Naresss N

27 Juli 2024 12:19

Naresss N

27 Juli 2024 12:19

Pertanyaan

jelaskan secara singkat cara menggunakan mikroskop

jelaskan secara singkat cara menggunakan mikroskop

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

12

:

38

:

28

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Nanda R

Community

27 Juli 2024 12:36

Jawaban terverifikasi

<p>Menggunakan mikroskop dengan benar adalah keterampilan penting dalam sains laboratorium. Berikut adalah langkah-langkah singkat untuk menggunakan mikroskop:</p><p>1. <strong>Persiapkan Mikroskop</strong></p><ul><li><strong>Tempatkan Mikroskop</strong>: Letakkan mikroskop di permukaan yang stabil dan terang.</li><li><strong>Periksa Kebersihan</strong>: Pastikan lensa objektif dan lensa okuler bersih. Gunakan kain pembersih lensa jika diperlukan.</li></ul><p>2. <strong>Siapkan Preparat</strong></p><ul><li><strong>Siapkan Slide</strong>: Tempatkan spesimen pada slide mikroskop dan tutupi dengan penutup kaca (coverslip) jika diperlukan.</li><li><strong>Letakkan Slide</strong>: Tempatkan slide di meja mikroskop di atas alas objek (stage). Kunci slide dengan penjepit slide.</li></ul><p>3. <strong>Pilih Lensa Objektif</strong></p><ul><li><strong>Mulai dengan Lensa Rendah</strong>: Pilih lensa objektif dengan pembesaran rendah (biasanya 4x atau 10x) untuk menemukan dan fokus pada spesimen.</li><li><strong>Gunakan Revolver Objektif</strong>: Putar revolver objektif untuk memilih lensa objektif yang sesuai.</li></ul><p>4. <strong>Fokuskan Gambar</strong></p><ul><li><strong>Gunakan Fokus Kasar</strong>: Dengan lensa objektif rendah, gunakan putaran fokus kasar (coarse focus) untuk mendekatkan lensa ke slide hingga gambar mulai tampak.</li><li><strong>Gunakan Fokus Halus</strong>: Setelah gambar mendekati fokus, gunakan putaran fokus halus (fine focus) untuk menyempurnakan gambar.</li></ul><p>5. <strong>Periksa dengan Lensa Pembesar Lebih Tinggi</strong></p><ul><li><strong>Ganti Lensa Objektif</strong>: Jika diperlukan, ganti ke lensa objektif dengan pembesaran lebih tinggi (misalnya 40x atau 100x).</li><li><strong>Periksa Kembali Fokus</strong>: Gunakan fokus halus untuk menyesuaikan gambar agar tetap jelas dengan lensa objektif yang lebih tinggi.</li></ul><p>6. <strong>Amati dan Catat</strong></p><ul><li><strong>Amati Spesimen</strong>: Perhatikan detail spesimen melalui lensa okuler.</li><li><strong>Catat Temuan</strong>: Buat catatan atau gambar jika diperlukan.</li></ul><p>7. <strong>Matikan Mikroskop</strong></p><ul><li><strong>Kembalikan Lensa Objektif</strong>: Putar lensa objektif kembali ke posisi terendah.</li><li><strong>Matikan Lampu</strong>: Jika mikroskop memiliki lampu, matikan lampu.</li><li><strong>Tutup Mikroskop</strong>: Tutup mikroskop dengan penutup jika tersedia.</li></ul><p>8. <strong>Bersihkan dan Simpan</strong></p><ul><li><strong>Bersihkan Lensa</strong>: Bersihkan lensa jika perlu dengan kain pembersih lensa.</li><li><strong>Simpan Mikroskop</strong>: Simpan mikroskop di tempat yang aman dan kering.</li></ul>

Menggunakan mikroskop dengan benar adalah keterampilan penting dalam sains laboratorium. Berikut adalah langkah-langkah singkat untuk menggunakan mikroskop:

1. Persiapkan Mikroskop

  • Tempatkan Mikroskop: Letakkan mikroskop di permukaan yang stabil dan terang.
  • Periksa Kebersihan: Pastikan lensa objektif dan lensa okuler bersih. Gunakan kain pembersih lensa jika diperlukan.

