centrality index)</i>, serta teknik perhitungan dan proyeksi perekonomian regional (PDRB);</p><p>4. Berbagai metode perencanaan wilayah, baik yang sudah dibakukan atau yang lazim digunakan ataupun hasil inovasi sepanjang dapat memberikan hasil yang terbaik dan dapat diterima oleh masyarakat;</p><p>5.&nbsp;&nbsp; Berbagai alat analisis atau tools dalam perencanaan wilayah menyangkut topik seperti: proyeksi penduduk, model gravitasi, pemrograman linier <i>(linear programming)</i>, analisis statistik, <i>decision theory</i>, berbagai metode pembobotan/skala prioritas, dan berbagai metode kuantitatif lainnya;</p><p>6. Berbagai pengetahuan pendukung di bidang ekonomi seperti teori investasi publik, analisis biaya manfaat, evaluasi proyek, dan evaluasi program;</p><p>7. Pengetahuan tentang keuangan daerah termasuk sumber-sumber dan metode pembiayaan pembangunan di daerah;</p><p>8. Pengetahuan tentang kelembagaan daerah, yaitu lembaga mana yang berwenang dan bertanggung jawab untuk masing-masing jenis kegiatan di daerah;</p><p>9. Pengetahuan tentang karakteristik dan sikap sosial masyarakat terhadap berbagai kegiatan pembangunan;</p><p>10. Topik-topik khusus seperti: tata ruang/tata guna lahan/tanah, perencanaan permukiman, perencanaan transportasi, analisis lingkungan hidup, dan lainnya yang biasanya dijadikan bidang profesi.</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, jawaban yang benar adalah a. teknik analisis pendukung</p>

Jawaban: a. teknik analisis pendukung

 

Teknik analisis wilayah adalah suatu metode yang digunakan dalam ilmu geografi untuk mempelajari dan menganalisis pola spasial atau struktur ruang dari suatu wilayah tertentu. Beberapa teknik analisis yang harus dimiliki seorang perencana wilayah diantaranya (Tarigan, R., 2009):

 

1.  Teori lokasi, yang membahas berbagai prinsip yang terkait dengan lokasi, utamanya pengaruh jarak terhadap tingkah laku manusia. Intinya adalah penerapan prinsip-prinsip ekonomi yang terkait dengan jarak dan ruang, pengetahuan bidang potensi lahan, kesesuaian lahan/kemampuan lahan (daya dukung lahan);

2.  Dasar-dasar ekonomi pembangunan dan ekonomi regional sebagai suatu pengetahuan akan prinsip-prinsip yang digunakan manusia untuk berusaha memenuhi kebutuhannya yang terkait dengan ruang. Hal ini dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membuat pilihan yang tepat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi wilayah. Hal-hal yang perlu dikuasai antara lain pengetahuan tentang kebijakan-kebijakan umum pembangunan ekonomi, nilai tambah (added value), akuntansi regional, dan berbagai teori tentang pertumbuhan ekonomi regional, yang sebagian diambil dari teori ekonomi pembangunan tetapi telah dimodifikasi untuk menganalisis ekonomi wilayah seperti: teori ekonomi klasik, teori Harrod-Domar, teori neoklasik, teori basis ekonomi, model ekonomi interregional, dan analisis input-output regional;

3. Berbagai teknik analisis untuk mengetahui potensi dan struktur ekonomi wilayah menyangkut topik seperti: Location Quotients (LQ), analisis shift-share, berbagai teknik pengukuran indeks aksesibilitas (accessibility index) dan indeks sentralitas (centrality index), serta teknik perhitungan dan proyeksi perekonomian regional (PDRB);

4. Berbagai metode perencanaan wilayah, baik yang sudah dibakukan atau yang lazim digunakan ataupun hasil inovasi sepanjang dapat memberikan hasil yang terbaik dan dapat diterima oleh masyarakat;

5.   Berbagai alat analisis atau tools dalam perencanaan wilayah menyangkut topik seperti: proyeksi penduduk, model gravitasi, pemrograman linier (linear programming), analisis statistik, decision theory, berbagai metode pembobotan/skala prioritas, dan berbagai metode kuantitatif lainnya;

6. Berbagai pengetahuan pendukung di bidang ekonomi seperti teori investasi publik, analisis biaya manfaat, evaluasi proyek, dan evaluasi program;

7. Pengetahuan tentang keuangan daerah termasuk sumber-sumber dan metode pembiayaan pembangunan di daerah;

8. Pengetahuan tentang kelembagaan daerah, yaitu lembaga mana yang berwenang dan bertanggung jawab untuk masing-masing jenis kegiatan di daerah;

9. Pengetahuan tentang karakteristik dan sikap sosial masyarakat terhadap berbagai kegiatan pembangunan;

10. Topik-topik khusus seperti: tata ruang/tata guna lahan/tanah, perencanaan permukiman, perencanaan transportasi, analisis lingkungan hidup, dan lainnya yang biasanya dijadikan bidang profesi.

 

Jadi, jawaban yang benar adalah a. teknik analisis pendukung


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

indonesia merupakan negara yang sangat subur yang mana sektor pertanian sangat berpotensi untuk menjadi pendorong kemajuan nasional, namun saaat ini sektor agrikutur masih mengalami banyak hambatan, jelaskan yang menjadi penghambat perkembangan agrikultur di indonesia

67

3.7

Jawaban terverifikasi