Parto D
01 Oktober 2022 09:18
Parto D
01 Oktober 2022 09:18
Pertanyaan
1
1
A. Jeremy
12 Desember 2022 09:43
Jawabannya dalah norma yang paling lemah daya pengikatnya atau norma dengan sanksi yang sangat ringan terhadap pelanggarnya karena orang yang melanggar hanya mendapatkan sanksi dari masyarakat berupa cemoohan atau ejekan saja.
Norma adalah aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat. Tingkat norma yang ada di masyarakat dibagi menjadi empat, yaitu:
1. Cara (usage) Proses interaksi yang terus menerus akan melahirkan pola tertentu yang disebut dengan cara (usage). Cara (usage) merupakan suatu bentuk perbuatan tertentu yang dilakukan individu dalam suatu masyarakat tetapi tidak secara terus menerus. Sanksi yang diberikan hanya berupa celaan. Norma ini memiliki kekuatan yang lemah dibandingkan norma lain. Contohnya ialah besendawa dengan keras di kelas, memakai pakaian seragam yang berbeda di kelas.
2. Kebiasaan (folkways) Kebiasaan ialah sebuah bentuk perbuatan yang dilakukan berulang-ulang dengan cara yang sama. Hal ini juga menunjukkan orang tersebut menyukai perbuatan itu. Sanksi terhadap pelanggaran morna ini berupa teguran sindiran dan dipergunjingkan. Contohnya tidak berpamitan kepada orang tua ketika keluar rumah, tidak memberikan salam ketika bertemu orang yang dikenal.
3. tata kelakuan (mores) Mores ialah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar untuk melaksanakan pengawasan oleh kelompok terhadap anggota-anggotanya. Pelanggaran terhadap folkways akan dianggap aneh tetapi pelanggaran terhadap mores akan di kucilkan atau dikutuk oleh sebagian masyarakat. Contohnya mempekerjakan anak dibawa umur, suka melakukan perampasan, suka bertindak kekerasan.
4. Adat istiadat (customs) Tata kelakuan yang kekal dan kuat integrasinya dengan pola perilaku masyarakat dapat meningkat menjadi adat istiadat. Adat istiadat ialah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi sangat kuat terhadap maysarakat yang mempunyainya. Pelanggaran terhadap adat istiadat akan menerima sanksi yang keras dari anggota lainnya. Misalnya tradisi upacara adat tentang siklus hidup yang berhubungan pada suku tertentu di Indonesia, ketika anak baru lahir, menginjak tanah, mulai berjalan dan seterusnya sampai ia dewasa dan mati makan akan selalu diadakan upacara tertentu yang bersifat khusus.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!