Dila E

11 Agustus 2024 14:13

Dila E

11 Agustus 2024 14:13

Pertanyaan

Jelaskan nilai yang ditetapkan dalam penerapan sila pertama pancasila?

Jelaskan nilai yang ditetapkan  dalam penerapan sila pertama pancasila? 

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

11

:

21

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Kevin L

Gold

11 Agustus 2024 15:13

Jawaban terverifikasi

Penjelasan: Sila pertama Pancasila, "Ketuhanan Yang Maha Esa", merupakan dasar negara Indonesia yang menegaskan bahwa bangsa Indonesia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila ini sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk memahami nilai-nilai yang terkandung dalam sila pertama Pancasila, kita perlu melihatnya dari berbagai aspek: **1. Aspek Ketuhanan:** * **Kepercayaan kepada Tuhan:** Sila pertama menegaskan bahwa bangsa Indonesia mengakui dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kepercayaan ini menjadi landasan moral dan spiritual bagi setiap warga negara. * **Kebebasan Beragama:** Sila pertama menjamin kebebasan setiap warga negara untuk memeluk agama dan beribadah sesuai dengan keyakinannya. Hal ini tercermin dalam Pasal 29 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya dan beribadat menurut agamanya itu. * **Toleransi Beragama:** Sila pertama mendorong sikap saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama. Toleransi antar umat beragama menjadi kunci penting dalam menjaga kerukunan dan persatuan dalam keberagaman. **2. Aspek Kemanusiaan:** * **Keadilan dan Kesetaraan:** Sila pertama mengajarkan bahwa semua manusia diciptakan setara di hadapan Tuhan. Hal ini berarti setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan setara tanpa memandang agama, suku, ras, atau golongan. * **Cinta Kasih:** Sila pertama mendorong sikap cinta kasih dan saling menyayangi antar sesama manusia. Cinta kasih ini menjadi dasar dalam membangun hubungan yang harmonis dan saling menghormati. * **Tanggung Jawab:** Sila pertama mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki tanggung jawab terhadap Tuhan, diri sendiri, dan sesama. Tanggung jawab ini mendorong kita untuk bertindak dengan bijak dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan. **3. Aspek Kebangsaan:** * **Cinta Tanah Air:** Sila pertama menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air. Rasa cinta tanah air mendorong setiap warga negara untuk berjuang dan berbakti demi kemajuan bangsa. * **Persatuan dan Kesatuan:** Sila pertama menjadi dasar dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan dan kesatuan menjadi kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman yang dihadapi bangsa. * **Kedisiplinan dan Tanggung Jawab:** Sila pertama mengajarkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan kewajiban sebagai warga negara. Kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi kunci penting dalam membangun bangsa yang maju dan sejahtera. **4. Aspek Keadilan Sosial:** * **Keadilan Sosial:** Sila pertama mendorong terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan sosial berarti setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hak dan kesejahteraan. * **Kesetaraan:** Sila pertama menegaskan bahwa semua warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama di hadapan hukum. Kesetaraan ini menjadi dasar dalam membangun masyarakat yang adil dan bermartabat. * **Kesejahteraan:** Sila pertama mendorong terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Kesejahteraan ini meliputi aspek ekonomi, sosial, budaya, dan spiritual. **Jawaban:** Nilai-nilai yang ditetapkan dalam penerapan sila pertama Pancasila sangatlah luas dan mendalam. Secara garis besar, nilai-nilai tersebut dapat dirangkum sebagai berikut: * **Keimanan dan Ketakwaan:** Menekankan pentingnya iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan spiritual bagi setiap warga negara. * **Toleransi Beragama:** Mendorong sikap saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama, serta menciptakan kerukunan dan persatuan dalam keberagaman. * **Keadilan dan Kesetaraan:** Mengajarkan bahwa semua manusia diciptakan setara di hadapan Tuhan, sehingga setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan setara tanpa memandang agama, suku, ras, atau golongan. * **Cinta Tanah Air:** Menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air, serta mendorong setiap warga negara untuk berjuang dan berbakti demi kemajuan bangsa. * **Kedisiplinan dan Tanggung Jawab:** Mengajarkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan kewajiban sebagai warga negara, baik terhadap Tuhan, diri sendiri, maupun terhadap sesama. * **Cinta Kasih:** Mendorong sikap cinta kasih dan saling menyayangi antar sesama manusia. * **Persatuan dan Kesatuan:** Menjadi dasar dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa. * **Keadilan Sosial:** Mendorong terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Penerapan nilai-nilai sila pertama Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat menciptakan masyarakat yang harmonis, toleran, dan berakhlak mulia. Hal ini penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.


Aisha P

12 Agustus 2024 09:21

<p>Keimanan dan ketakwaan</p>

Keimanan dan ketakwaan


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jelaskan Dalam bentuk apa dukungan Vatikan dalam merespon berita proklamasi???

9

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi