Muhammad M

30 Oktober 2022 10:34

Muhammad M

30 Oktober 2022 10:34

Pertanyaan

Jelaskan akutansi pada jaman pertengahan eropa

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

06

:

59

:

13

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

S. Anugrah

Mahasiswa/Alumni Universitas Atma Jaya

02 Desember 2022 10:13

Jawaban terverifikasi

<p>Menurut sejarahnya ilmu akuntansi muncul pertama kali pada tahun 1494. Yang mana di kala itu ada seorang matematikawan&nbsp; bernama Luca Paciolo yang berhasil membukukan pencatatan keuangan dengan model berpasangan.</p><p>Buku yang dicetak oleh matematikawan sekaligus pemuka agama ini diberi nama atau judul Summa De Arithmetica Proportioni et Proportionita. Isi dari buku adalah metode pembelajaran cara mengelola keuangan yang dibuat secara khusus untuk para usahawan di kala itu.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada awal kemunculan akuntansi, masih belum diberi nama itu melainkan disebut dengan istilah Sistem Pembukuan Berpasangan. Awal munculnya sistem ini ditemukan pertama kali di Eropa Barat. Karena memang di sanalah si penemu pertama menyebarkannya sebagai pembelajaran kepada pebisnis.</p><p>Namun beberapa waktu kemudian, sistem pembukuan berpasangan mulai dikenal di banyak negara-negara besar yang lainnya. Bahkan negara sekelas Amerika Serikat juga menggunakannya sekalipun dengan nama yang berbeda. Di Amerika sistem pembukuan disebut sistem Anglo Saxon.Pada awal kemunculan akuntansi, masih belum diberi nama itu melainkan disebut dengan istilah Sistem Pembukuan Berpasangan. Awal munculnya sistem ini ditemukan pertama kali di Eropa Barat. Karena memang di sanalah si penemu pertama menyebarkannya sebagai pembelajaran kepada pebisnis.</p><p>Namun beberapa waktu kemudian, sistem pembukuan berpasangan mulai dikenal di banyak negara-negara besar yang lainnya. Bahkan negara sekelas Amerika Serikat juga menggunakannya sekalipun dengan nama yang berbeda. Di Amerika sistem pembukuan disebut sistem Anglo Saxon.</p><p>&nbsp;</p><p>Selain Amerika Serikat, Belanda juga mengadopsi ilmu pembukuan berpasangan. Negara ini menamakannya Pembukuan Sistem Kontinental. Tentu pertanyaan sederhananya, mengapa sistem pembukuan yang sama tetapi memiliki nama yang berbeda-beda?</p><p>Sesungguhnya sistem pembukuan berpasangan yang sudah menyebar di Eropa barat mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Terutama di jaman-jaman pertengahan, yang mana di kala itu terjadi perpindahan progres perdagangan dari Venesia Italia ke Eropa barat. Bahkan Inggris sempat menjadi pusat perdagangan di masa revolusi industri ini.</p><p>Karena eksodus para pedagang yang terbiasa melakukan pencatatan pembukuan, maka pembukuan mulai berkembang sistem akuntansi yang beredar di Inggris di kala itu yaitu sistem pembukuan berpasangan, yang nama inggris-nya sudah dijelaskan di atas. Karena perkembangan inilah, maka muncul versi-versi baru dengan nama yang berbeda.</p><p>Versi-versi inilah yang sejatinya mulai dikenal dengan istilah kontinental di Belanda dan Anglo Saxon 2 di Amerika. Ini terjadi kira-kira pada abad ke 19.</p><p>&nbsp;</p><p>Di abad ke 19, Amerika Serikat mempatenkan teori Anglo&nbsp; Saxon 2 menjadi teori yang lebih komprehensif yang disebut dengan istilah Teori accounting dan ini yang dianggap cikal bakal lahirnya teori akuntasi modern.</p><p>Teori ini mulai berkembang pesat di awal abad 20, yang mana di kala itu, Amerika Serikat sudah mengenal komputer, yang membuat pengaplikasian akuntansi menjadi lebih mudah. Tak hanya itu, penambahan teori di dalam pembukuan tersebut juga semakin diperkuat.</p>

Menurut sejarahnya ilmu akuntansi muncul pertama kali pada tahun 1494. Yang mana di kala itu ada seorang matematikawan  bernama Luca Paciolo yang berhasil membukukan pencatatan keuangan dengan model berpasangan.

Buku yang dicetak oleh matematikawan sekaligus pemuka agama ini diberi nama atau judul Summa De Arithmetica Proportioni et Proportionita. Isi dari buku adalah metode pembelajaran cara mengelola keuangan yang dibuat secara khusus untuk para usahawan di kala itu.

 

Pada awal kemunculan akuntansi, masih belum diberi nama itu melainkan disebut dengan istilah Sistem Pembukuan Berpasangan. Awal munculnya sistem ini ditemukan pertama kali di Eropa Barat. Karena memang di sanalah si penemu pertama menyebarkannya sebagai pembelajaran kepada pebisnis.

Namun beberapa waktu kemudian, sistem pembukuan berpasangan mulai dikenal di banyak negara-negara besar yang lainnya. Bahkan negara sekelas Amerika Serikat juga menggunakannya sekalipun dengan nama yang berbeda. Di Amerika sistem pembukuan disebut sistem Anglo Saxon.Pada awal kemunculan akuntansi, masih belum diberi nama itu melainkan disebut dengan istilah Sistem Pembukuan Berpasangan. Awal munculnya sistem ini ditemukan pertama kali di Eropa Barat. Karena memang di sanalah si penemu pertama menyebarkannya sebagai pembelajaran kepada pebisnis.

Namun beberapa waktu kemudian, sistem pembukuan berpasangan mulai dikenal di banyak negara-negara besar yang lainnya. Bahkan negara sekelas Amerika Serikat juga menggunakannya sekalipun dengan nama yang berbeda. Di Amerika sistem pembukuan disebut sistem Anglo Saxon.

 

Selain Amerika Serikat, Belanda juga mengadopsi ilmu pembukuan berpasangan. Negara ini menamakannya Pembukuan Sistem Kontinental. Tentu pertanyaan sederhananya, mengapa sistem pembukuan yang sama tetapi memiliki nama yang berbeda-beda?

Sesungguhnya sistem pembukuan berpasangan yang sudah menyebar di Eropa barat mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Terutama di jaman-jaman pertengahan, yang mana di kala itu terjadi perpindahan progres perdagangan dari Venesia Italia ke Eropa barat. Bahkan Inggris sempat menjadi pusat perdagangan di masa revolusi industri ini.

Karena eksodus para pedagang yang terbiasa melakukan pencatatan pembukuan, maka pembukuan mulai berkembang sistem akuntansi yang beredar di Inggris di kala itu yaitu sistem pembukuan berpasangan, yang nama inggris-nya sudah dijelaskan di atas. Karena perkembangan inilah, maka muncul versi-versi baru dengan nama yang berbeda.

Versi-versi inilah yang sejatinya mulai dikenal dengan istilah kontinental di Belanda dan Anglo Saxon 2 di Amerika. Ini terjadi kira-kira pada abad ke 19.

 

Di abad ke 19, Amerika Serikat mempatenkan teori Anglo  Saxon 2 menjadi teori yang lebih komprehensif yang disebut dengan istilah Teori accounting dan ini yang dianggap cikal bakal lahirnya teori akuntasi modern.

Teori ini mulai berkembang pesat di awal abad 20, yang mana di kala itu, Amerika Serikat sudah mengenal komputer, yang membuat pengaplikasian akuntansi menjadi lebih mudah. Tak hanya itu, penambahan teori di dalam pembukuan tersebut juga semakin diperkuat.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Salah satu faktor penghambat perdagangan internasional adalah ....

15

5.0

Jawaban terverifikasi