Nadya S
04 September 2023 05:13
Nadya S
04 September 2023 05:13
Pertanyaan
perbedaan uud perkawinan tahun 1974 dengan yang baru 2019
4
2
Ilhamhaqiqi I
04 September 2023 12:28
Perbedaan antara UUD (Undang-Undang Dasar) tentang perkawinan tahun 1974 dan yang tahun 2019 mencakup beberapa aspek signifikan dalam regulasi perkawinan di Indonesia. Di bawah ini adalah beberapa perbedaan kunci antara kedua UUD tersebut:
1. **Definisi Perkawinan:**
- **UUD 1974:** Mendefinisikan perkawinan sebagai ikatan sah antara seorang pria dan seorang wanita.
- **UUD 2019:** Tetap mendefinisikan perkawinan sebagai ikatan sah antara seorang pria dan seorang wanita, dengan tambahan bahwa "suami" dan "istri" diatur lebih rinci dalam aturan pelaksanaannya.
2. **Usia Perkawinan:**
- **UUD 1974:** Menetapkan usia minimum perkawinan bagi pria dan wanita pada 19 tahun.
- **UUD 2019:** Meningkatkan usia minimum perkawinan bagi pria dan wanita menjadi 21 tahun.
3. **Istilah:**
- **UUD 1974:** Menggunakan istilah "Pencatatan Perkawinan" dan "Kawin."
- **UUD 2019:** Menggunakan istilah "Perkawinan" dan "Pernikahan."
4. **Pencatatan Perkawinan:**
- **UUD 1974:** Mengatur tentang pencatatan perkawinan.
- **UUD 2019:** Memberikan ketentuan lebih rinci tentang pencatatan perkawinan, termasuk dalam hal perkawinan agama.
5. **Kewarganegaraan:**
- **UUD 1974:** Memiliki ketentuan tentang perkawinan antarwarganegara dan kewarganegaraan anak yang lahir dari perkawinan tersebut.
- **UUD 2019:** Tetap memuat ketentuan tentang perkawinan antarwarganegara dan kewarganegaraan anak, namun mungkin ada beberapa perubahan dalam ketentuan rinci.
6. **Penceraian:**
- **UUD 1974:** Memberikan ketentuan tentang penceraian.
- **UUD 2019:** Memberikan ketentuan lebih rinci tentang prosedur penceraian dan perlindungan bagi pihak yang lebih lemah dalam perkawinan.
7. **Perlindungan Anak:**
- **UUD 1974:** Memberikan ketentuan umum tentang perlindungan anak dalam konteks perkawinan.
- **UUD 2019:** Meningkatkan fokus pada perlindungan hak anak dalam konteks perkawinan, termasuk hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara sehat.
8. **Kawin Campur (Interfaith Marriage):**
- **UUD 1974:** Tidak memberikan ketentuan khusus tentang kawin campur.
- **UUD 2019:** Mungkin memiliki ketentuan yang lebih rinci tentang perkawinan antaragama.
Perbedaan ini mencerminkan perubahan dalam regulasi perkawinan yang mengikuti perkembangan masyarakat dan pandangan hukum di Indonesia. Perubahan tersebut bertujuan untuk lebih memperkuat perlindungan hak-hak individu dan mencerminkan perkembangan sosial dan budaya yang terjadi selama bertahun-tahun.
· 5.0 (3)
Sahel S
04 September 2023 11:44
Perbedaan utama antara UUD (Undang-Undang Dasar) tentang perkawinan tahun 1974 dan yang baru tahun 2019 adalah sebagai berikut:
1. Pengaturan tentang perkawinan sejenis: UUD perkawinan tahun 1974 tidak mengatur pernikahan sejenis, sementara UUD perkawinan tahun 2019 mengakui pernikahan sejenis antara dua orang dengan jenis kelamin yang sama.
2. Usia minimal untuk menikah: UUD perkawinan tahun 1974 menetapkan usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun bagi laki-laki dan 16 tahun bagi perempuan. Sementara itu, UUD perkawinan tahun 2019 meningkatkan usia minimal menjadi 19 tahun baik untuk laki-laki maupun perempuan.
3. Pembatalan perkawinan: UUD perkawinan tahun 1974 hanya memungkinkan pembatalan perkawinan dalam beberapa hal, seperti pernikahan yang terjadi tanpa persetujuan orang tua atau karena adanya paksaan. Namun, UUD perkawinan tahun 2019 menambahkan alasan pembatalan perkawinan lainnya, termasuk penipuan, kekerasan rumah tangga, atau persetujuan pernikahan yang didasarkan pada alasan yang salah atau tidak jujur.
4. Pengaturan sehubungan dengan waris dan harta: UUD perkawinan tahun 2019 mengatur hak dan tanggung jawab yang lebih jelas dalam hal waris dan harta bagi suami dan istri. Hal ini bertujuan untuk melindungi kepentingan ekonomi dan keuangan pasangan yang merupakan bagian integral dari perkawinan.
5. Perlindungan hukum yang lebih kuat bagi anak-anak: UUD perkawinan tahun 2019 memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi anak-anak yang lahir dari perkawinan, termasuk dalam hal pengakuan ayah, perwalian, dan hak anak atas waris.
· 5.0 (1)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!