Aziza A

15 Mei 2024 10:04

Aziza A

15 Mei 2024 10:04

Pertanyaan

Pembelahan mitosis adalah

Pembelahan mitosis adalah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

51

:

50

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Putu N

15 Mei 2024 13:32

Jawaban terverifikasi

<p>Pembelahan mitosis adalah proses di mana sel induk membelah menjadi dua sel anak yang identik secara kromosom. Ini terjadi dalam siklus sel dan membantu pertumbuhan, perbaikan, dan pertahanan organisme.</p>

Pembelahan mitosis adalah proses di mana sel induk membelah menjadi dua sel anak yang identik secara kromosom. Ini terjadi dalam siklus sel dan membantu pertumbuhan, perbaikan, dan pertahanan organisme.


Salman A

16 Mei 2024 06:19

Jawaban terverifikasi

Pembelahan mitosis termasuk pembelahan secara tidak langsung yang berarti pembelahan sel berlangsung melalui tahapan-tahapan tertentu. Tahapan-tahapan tersebut ditandai dengan adanya penampakan yang berbeda-beda dari kromosom yang dikandung oleh sel. Pada waktu sel membelah diri terjadi proses pembagian kromosom di dalamnya. Pembelahan mitosis adalah pembelahan sel yang terjadi pada sel tubuh yang menghasilkan dua sel anakan yang memiliki jenis dan jumlah kromosom sama seperti induknya. Dari satu sel kemudian menjadi dua sel anak identik, masing-masing dari sel anak mewarisi kromosom yang sama banyak dengan kromosom yang dimiliki induknya. Ciri-ciri dari pembelahan mitosis, yaitu: a. Terjadi pada sel sómatis (sel tubuh). b. Bertujuan untuk pertumbuhan dan regenerasi. C.Berlangsung dalam satu kali tahap pembelahan. d. Menghasilkan dua sel anakan dengan jumlah kromosom seperti induknya (2n-diploid). Tahap pembelahan sel secara mitosis selalu diawali dengan fase interfase. Interfase merupakan tahap yang penting untuk mempersiapkan pembelahan atau melakukan metabolisme sel. Pada tahap ini terjadi sintesis zat baru berupa DNA dan RNA. Terdapat tiga tahapan dalam interfase, sebagai berikut. a. Fase pertumbuhan primer (G1) Pada fase ini sel belum mengadakan replikasi DNA, sehingga masih bersifat 2n (diploid). Fase ini ditandai dengan berkembangnya sitoplasma, organel sel, serta sintesis bahan yang digunakan untuk fase berikutnya. b. Fase sintesis Pada fase ini sel menyintesis materi genetik terutama DNA. c. Fase pertumbuhan sekunder (G2) Pada fase ini sel memperbanyak organel-organel yang dimilikinya agar dapat diwariskan kepada setiap sel turunannya. Setelah melewati fase interfase, selanjutnya sel akan masuk ke dalam fase mitotik atau fase pembelahan. Fase pembelahan sel secara mitosis dapat dibagi menjadi empat, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. a. Profase Tahap awal dalam fase pembelahan mitosis, yaitu profase. Pada tahap profase, terjadi proses-proses sebagai berikut. 1) Membran nukleus mulai menghilang. 2) Benang kromatin memadat membentuk kromosom. Kromosom kemudian membentuk kromatid saudara (sister chromatids). 3) Sentrosom membelah menjadi dua sentriol, Masing-masing sentriol menuju kutub yang berlawanan dan membentuk benang-benang spindel yang melekat pada sentromer di setiap kromatid. Bagian sentromer yang berikatan dengan spindel ini dinamakan kinetokor. Benang spindel akan berusaha untuk menarik kromosom menuju bidang ekuator (bidang pembelahan). b. Metafase Tahap kedua pada pembelahan sel secara mitosis adalah metafase. Pada tahap metafase, terjadi proses-proses sebagai berikut. 1) Dinding nukleus melebur secara sempurna. 2) Kromatid bersaudara berjajar di bidang ekuator (bidang pembelahan). Sentriol lalu menjulurkan benang spindel berupa mikrotubulus yang berikatan dengan kinetokor tiap kromatid. Setelah kromatid tiba di bidang pembelahan, kinetokor akan memisah. c. Anafase Tahap ketiga pada pembelahan sel secara mitosis adalah anafase. Pada tahap anafase, terjadi proses-proses sebagai berikut. 1) Terjadi kariokinesis atau pembelahan inti dengan kromatid dan sentromernya membelah menjadi kromosom. 2) Sentromer memisah kemudian kromatid ditarik benang spindel menuju masing-masing kutub. Pada akhir anafase, kedua kutub sel memiliki kromosom yang jumlahnya sama. d. Telofase Tahap keempat atau tahap terakhir pada pembelahan sel secara mitosis adalah telofase. Pada tahap telofase, terjadi proses-proses sebagai berikut. 1) Masing-masing kromatid telah mencapai kutub-kutubnya. 2) Kromosom yang telah sampai di kutubnya mulai memanjang kembali dan menipis menjadi benang-benang kromatin. 3) Membran nukleus terbentuk kembali dan nukleolus terlihat lagi. 4) Terbentuk dua sel anakan yang bersifat diploid. Pada akhir tahap telofase terjadi pembelahan sitoplasma (sitokinesis). Pada proses tersebut, benang-benang spindel tidak lagi diperlukan, sehingga akan terurai dan menghilang. Selanjutnya, nukleolus akan kembali muncul dan membran nukleus terbentuk di sekeliling kromosom baru, yang terletak pada tiap-tiap kutub. Sitoplasma dan organel-organel yang ada di dalamnya kemudian membelah menjadi dua. Setelah itu, bagian terakhir yang terbentuk adalah membran sel. Setelah itu akan terbentük dua sel anakan yang bersifat diploid.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

tolong jawab pls

24

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

14

0.0

Jawaban terverifikasi