Lily S

16 Februari 2022 14:11

Lily S

16 Februari 2022 14:11

Pertanyaan

Pengaruh Globalisasi terhadap Masyarakat Indonesia Globalisasi merupakan proses perubahan tatanan masyarakat yang tak dibatasi oleh wilayah. Proses globalisasi dimulai dari proses pemikiran suatu produk di wilayah tertentu, kemudian ditawarkan kepada wilayah Iainnya dan diakhiri dengan kesepakatan bersama antara kedua wilayah atau negara, dan selanjutnya akan menyebar ke berbagai negara lainnya. Proses globalisasi berlangsung dengan melewati dimensi waktu dan ruang. Dimensi ruang dan waktu akan mengalami penyempitan dan pengurangan saat proses globalisasi berlangsung pada sekala dunia. Sebelum globalisasi lahir, dunia terasa jauh dan lebar, tetapi dalam era globalisasi, hal tersebut menjadi kebalikannya. Globalisasi terjadi di semua aspek kehidupan manusia, seperti ideologi, politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pertahanan-keamanan. Globalisasi berkembang pesat berkat dukungan dari perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi. Saat ini, perkembangan tehnologi begitu cepat, sehingga semua informasi dapat tersebar secara cepat dan luas ke seluruh dunia. Kehadiran globalisasi akan memberi pengaruh yang besar kepada kehidupan suatu negara, termasuk Indonesia. Globalisasi mampu mempengaruhi pola fikir masyarakat, bahwa produk dari luar negeri lebih bagus daripada produk Indonesia. Berdasarkan pola fikir tersebut, maka masyarakat secara perlahan akan menghilangkan kecintaannya kepada produk dalam negeri. Hilangnya kecintaan kepada produk dalam negeri, akan mematikan dunia usaha di Indonesia dan berdampak pada memudarnya jati diri bangsa Indonesia. Selain itu, masyarakat khususnya anak muda, banyak yang melupakan identitas bangsa yang sudah ada sejak jaman dulu. Identitas bangsa yang mulai tergerus, yaitu sikap sopan santun, rasa hormat kepada orang yang lebih tua, serta pola hidup sederhana. Hal tersebut terjadi karena globalisasi memberikan kebebasan kepada semua orang untuk mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan. Jika seseorang menganggap kehidupan di negara lain lebih baik, maka akan mereka terapkan untuk kehidupan yang sama di Indonesia. Globalisasi tidak selalu memberi dampak yang buruk. Globalisasi da0t dimanfaatkan untuk hal yang positif. Sebagai contoh, masuknya smartphone ke Indonesia memberikan peluang usaha untuk mendirikan usaha, seperti online shop, pemesanan makanan, hingga pemesanan alat transportasi. Masih banyak manfaat globalisasi untuk kehidupan masyarakat Indonesia. Semua perkembangan tehnologi dapat memberikan manfaat atau kerugian, tergantung pada diri kita yang menggunakannya. (Disadur dari: https://agungawwordpress com) 2. Apakah pada teks terdapat kata tidak baku? Jika ya, tuliskan kata tidak baku tersebut! Kemudian, tuliskan kata bakunya!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

23

:

07

:

16

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

T. TA.Faizah

04 April 2022 10:29

Jawaban terverifikasi

Hai, Syaluna R. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya 😊 Kata tidak baku pada kutipan tersebut adalah "tehnologi", "fikir", dan "jaman". Adapun kata bakunya adalah "teknologi", "pikir", dan "zaman". Mari kita simak pembahasan berikut ini ya. Teks eksplanasi ialah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau sosial. Ciri-ciri teks eksplanasi sebagai berikut. a. Semua pernyataan yang dibuat dalam teks didasarkan pada faktual (fakta) tanpa pendapat tambahan dari penulis. b. Jenis teks ini informatif dan tidak berusaha meyakinkan pembaca untuk meyakini hal-hal yang akan dibahas. c. Topik yang dibahas ialah dalam fenomena yang berkaitan dengan sifat ilmiah atau sains. d. Untuk penjelasan dalam tanda urutan teks ini dapat digunakan, yakni “Pertama”, “Kedua”, “Ketiga” dan sebagainya. e. Struktur teks terdiri dari tiga macam, yakni dalam sebuah adanya pernyataan umum, urutan penjelasan atau sebab dan akibat serta interpretasi. Teks eksplanasi disajikan dengan menggunakan bahasa baku sehingga pemilihan katanya pun menggunakan kata baku. Kata baku ialah kata-kata standar yang sesuai dengan kaidah yang berlaku dan digunakan pada situasi resmi. Ciri-ciri kata baku sebagai berikut. 1. Tidak dipengaruhi oleh bahasa daerah dan bahasa asing. 2. Mengandung arti yang sebenarnya/tidak rancu. 3. Digunakan dalam situasi resmi, bukan kata-kata percakapan sehari-hari. 4. Tidak dapat berubah setiap saat. 5. Penggunaannya disesuaikan dengan konteks kalimat. 6. Menggunakan imbuhan yang eksplisit. 7. Tidak mengandung makna pleonasme. Berdasarkan penjelasan di atas, kata tidak baku terlihat pada kata "tehnologi", "fikir", dan "jaman". Adapun kata bakunya adalah "teknologi", "pikir", dan "zaman". Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teknologi berarti keseluruhan sarana atau barang-barang yang disediakan untuk kenyamanan hidup manusia. Adapun "pikir" berarti akal budi, ingatan, atau angan-angan. Kata "zaman" berarti jangka waktu yang panjang atau pendek dan menandai adanya suatu peristiwa. Dengan demikian, kata tidak baku pada kutipan tersebut adalah "tehnologi", "fikir", dan "jaman". Adapun kata bakunya adalah "teknologi", "pikir", dan "zaman". Semoga membantu 😊


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dalam teks eksplanasi, pernyataan umum, isi, dan penutup harus berkaitan dan saling ... . a. memahami b. mendorong c. menggambarkan d. menjelaskan

7

5.0

Jawaban terverifikasi