Revan R

09 Oktober 2025 02:29

Revan R

09 Oktober 2025 02:29

Pertanyaan

jawab

jawab

 

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

12

:

27

Klaim

1

2


Hafizah A

10 Oktober 2025 14:21

<p><strong>1) Menyunting teks agar tidak ada kesalahan bahasa</strong></p><p><strong>Teks hasil suntingan:</strong></p><p>Aplikasi khusus disabilitas yang diluncurkan ada tiga. Pertama, <strong>In-Mhare</strong> atau <i>Inclusive Mobile Health for Teacher</i>.<br>Prof. Sujarwanto, Guru Besar Manajemen Pendidikan Khusus, mengatakan bahwa <strong>In-Mhare</strong> memiliki tiga fitur utama, yaitu <i>self-report</i>, <i>self-healing</i>, dan <i>evaluation</i>.</p><p>Aplikasi ini bisa diakses guru meski tanpa koneksi internet. Bahkan, guru bisa melakukan konsultasi lebih lanjut ketika guru mengalami stres menghadapi peserta didik. Inovasi ini sudah digunakan di Indonesia, Thailand, dan Inggris.</p><p>Kedua, aplikasi <strong>Gusi</strong> atau <i>Guru Inklusi</i>, merupakan aplikasi <i>self-assessment</i> berbasis Android yang dapat digunakan untuk menganalisis pembelajaran inklusif.</p><p>Ketiga, aplikasi <strong>VR Bina Gerak</strong> digunakan untuk melatih gerak bagi anak dengan <i>cerebral palsy</i> tipe spastik.</p><p>Inovasi-inovasi ini dikembangkan oleh tim yang bekerja sama dengan berbagai mitra dan pakar luar negeri selama tiga tahun terakhir. Aplikasi-aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan guru sekolah luar biasa dan penyandang disabilitas dalam proses belajar mengajar.</p><p><strong>2) Judul yang sesuai dengan teks berita tersebut adalah </strong><u>Tiga Aplikasi Inovatif untuk Guru dan Siswa Disabilitas</u></p><p><strong>3) Struktur teks berita berdasarkan teks berita yang telah disunting</strong></p><p><strong>Judul Berita (Headline) :</strong> Tiga Aplikasi Inovatif untuk Guru dan Siswa Disabilitas</p><p><strong>Kepala Berita (Lead) : </strong>Aplikasi khusus disabilitas yang diluncurkan ada tiga. Pertama, In-Mhare atau <i>Inclusive Mobile Health for Teacher</i>.<br>Prof. Sujarwanto, Guru Besar Manajemen Pendidikan Khusus, mengatakan bahwa In-Mhare memiliki tiga fitur utama, yaitu <i>self-report</i>, <i>self-healing</i>, dan <i>evaluation</i>.</p><p><strong>Leher Berita (Bridge) : </strong>Aplikasi In-Mhare dapat digunakan guru tanpa koneksi internet. Bahkan, guru bisa melakukan konsultasi lebih lanjut ketika menghadapi tekanan kerja. Inovasi ini telah digunakan di Indonesia, Thailand, dan Inggris.</p><p><strong>Tubuh Berita (Body) : </strong>Aplikasi kedua, yaitu <strong>Gusi</strong> atau <i>Guru Inklusi</i>, merupakan aplikasi <i>self-assessment</i> berbasis Android yang dapat digunakan guru untuk menganalisis pembelajaran inklusif.<br>Sementara itu, aplikasi ketiga, <strong>VR Bina Gerak</strong>, berfungsi untuk melatih gerak anak dengan <i>cerebral palsy</i> tipe spastik.</p><p><strong>Ekor Berita (Leg) : </strong>Inovasi-inovasi ini dikembangkan oleh tim bersama mitra dan pakar luar negeri selama tiga tahun terakhir. Aplikasi-aplikasi ini diharapkan dapat membantu guru sekolah luar biasa dan penyandang disabilitas dalam proses belajar mengajar.</p><p><strong>4) Kaidah kebahasaan teks berita</strong></p><ul><li><strong>Menggunakan</strong> <strong>bahasa baku. M</strong>isalnya: diharapkan, diluncurkan, digunakan.</li><li><strong>Menggunakan</strong> <strong>kata kerja aktif dan pasif</strong> contoh kata kerja pasif = dipinjam, dirusak, tertusuk, dibuat, diangkat, dan terbawa yang mana biasanya diawali dengan imbuhan "di-" atau "ter-".</li><li>contoh kata kerja aktif = membaca, berlari, memasak, menyapu, menulis, menciptakan, membantu, dan berbicara. Kata kerja aktif biasanya ditandai dengan subjeknya yang menjadi pelaku tindakan dan sering diawali imbuhan "me-" atau "ber".</li><li><strong>Mengandung</strong> <strong>kata-kata yang menunjukkan waktu. Misalnya : </strong>selama tiga tahun terakhir).</li><li><strong>Menggunakan</strong> <strong>kalimat langsung dan tidak langsung. Misalnya : </strong>Prof. Sujarwanto mengatakan bahwa...</li><li><strong>Bersifat</strong> <strong>informatif dan objektif yakni </strong>tanpa adanya opini pribadi.<strong>&nbsp;</strong></li></ul><p><strong>5) Unsur ADIKSIMBA (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, BAgaimana)</strong></p><ul><li><strong>Apa:</strong> Peluncuran tiga aplikasi khusus untuk disabilitas.</li><li><strong>Di mana:</strong> Digunakan di Indonesia, Thailand, dan Inggris.</li><li><strong>Kapan:</strong> Dikerjakan selama tiga tahun terakhir (berita diakses 15 Maret 2023).</li><li><strong>Siapa:</strong> Prof. Sujarwanto dan tim pengembang.</li><li><strong>Mengapa:</strong> Untuk membantu guru dan siswa disabilitas dalam pembelajaran.</li><li><strong>Bagaimana:</strong> Melalui inovasi aplikasi In-Mhare, Gusi, dan VR Bina Gerak yang bisa digunakan secara daring dan luring.</li></ul>

