Halo Rini P, kakak bantu jawab ya.
Jawaban yang tepat adalah A.
Cermati pembahasan berikut.
Kata ulang adalah bentuk kata yang diperoleh melalui proses reduplikasi atau pengulangan, baik secara keseluruhan, sebagian, maupun perubahan.
Berdasarkan bentuknya, kata ulang dibagi menjadi:
1. Dwilingga (kata ulang penuh), contoh: rumah-rumah, bunga-bunga, buku-buku.
2. Dwipurwa (kata ulang sebagian/ suku awal), contoh: lelaki, tetangga, leluhur.
3. Dwilingga salin suara (kata ulang berubah bunyi), contoh: bolak-balik, mondar-mandir, corat-coret.
4. Dwiwasana (kata ulang bagian belakang), contoh: pertama-tama, sekali-kali, berulang-ulang.
5. Trilingga (kata ulang tiga kali variasi), contoh: dag-dig-dug, cas-cis-cus, dar-der-dor.
Kata ulang berimbuhan, dibagi dua:
1. Kata ulang progresif, contoh: pukul-pukulan, tarik-tarikan.
2. Kata ulang regresif, contoh: pukul-memukul, tarik-menarik.
3. Kata ulang semu (keseluruhan dan tidak bisa dipisahkan), contoh: kupu-kupu, pura-pura, laba-laba.
Kata ulang berdasarkan perubahan makna kata dibagi menjadi:
1. Kata ulang bermakna mirip atau sama, contoh: kemerah-merahan, kebapak-bapakan.
2. Kata ulang bermakna saling, contoh: tukar-menukar, tolong-menolong.
3. Kata ulang bermakna intensitas (tingkatan), contoh: bertahun-tahun, jalan-jalan.
4. Kata ulang bermakna bilangan, contoh: dua-dua, satu-satu.
5. Kata ulang bermakna jamak atau beragam, contoh: buah-buahan, mobil-mobil.
6. Kata ulang bermakna keadaan atau situasi, contoh: hidup-hidup, pendek-pendek.
7. Kata ulang bermakna tindakan, contoh: terus-menerus, lagi-lagi.
8. Kata ulang bermakna kegiatan, contoh: jahit-menjahit, masak-memasak.
Dari penjelasan di atas, kata ulang yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ‘warna-warni’, 'muda-mudi', dan ‘tolong menolong’ karena menunjukkan makna beragam warna, pemuda laki-laki dan perempuan, sikap saling menolong antarwarga.
Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.
Semoga membantu ya :)