Putri A

18 Juni 2024 22:21

Putri A

18 Juni 2024 22:21

Pertanyaan

Ketersediaan data yang objektif di lapangan sangat penting ketika melakukan penelitian. Hal tersebut karena data memiliki kegunaan untuk …

Ketersediaan data yang objektif di lapangan sangat penting ketika melakukan penelitian. Hal tersebut karena data memiliki kegunaan untuk …

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

15

:

49

:

47

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Nanda R

Community

19 Juni 2024 02:54

Jawaban terverifikasi

<p>Ketersediaan data yang objektif di lapangan sangat penting ketika melakukan penelitian karena data memiliki kegunaan untuk beberapa hal yang krusial:</p><p><strong>Verifikasi Temuan</strong>: Data yang objektif memungkinkan peneliti untuk memverifikasi temuan atau hipotesis yang mereka ajukan. Data yang dapat dipercaya membantu memastikan bahwa hasil penelitian tidak hanya bersifat spekulatif tetapi didasarkan pada bukti yang kuat.</p><p><strong>Analisis yang Akurat</strong>: Data yang objektif memungkinkan analisis yang lebih akurat dan mendalam. Dengan memiliki data yang tepat dan terukur, peneliti dapat menjalankan metode analisis statistik dan matematis yang valid untuk menarik kesimpulan yang kuat.</p><p><strong>Perbandingan dan Generalisasi</strong>: Data yang objektif memungkinkan perbandingan yang adil antara populasi atau kondisi yang berbeda. Ini penting untuk membuat generalisasi yang bermakna tentang fenomena yang diamati dan untuk memahami variabilitas dalam hasil penelitian.</p><p><strong>Pengambilan Keputusan</strong>: Data yang objektif membantu dalam pengambilan keputusan yang didasarkan pada bukti. Baik itu dalam konteks akademis, kebijakan publik, atau bisnis, keputusan yang diambil berdasarkan data yang dapat dipercaya cenderung lebih efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><p><strong>Replikasi Penelitian</strong>: Data yang objektif memungkinkan penelitian untuk direplikasi oleh peneliti lain. Replikasi merupakan langkah penting dalam mengevaluasi keandalan temuan penelitian dan dalam membangun basis pengetahuan yang solid.</p>

Ketersediaan data yang objektif di lapangan sangat penting ketika melakukan penelitian karena data memiliki kegunaan untuk beberapa hal yang krusial:

Verifikasi Temuan: Data yang objektif memungkinkan peneliti untuk memverifikasi temuan atau hipotesis yang mereka ajukan. Data yang dapat dipercaya membantu memastikan bahwa hasil penelitian tidak hanya bersifat spekulatif tetapi didasarkan pada bukti yang kuat.

Analisis yang Akurat: Data yang objektif memungkinkan analisis yang lebih akurat dan mendalam. Dengan memiliki data yang tepat dan terukur, peneliti dapat menjalankan metode analisis statistik dan matematis yang valid untuk menarik kesimpulan yang kuat.

Perbandingan dan Generalisasi: Data yang objektif memungkinkan perbandingan yang adil antara populasi atau kondisi yang berbeda. Ini penting untuk membuat generalisasi yang bermakna tentang fenomena yang diamati dan untuk memahami variabilitas dalam hasil penelitian.

Pengambilan Keputusan: Data yang objektif membantu dalam pengambilan keputusan yang didasarkan pada bukti. Baik itu dalam konteks akademis, kebijakan publik, atau bisnis, keputusan yang diambil berdasarkan data yang dapat dipercaya cenderung lebih efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Replikasi Penelitian: Data yang objektif memungkinkan penelitian untuk direplikasi oleh peneliti lain. Replikasi merupakan langkah penting dalam mengevaluasi keandalan temuan penelitian dan dalam membangun basis pengetahuan yang solid.


Kevin L

Gold

19 Juni 2024 04:06

Jawaban terverifikasi

Penjelasan Ketersediaan data yang objektif di lapangan sangat penting ketika melakukan penelitian. Hal tersebut karena data memiliki kegunaan untuk: * Merumuskan permasalahan dengan jelas. Data yang objektif dapat membantu peneliti untuk mengidentifikasi dan memahami permasalahan yang ingin dipecahkan. * Menentukan hipotesis yang tepat. Hipotesis adalah jawaban sementara atas pertanyaan penelitian. Data yang objektif dapat membantu peneliti untuk merumuskan hipotesis yang valid dan dapat diuji. * Memilih metode penelitian yang tepat. Metode penelitian adalah cara yang digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang objektif dapat membantu peneliti untuk memilih metode penelitian yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian. * Menganalisis data dengan akurat. Analisis data adalah proses pengolahan dan interpretasi data. Data yang objektif dapat membantu peneliti untuk menganalisis data dengan akurat dan menarik kesimpulan yang tepat. * Menarik kesimpulan yang valid. Kesimpulan adalah hasil penelitian yang diperoleh dari analisis data. Data yang objektif dapat membantu peneliti untuk menarik kesimpulan yang valid dan dapat dipercaya. Kesimpulannya, ketersediaan data yang objektif di lapangan sangat penting untuk memastikan kualitas penelitian. Contoh Misalkan seorang peneliti ingin meneliti efektivitas program belajar baru terhadap prestasi siswa. Peneliti tersebut perlu mengumpulkan data yang objektif tentang prestasi siswa sebelum dan setelah mengikuti program belajar baru. Data tersebut dapat digunakan untuk merumuskan hipotesis, memilih metode penelitian, menganalisis data, dan menarik kesimpulan tentang efektivitas program belajar baru. Manfaat data yang objektif Data yang objektif memiliki beberapa manfaat, antara lain: * Meningkatkan kredibilitas penelitian. Data yang objektif dapat membantu meningkatkan kredibilitas penelitian karena data tersebut dapat dipercaya dan divalidasi oleh pihak lain. * Memperkuat kesimpulan penelitian. Data yang objektif dapat membantu memperkuat kesimpulan penelitian karena data tersebut memberikan bukti yang kuat untuk mendukung kesimpulan tersebut. * Meningkatkan nilai penelitian. Data yang objektif dapat membantu meningkatkan nilai penelitian karena data tersebut menunjukkan bahwa penelitian tersebut dilakukan dengan metodologi yang baik dan teliti. Tips untuk mendapatkan data yang objektif Berikut beberapa tips untuk mendapatkan data yang objektif: * Gunakan instrumen penelitian yang valid dan reliabel. Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data. Instrumen penelitian yang valid dan reliabel dapat menghasilkan data yang akurat dan dapat dipercaya. * Lakukan pengukuran dengan cermat. Pengukuran yang cermat dapat membantu memastikan bahwa data yang diperoleh akurat dan tidak bias. * Gunakan metode kontrol yang tepat. Metode kontrol dapat membantu menghilangkan faktor-faktor yang dapat mengganggu hasil penelitian. * Lakukan analisis data dengan hati-hati. Analisis data yang hati-hati dapat membantu memastikan bahwa kesimpulan yang diperoleh valid dan dapat dipercaya. Kesimpulan Ketersediaan data yang objektif di lapangan sangat penting untuk memastikan kualitas penelitian. Data yang objektif dapat membantu peneliti untuk merumuskan permasalahan dengan jelas, menentukan hipotesis yang tepat, memilih metode penelitian yang tepat, menganalisis data dengan akurat, dan menarik kesimpulan yang valid. Data yang objektif juga memiliki beberapa manfaat, seperti meningkatkan kredibilitas penelitian, memperkuat kesimpulan penelitian, dan meningkatkan nilai penelitian.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan riset dan pengumpulan data untuk menyusun teks biografi!

10

0.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

10

5.0

Jawaban terverifikasi