2. Siapkan Preparat

  • Siapkan Slide: Tempatkan spesimen pada slide mikroskop dan tutupi dengan penutup kaca (coverslip) jika diperlukan.
  • Letakkan Slide: Tempatkan slide di meja mikroskop di atas alas objek (stage). Kunci slide dengan penjepit slide.

3. Pilih Lensa Objektif

  • Mulai dengan Lensa Rendah: Pilih lensa objektif dengan pembesaran rendah (biasanya 4x atau 10x) untuk menemukan dan fokus pada spesimen.
  • Gunakan Revolver Objektif: Putar revolver objektif untuk memilih lensa objektif yang sesuai.

4. Fokuskan Gambar

  • Gunakan Fokus Kasar: Dengan lensa objektif rendah, gunakan putaran fokus kasar (coarse focus) untuk mendekatkan lensa ke slide hingga gambar mulai tampak.
  • Gunakan Fokus Halus: Setelah gambar mendekati fokus, gunakan putaran fokus halus (fine focus) untuk menyempurnakan gambar.

5. Periksa dengan Lensa Pembesar Lebih Tinggi

  • Ganti Lensa Objektif: Jika diperlukan, ganti ke lensa objektif dengan pembesaran lebih tinggi (misalnya 40x atau 100x).
  • Periksa Kembali Fokus: Gunakan fokus halus untuk menyesuaikan gambar agar tetap jelas dengan lensa objektif yang lebih tinggi.

6. Amati dan Catat

  • Amati Spesimen: Perhatikan detail spesimen melalui lensa okuler.
  • Catat Temuan: Buat catatan atau gambar jika diperlukan.

7. Matikan Mikroskop

  • Kembalikan Lensa Objektif: Putar lensa objektif kembali ke posisi terendah.
  • Matikan Lampu: Jika mikroskop memiliki lampu, matikan lampu.
  • Tutup Mikroskop: Tutup mikroskop dengan penutup jika tersedia.

8. Bersihkan dan Simpan

  • Bersihkan Lensa: Bersihkan lensa jika perlu dengan kain pembersih lensa.
  • Simpan Mikroskop: Simpan mikroskop di tempat yang aman dan kering.

Aulia H

28 Juli 2024 02:36

Jawaban terverifikasi

<p>Melakukan pengamatan suatu objek menggunakan mikroskop &nbsp;dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.&nbsp;</p><ol><li>&nbsp;Letakkan mikroskop di atas meja yang rata dan datar. Pasang lensa okuler dengan perbesaran lemah misalnya perbesaran 5 kali</li><li>Putar makrometer ke arah belakang agar badan mikroskop terangkat</li><li>Geser pemutar lensa agar lensa objektif dengan perbesaran lemah berada pada kedudukan segaris dengan arah datangnya cahaya.</li><li>Naikkan kondensor setinggi mungkin &nbsp;Bukalah diafragma selebar mungkin agar cahaya yang masuk ke kondensor cukup.&nbsp;</li><li>Putar cermin ke arah Sumber Cahaya. Lihat melalui lensa okuler dan putar-putar cermin sehingga diperoleh Medan pandang yang terang. &nbsp;( <strong>jangan gunakan sumber cahaya matahari langsung)&nbsp;</strong></li><li>Letakkan kaca objek ( sediaan preparat ) di atas lubang meja mikroskop sedemikian rupa sehingga sediaan dilalui cahaya dari kondensor. &nbsp;berikut cara memasang preparat (sediaan).&nbsp;</li></ol><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; a) Angkatlah lubang lensa sedikit ke atas dengan menggerakkan makrometer ke belakang.&nbsp;</p><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; b) pasanglah preparat persis di atas lubang meja benda, lalu atur penjepitnya.&nbsp;</p><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; c) apabila menggunakan sediaan segar dengan medium air, maka Posisi mikroskop hendaknya tetap tegak, tetapi jika menggunakan sediaan jadi yang sudah kering, mikroskop boleh sedikit di miring kan untuk mengatur cahaya.&nbsp;</p><p>&nbsp; &nbsp;7. Putar makrometer ke arah depan sehingga lensa objektif tepat berada di atas sediaan.&nbsp;</p><p>8. Amati sediaan dengan mendekatkan salah satu mata melalui lubang lensa okuler. Dengan tetap pada posisi &nbsp;putarlah makrometer sampai diperoleh bayangan yang jelas.</p><p>9. Untuk memperoleh perbesaran kuat amati dulu sediaan dengan perbesaran 5 kali pada lensa okuler kemudian gerakan sediaan sedemikian sehingga bagian yang akan diamati berada di tengah-tengah Medan pandang.&nbsp;</p><p>10. Gerakan memutar lensa sehingga lensa objektif dengan perbesaran 40 kali berada pada posisinya ( sampai terdengar suara klik)&nbsp;</p><p>11. Dengan mata masih mengamati sediaan gerakan mikrometer ke arah depan atau belakang sehingga diperoleh bayangan yang terang. Sekarang bayangan benda sediaan dapat dilihat dengan perbesaran 40 × 5 = 200 kali.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