1) Menyunting teks agar tidak ada kesalahan bahasa

Teks hasil suntingan:

Aplikasi khusus disabilitas yang diluncurkan ada tiga. Pertama, In-Mhare atau Inclusive Mobile Health for Teacher.
Prof. Sujarwanto, Guru Besar Manajemen Pendidikan Khusus, mengatakan bahwa In-Mhare memiliki tiga fitur utama, yaitu self-report, self-healing, dan evaluation.

Aplikasi ini bisa diakses guru meski tanpa koneksi internet. Bahkan, guru bisa melakukan konsultasi lebih lanjut ketika guru mengalami stres menghadapi peserta didik. Inovasi ini sudah digunakan di Indonesia, Thailand, dan Inggris.

Kedua, aplikasi Gusi atau Guru Inklusi, merupakan aplikasi self-assessment berbasis Android yang dapat digunakan untuk menganalisis pembelajaran inklusif.

Ketiga, aplikasi VR Bina Gerak digunakan untuk melatih gerak bagi anak dengan cerebral palsy tipe spastik.

Inovasi-inovasi ini dikembangkan oleh tim yang bekerja sama dengan berbagai mitra dan pakar luar negeri selama tiga tahun terakhir. Aplikasi-aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan guru sekolah luar biasa dan penyandang disabilitas dalam proses belajar mengajar.

2) Judul yang sesuai dengan teks berita tersebut adalah Tiga Aplikasi Inovatif untuk Guru dan Siswa Disabilitas

3) Struktur teks berita berdasarkan teks berita yang telah disunting

Judul Berita (Headline) : Tiga Aplikasi Inovatif untuk Guru dan Siswa Disabilitas

Kepala Berita (Lead) : Aplikasi khusus disabilitas yang diluncurkan ada tiga. Pertama, In-Mhare atau Inclusive Mobile Health for Teacher.
Prof. Sujarwanto, Guru Besar Manajemen Pendidikan Khusus, mengatakan bahwa In-Mhare memiliki tiga fitur utama, yaitu self-report, self-healing, dan evaluation.

Leher Berita (Bridge) : Aplikasi In-Mhare dapat digunakan guru tanpa koneksi internet. Bahkan, guru bisa melakukan konsultasi lebih lanjut ketika menghadapi tekanan kerja. Inovasi ini telah digunakan di Indonesia, Thailand, dan Inggris.

Tubuh Berita (Body) : Aplikasi kedua, yaitu Gusi atau Guru Inklusi, merupakan aplikasi self-assessment berbasis Android yang dapat digunakan guru untuk menganalisis pembelajaran inklusif.
Sementara itu, aplikasi ketiga, VR Bina Gerak, berfungsi untuk melatih gerak anak dengan cerebral palsy tipe spastik.

Ekor Berita (Leg) : Inovasi-inovasi ini dikembangkan oleh tim bersama mitra dan pakar luar negeri selama tiga tahun terakhir. Aplikasi-aplikasi ini diharapkan dapat membantu guru sekolah luar biasa dan penyandang disabilitas dalam proses belajar mengajar.

4) Kaidah kebahasaan teks berita

  • Menggunakan bahasa baku. Misalnya: diharapkan, diluncurkan, digunakan.
  • Menggunakan kata kerja aktif dan pasif contoh kata kerja pasif = dipinjam, dirusak, tertusuk, dibuat, diangkat, dan terbawa yang mana biasanya diawali dengan imbuhan "di-" atau "ter-".
  • contoh kata kerja aktif = membaca, berlari, memasak, menyapu, menulis, menciptakan, membantu, dan berbicara. Kata kerja aktif biasanya ditandai dengan subjeknya yang menjadi pelaku tindakan dan sering diawali imbuhan "me-" atau "ber".
  • Mengandung kata-kata yang menunjukkan waktu. Misalnya : selama tiga tahun terakhir).
  • Menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung. Misalnya : Prof. Sujarwanto mengatakan bahwa...
  • Bersifat informatif dan objektif yakni tanpa adanya opini pribadi. 

5) Unsur ADIKSIMBA (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, BAgaimana)

  • Apa: Peluncuran tiga aplikasi khusus untuk disabilitas.
  • Di mana: Digunakan di Indonesia, Thailand, dan Inggris.
  • Kapan: Dikerjakan selama tiga tahun terakhir (berita diakses 15 Maret 2023).
  • Siapa: Prof. Sujarwanto dan tim pengembang.
  • Mengapa: Untuk membantu guru dan siswa disabilitas dalam pembelajaran.
  • Bagaimana: Melalui inovasi aplikasi In-Mhare, Gusi, dan VR Bina Gerak yang bisa digunakan secara daring dan luring.

Yasinta S

25 Oktober 2025 02:13

<p>1. Menyunting teks berita</p><p>Aplikasi khusus disabilitas yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM), yaitu Mobile Health Teacher, meraih penghargaan internasional.</p><p>Prof. Suharwanto, guru besar bidang pendidikan inklusif UM, menjelaskan bahwa aplikasi ini membantu guru menghadirkan pembelajaran yang ramah bagi siswa penyandang disabilitas. Bahkan, guru nonspesialis dapat lebih mudah ketika mengajar siswa dengan kebutuhan khusus.</p><p>Aplikasi ini tersedia di berbagai bahasa dan berbasis Android, sehingga bisa digunakan secara luas. Selain itu, guru juga dapat mengunduhnya secara gratis.</p><p>Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi tim peneliti UM dengan para ahli dari luar negeri dalam bidang pendidikan inklusif. Prof. Suharwanto berharap aplikasi ini dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang setara bagi semua peserta didik, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.</p><p><br>2. Judul yang sesuai</p><p>“Aplikasi Inklusif Karya UM Raih Penghargaan Internasional”</p><p>&nbsp;</p><p>3. Teks berita dengan judul baru</p><p>Aplikasi Inklusif Karya UM Raih Penghargaan Internasional</p><p>Tim peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM) berhasil menciptakan aplikasi Mobile Health Teacher yang ditujukan untuk membantu guru dalam mengajar siswa penyandang disabilitas.</p><p>Prof. Suharwanto, guru besar bidang pendidikan inklusif UM, menyatakan bahwa aplikasi ini dapat digunakan oleh semua guru, bahkan yang bukan spesialis pendidikan khusus. Aplikasi ini mendukung pembelajaran inklusif di berbagai negara karena tersedia dalam banyak bahasa dan berbasis Android.</p><p>Aplikasi ini juga dapat diunduh secara gratis. Inovasi tersebut merupakan hasil kerja sama antara tim peneliti UM dan para ahli luar negeri. Prof. Suharwanto berharap aplikasi ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan pendidikan yang ramah bagi semua anak.</p><p>&nbsp;</p><p>4. Kaidah kebahasaan teks berita<br>• Menggunakan bahasa baku dan objektif<br>• Mengandung kata kerja mental dan material (misal: “menjelaskan”, “menciptakan”, “mengharapkan”)<br>• Menggunakan kalimat langsung/tidak langsung dari narasumber<br>• Mengandung kata keterangan waktu dan tempat<br>• Menggunakan kata teknis (misalnya “aplikasi”, “pendidikan inklusif”, “penyandang disabilitas”)</p><p>&nbsp;</p><p>5. Unsur ADIKSIMBA (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana)<br>• Apa: Aplikasi Mobile Health Teacher<br>• Di mana: Universitas Negeri Malang (UM)<br>• Kapan: Tidak disebutkan secara spesifik<br>• Siapa: Tim peneliti UM dan Prof. Suharwanto<br>• Mengapa: Untuk membantu guru mengajar siswa penyandang disabilitas<br>• Bagaimana: Dengan membuat aplikasi berbasis Android yang bisa digunakan secara gratis dan dalam berbagai bahasa<br>&nbsp;</p>

1. Menyunting teks berita

Aplikasi khusus disabilitas yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM), yaitu Mobile Health Teacher, meraih penghargaan internasional.

Prof. Suharwanto, guru besar bidang pendidikan inklusif UM, menjelaskan bahwa aplikasi ini membantu guru menghadirkan pembelajaran yang ramah bagi siswa penyandang disabilitas. Bahkan, guru nonspesialis dapat lebih mudah ketika mengajar siswa dengan kebutuhan khusus.

Aplikasi ini tersedia di berbagai bahasa dan berbasis Android, sehingga bisa digunakan secara luas. Selain itu, guru juga dapat mengunduhnya secara gratis.

Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi tim peneliti UM dengan para ahli dari luar negeri dalam bidang pendidikan inklusif. Prof. Suharwanto berharap aplikasi ini dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang setara bagi semua peserta didik, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.


2. Judul yang sesuai

“Aplikasi Inklusif Karya UM Raih Penghargaan Internasional”

 

3. Teks berita dengan judul baru

Aplikasi Inklusif Karya UM Raih Penghargaan Internasional

Tim peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM) berhasil menciptakan aplikasi Mobile Health Teacher yang ditujukan untuk membantu guru dalam mengajar siswa penyandang disabilitas.

Prof. Suharwanto, guru besar bidang pendidikan inklusif UM, menyatakan bahwa aplikasi ini dapat digunakan oleh semua guru, bahkan yang bukan spesialis pendidikan khusus. Aplikasi ini mendukung pembelajaran inklusif di berbagai negara karena tersedia dalam banyak bahasa dan berbasis Android.

Aplikasi ini juga dapat diunduh secara gratis. Inovasi tersebut merupakan hasil kerja sama antara tim peneliti UM dan para ahli luar negeri. Prof. Suharwanto berharap aplikasi ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan pendidikan yang ramah bagi semua anak.

 

4. Kaidah kebahasaan teks berita
• Menggunakan bahasa baku dan objektif
• Mengandung kata kerja mental dan material (misal: “menjelaskan”, “menciptakan”, “mengharapkan”)
• Menggunakan kalimat langsung/tidak langsung dari narasumber
• Mengandung kata keterangan waktu dan tempat
• Menggunakan kata teknis (misalnya “aplikasi”, “pendidikan inklusif”, “penyandang disabilitas”)

 

5. Unsur ADIKSIMBA (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana)
• Apa: Aplikasi Mobile Health Teacher
• Di mana: Universitas Negeri Malang (UM)
• Kapan: Tidak disebutkan secara spesifik
• Siapa: Tim peneliti UM dan Prof. Suharwanto
• Mengapa: Untuk membantu guru mengajar siswa penyandang disabilitas
• Bagaimana: Dengan membuat aplikasi berbasis Android yang bisa digunakan secara gratis dan dalam berbagai bahasa
 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

tolong jawab pls

24

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi