Rahmat S

27 September 2023 16:12

Rahmat S

27 September 2023 16:12

Pertanyaan

Jelaskan pembagian antara sinkronik, kronologi, diakronik dalam peristiwa sejarah orde baru di indonesia pada tahun 1998-1999 !

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

39

:

42

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Vincent M

Community

28 September 2023 03:23

Jawaban terverifikasi

Pembagian antara sinkronik, kronologi, dan diakronik adalah pendekatan yang umum digunakan dalam studi sejarah untuk memahami peristiwa masa lalu dari berbagai perspektif. Untuk mengilustrasikan penggunaan pendekatan ini dalam konteks peristiwa sejarah Orde Baru di Indonesia pada tahun 1998-1999, berikut adalah penjelasan singkat tentang masing-masing pendekatan ini: Kronologi: Pendekatan kronologi melibatkan penjabaran peristiwa sejarah dalam urutan waktu yang sistematis. Dalam konteks peristiwa sejarah Orde Baru pada tahun 1998-1999, pendekatan kronologi akan mencakup penjelasan tentang bagaimana peristiwa-peristiwa tersebut terjadi secara berurutan. Ini termasuk penyebab, perkembangan, dan dampak dari setiap peristiwa pada waktu tertentu. Contoh dari pendekatan ini adalah: Tanggal 21 Mei 1998: Awal kerusuhan dan unjuk rasa di Jakarta dan kota-kota lainnya. Tanggal 21-22 Mei 1998: Kerusuhan meluas dan penjarahan terjadi di berbagai daerah. Tanggal 21-27 Mei 1998: Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya. Tanggal 21 Mei hingga Agustus 1998: Masa transisi pemerintahan dari Soeharto ke BJ Habibie. Sinkronik: Pendekatan sinkronik mencakup analisis peristiwa sejarah pada titik tertentu dalam waktu tertentu tanpa mempertimbangkan perubahan sepanjang waktu. Dalam konteks peristiwa Orde Baru di Indonesia pada tahun 1998-1999, pendekatan ini akan fokus pada situasi politik, sosial, dan ekonomi pada saat tertentu tanpa memperhitungkan sejarah panjangnya. Contoh dari pendekatan ini adalah: Analisis situasi politik Indonesia selama Mei 1998. Evaluasi faktor-faktor sosial yang mempengaruhi unjuk rasa di Jakarta pada bulan Mei 1998. Diakronik: Pendekatan diakronik mencakup analisis peristiwa sejarah dalam kerangka waktu yang lebih luas, mempertimbangkan perubahan sepanjang waktu. Dalam konteks peristiwa Orde Baru di Indonesia pada tahun 1998-1999, pendekatan ini akan melibatkan pemahaman tentang perkembangan sejarah politik, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhi peristiwa tersebut sepanjang masa Orde Baru, bukan hanya pada tahun 1998-1999. Contoh dari pendekatan ini adalah: Analisis perkembangan politik Indonesia sejak awal Orde Baru pada tahun 1966 hingga keruntuhan rezim Soeharto pada tahun 1998. Penilaian peran penting tokoh-tokoh politik dan gerakan sosial selama masa Orde Baru yang memengaruhi peristiwa tahun 1998-1999. Dengan menggunakan ketiga pendekatan ini, sejarawan dapat memahami peristiwa masa lalu dari berbagai sudut pandang, baik dalam kerangka waktu tertentu, situasi konkret pada saat itu, maupun dalam konteks sejarah yang lebih luas. Hal ini membantu dalam memahami penyebab, dinamika, dan dampak peristiwa sejarah seperti keruntuhan Orde Baru di Indonesia pada tahun 1998-1999.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

38

5.0

Jawaban terverifikasi