Felicia A

03 Desember 2023 07:07

Felicia A

03 Desember 2023 07:07

Pertanyaan

Partai politik apa saja yang kontra dengan konsep nasakom

Partai politik apa saja yang kontra dengan konsep nasakom

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

13

:

58

:

41

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Piraa P

03 Desember 2023 09:13

Jawaban terverifikasi

Nasakom adalah singkatan dari Nasionalisme, Agama, dan Komunisme, yang merupakan ideologi yang diadopsi oleh pemerintah Indonesia pada masa Orde Lama. Dalam konteks ini, beberapa partai politik yang dikenal memiliki pandangan yang berbeda atau kontra dengan Nasakom adalah: 1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): PDIP adalah partai politik yang didirikan oleh Megawati Soekarnoputri dan memiliki pandangan yang lebih progresif dan demokratis. Partai ini tidak terlalu terkait dengan ideologi Nasakom. 2. Partai Gerindra: Partai Gerindra dipimpin oleh Prabowo Subianto dan memiliki pandangan yang lebih nasionalis dan konservatif. Partai ini juga tidak terlalu terkait dengan ideologi Nasakom. 3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS): PKS adalah partai politik Islam yang memiliki pandangan yang berbeda dengan ideologi Nasakom. Partai ini lebih mengedepankan nilai-nilai agama dalam kebijakan politiknya. 4. Partai Amanat Nasional (PAN): PAN adalah partai politik yang didirikan oleh Amien Rais dan memiliki pandangan yang lebih nasionalis dan demokratis. Partai ini juga tidak terlalu terkait dengan ideologi Nasakom. Harap dicatat bahwa pandangan politik partai-partai ini dapat berubah seiring waktu dan dapat bervariasi di antara anggota partai. Selain itu, ada banyak partai politik lainnya di Indonesia yang mungkin memiliki pandangan yang berbeda dengan Nasakom.


Nanda R

Community

20 Juni 2024 02:46

Jawaban terverifikasi

<p>Konsep "Nasakom" merupakan singkatan dari Nasionalisme, Agama, dan Komunisme, yang merupakan pandangan politik yang diusung oleh Presiden Sukarno pada era pemerintahannya di Indonesia. Konsep ini berusaha untuk menggabungkan nasionalisme, agama (Islam), dan komunisme sebagai dasar ideologi negara.</p><p>Partai politik yang kontra terhadap konsep Nasakom di antaranya adalah:</p><p><strong>Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia)</strong>: Masyumi adalah partai politik Islam yang kuat pada masa itu. Mereka memiliki pandangan yang konservatif dan menentang pengaruh komunisme dalam politik nasional.</p><p><strong>Partai Komu-nis Indonesia (PKI)</strong>: Meskipun dalam konsep Nasakom komunisme diikutsertakan, tetapi pada kenyataannya PKI sering kali memiliki pendekatan dan pandangan yang berbeda dengan nasionalisme dan agama yang diusung oleh Sukarno. Terutama setelah pergolakan politik pada masa itu, hubungan antara PKI dengan pemerintah semakin memburuk.</p><p><strong>PSI (Partai Sosialis Indonesia)</strong>: PSI adalah partai politik sosialis yang berhaluan kiri, tetapi mereka juga menunjukkan sikap kritis terhadap dominasi politik nasionalisme-agama-komunisme yang diusung dalam konsep Nasakom.</p><p><strong>PNI (Partai Nasional Indonesia)</strong>: Meskipun PNI merupakan partai yang didirikan oleh Sukarno dan awalnya mendukung konsep Nasakom, namun ada anggota PNI yang tidak sepenuhnya setuju dengan implementasi dan interpretasi dari konsep tersebut, terutama dalam konteks politik praktis.</p>

Konsep "Nasakom" merupakan singkatan dari Nasionalisme, Agama, dan Komunisme, yang merupakan pandangan politik yang diusung oleh Presiden Sukarno pada era pemerintahannya di Indonesia. Konsep ini berusaha untuk menggabungkan nasionalisme, agama (Islam), dan komunisme sebagai dasar ideologi negara.

Partai politik yang kontra terhadap konsep Nasakom di antaranya adalah:

Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia): Masyumi adalah partai politik Islam yang kuat pada masa itu. Mereka memiliki pandangan yang konservatif dan menentang pengaruh komunisme dalam politik nasional.

Partai Komu-nis Indonesia (PKI): Meskipun dalam konsep Nasakom komunisme diikutsertakan, tetapi pada kenyataannya PKI sering kali memiliki pendekatan dan pandangan yang berbeda dengan nasionalisme dan agama yang diusung oleh Sukarno. Terutama setelah pergolakan politik pada masa itu, hubungan antara PKI dengan pemerintah semakin memburuk.

PSI (Partai Sosialis Indonesia): PSI adalah partai politik sosialis yang berhaluan kiri, tetapi mereka juga menunjukkan sikap kritis terhadap dominasi politik nasionalisme-agama-komunisme yang diusung dalam konsep Nasakom.

PNI (Partai Nasional Indonesia): Meskipun PNI merupakan partai yang didirikan oleh Sukarno dan awalnya mendukung konsep Nasakom, namun ada anggota PNI yang tidak sepenuhnya setuju dengan implementasi dan interpretasi dari konsep tersebut, terutama dalam konteks politik praktis.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi