Salma A

01 Februari 2022 02:36

Salma A

01 Februari 2022 02:36

Pertanyaan

mengapa orang beriman tidak boleh keluar semua untuk berjihad di jalan Allah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

11

:

59

:

46

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

M. Arief

Mahasiswa/Alumni Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

07 Februari 2022 06:14

Jawaban terverifikasi

Halo Salma M, kakak bantu jawab ya. :) Jawabannya adalah sebagaimana penjelasan berikut: Penjelasan: Jihad ialah berjuang di jalan Allah, jihad juga sering dimaknai dengan berperang di jalan Allah, akan tetapi makna jihad jauh lebih luas daripada berperang di jalan Allah, ada jihad dengan harta dan benda, jihad dalam pendidikan, jihad dalam ibadah dan ekonomi. Tidak semua orang beriman boleh keluar semua untuk berjihad di jalan Allah untuk berperang, contohnya seperti untuk para wanita yang beriman, mereka tidak diizinkan oleh untuk pergi berperang sebagaimana hadits rosulullah: عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللهِ أَلا نَغْزُو وَنُجَاهِدُ مَعَكُمْ فَقَالَ لَكِنَّ أَحْسَنَ الْجِهَادِ وَأَجْمَلَهُ الْحَجُّ حَجٌّ مَبْرُورٌ فَقَالَتْ عَائِشَةُ فَلا أَدَعُ الْحَجَّ بَعْدَ إِذْ سَمِعْتُ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. "Dari ‘Aisyah Ummul Mukminin ra. berkata: “Wahai Rasul, apakah kami tidak boleh ikut berperang dan berjihad bersama kalian?”. Maka Beliau menjawab: “Akan tetapi (buat kalian) jihad yang paling baik dan paling sempurna adalah haji, yaitu haji mabrur”. Maka ‘Aisyah ra. berkata; ”Maka aku tidak pernah meninggalkan haji sejak aku mendengar keterangan ini dari Rasul saw.” (HR. Bukhari) Jihad bagi seorang anak yang beriman dan masih memiliki kedua orang tua adalah dengan berbakti kepada orang tua, sebagaimana hadits nabi Muhammad SAW: سَمِعْتُ أَبَا الْعَبَّاسِ الشَّاعِرَ وَكَانَ لَا يُتَّهَمُ فِي حَدِيثِهِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ عَمْرٍو رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُولُ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَأْذَنَهُ فِي الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَيٌّ وَالِدَاكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيهِمَا فَجَاهِدْ. "Aku mendengar Abu Al-‘Abbas Asy-Sya’ir, dia adalah orang yang tidak buruk dalam hadis-hadis yang diriwayatkannya, berkata aku mendengar ‘Abdullah bin ‘Amru ra. berkata: “Datang seorang laki-laki kepada Nabi saw. lalu meminta izin untuk ikut berjihad. Maka Beliau bertanya: “Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Laki-laki itu menjawab: “Iya”. Maka Beliau berkata: ”Kepada keduanyalah kamu berjihad (berbakti)”. (HR. Bukhari) Berdasarkan pada keterangan dua hadits tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak semua orang beriman harus keluar semua untuk berjihad (berperang) di jalan Allah, karena ada orang-orang beriman yang memiliki tugas yang lebih penting seperti wanita yang beriman yang harus dijaga agar dapat meneruskan keturunan umat Islam, para anak yang beriman yang harus menjaga kedua orang tuanya, dan juga orang beriman lain yang harus melestarikan ajaran Islam melalui jalan dakwah. Jadi, tidak semua orang beriman harus turun semua untuk berjihad (berperang) di jalan Allah karena ada tugas dan fungsi lain yang tidak kalah pentingnya untuk dilakukan selain daripada berperang di jalan Allah. Jadi, jawabannya adalah sebagaimana penjelasan di atas. Semoga jawaban ini membantu, semangat belajarnya. :)


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Perang Uhud dimenangkan oleh kafir karena umat Islam ... A. bercerai-cerai B.berselisih C. berseteru D. bersekutu E. bergerombol

8

5.0

Jawaban terverifikasi