Melakukan pengamatan suatu objek menggunakan mikroskop  dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut. 

  1.  Letakkan mikroskop di atas meja yang rata dan datar. Pasang lensa okuler dengan perbesaran lemah misalnya perbesaran 5 kali
  2. Putar makrometer ke arah belakang agar badan mikroskop terangkat
  3. Geser pemutar lensa agar lensa objektif dengan perbesaran lemah berada pada kedudukan segaris dengan arah datangnya cahaya.
  4. Naikkan kondensor setinggi mungkin  Bukalah diafragma selebar mungkin agar cahaya yang masuk ke kondensor cukup. 
  5. Putar cermin ke arah Sumber Cahaya. Lihat melalui lensa okuler dan putar-putar cermin sehingga diperoleh Medan pandang yang terang.  ( jangan gunakan sumber cahaya matahari langsung) 
  6. Letakkan kaca objek ( sediaan preparat ) di atas lubang meja mikroskop sedemikian rupa sehingga sediaan dilalui cahaya dari kondensor.  berikut cara memasang preparat (sediaan). 

        a) Angkatlah lubang lensa sedikit ke atas dengan menggerakkan makrometer ke belakang. 

        b) pasanglah preparat persis di atas lubang meja benda, lalu atur penjepitnya. 

        c) apabila menggunakan sediaan segar dengan medium air, maka Posisi mikroskop hendaknya tetap tegak, tetapi jika menggunakan sediaan jadi yang sudah kering, mikroskop boleh sedikit di miring kan untuk mengatur cahaya. 

   7. Putar makrometer ke arah depan sehingga lensa objektif tepat berada di atas sediaan. 

8. Amati sediaan dengan mendekatkan salah satu mata melalui lubang lensa okuler. Dengan tetap pada posisi  putarlah makrometer sampai diperoleh bayangan yang jelas.

9. Untuk memperoleh perbesaran kuat amati dulu sediaan dengan perbesaran 5 kali pada lensa okuler kemudian gerakan sediaan sedemikian sehingga bagian yang akan diamati berada di tengah-tengah Medan pandang. 

10. Gerakan memutar lensa sehingga lensa objektif dengan perbesaran 40 kali berada pada posisinya ( sampai terdengar suara klik) 

11. Dengan mata masih mengamati sediaan gerakan mikrometer ke arah depan atau belakang sehingga diperoleh bayangan yang terang. Sekarang bayangan benda sediaan dapat dilihat dengan perbesaran 40 × 5 = 200 kali. 

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

ada tiga cara penyelesaian konflik secara sederhana (pendekatan kultur atau budaya, diaspora, fan hubungan bilateral), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya dari 5 penyelesaian konflik secara internasional (negosiasi, mediasi dan jasa-jasa baik, konsiliasi, penyelidikan, dan penyelesaian di bawah naungan organisasi PBB), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya

18

0.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi