Rafael M

26 November 2023 13:04

Rafael M

26 November 2023 13:04

Pertanyaan

Pada awalnya de Javasche Bank adalah bank sentral yang bersifat partikelir dan berada dibawah kekuasaan modal asing. Cukup aneh jika sebuah Negara berdaulat sirkulasi uangnya justru dikendalikan oleh pihak asing. Oleh karena itu pemerintah menerapkan kebijakan nasionalisasi de Javasche Bank pada tanggal 15 Desember 1951 berdasarkan UU nomor 24 tahun 1951. Maksud kebijakan nasionalisasi de Javasche Bank tersebut adalah..... A. Memberi bantuan modal kepada pengusaha pribumi agar dapat bersaing B. Menjadikan de Javasche bank sebagai bank sentral dan bank sirkulasi C. Tuntutan perekonomian bagi sebuah negara yang yang sudah merdeka D. Mempermudah bekerjasama dengan investor-investor asing E. Menghapus asset-aset yang pernah dimiliki oleh Belanda

Pada awalnya de Javasche Bank adalah bank sentral yang bersifat partikelir dan berada dibawah kekuasaan modal asing. Cukup aneh jika sebuah Negara berdaulat sirkulasi uangnya justru dikendalikan oleh pihak asing. Oleh karena itu pemerintah menerapkan kebijakan nasionalisasi de Javasche Bank pada tanggal 15 Desember 1951 berdasarkan UU nomor 24 tahun 1951. Maksud kebijakan nasionalisasi de Javasche Bank tersebut adalah.....

A.     Memberi bantuan modal kepada pengusaha pribumi agar dapat bersaing

B.     Menjadikan de Javasche bank sebagai bank sentral dan bank sirkulasi

C.      Tuntutan perekonomian bagi sebuah negara yang yang sudah merdeka

D.     Mempermudah bekerjasama dengan investor-investor asing

E.      Menghapus asset-aset yang pernah dimiliki oleh Belanda

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

12

:

28

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

27 November 2023 07:42

Jawaban terverifikasi

Jawabannya, adalah B. Yuk simak pembahasannya! De Javasche Bank (DJB) merupakan bank sirkulasi tertua di wilyah Asia, didirikan pada tahun 1828. Pada tahun 1951, pemerintah menasionalisasi DJB mengubahnya menjadi Bank Indonesia. Bank milik Belanda tersebut dijadikan sepenuhnya milik Indonesia untuk menaikkan pendapatan, menurunkan biaya ekspor dan menghemat secara drastis. Presiden Soekarno kemudian menerbitkan surat keputusan mengenai peresmian BI sebagai bank sirkulasi atau bank sentral Indonesia pada 10 April 1953 dan mulai berlaku sejak 1 Juli 1953. Dengan demikian, jawabannya adalah B.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi