Albizia P

27 September 2022 10:54

Albizia P

27 September 2022 10:54

Pertanyaan

Perhatikan gambar nefron berikut. Bagian yang akan menyerap kembali unsur yang masih berguna, kemudian dihasilkan urine sekunder adalah yang bernomor .... a. 1, 2, 3 d. 3, 4, 6 b. 1, 3, 6 e. 4, 5, 6 c. 2, 3, 4

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

47

:

52

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

F. Rizqi

Mahasiswa/Alumni Institut Teknologi Bandung

02 Desember 2022 23:51

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah C.</p><p>&nbsp;</p><p>Ginjal merupakan organ yang berada di bagian bawah tulang rusuk belakang tubuh manusia yang terdiri dari tiga lapisan. Bagian luar disebut kulit ginjal/korteks renalis, di bawahnya medula renalis, dan di bagian dalam terdapat rongga ginjal/pelvis renalis yang berfungsi sebagai penampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter.</p><p>&nbsp;</p><p>Ginjal tersusun atas lebih kurang 1 juta alat penyaring yang disebut dengan nefron yang merupakan penyusun utama ginjal yang berperan penting dalam proses penyaringan darah.</p><p>&nbsp;</p><p>Urine yang dihasilkan ginjal harus melalui tiga tahapan, yaitu:</p><p>&nbsp;</p><p>1. <strong>Filtrasi </strong>, pada tahap ini pembentukan urine dimulai dari darah mengalir melalui arteri aferen ginjal, masuk ke dalam glomerulus yang tersusun atas kapiler-kapiler darah. Saat darah masuk ke glomerulus, tekanan darah pun menjadi tinggi sehingga mendorong air dan zat-zat yang memiliki ukuran kecil akan keluar melalui pori-pori kapiler, dan menghasilkan filtrat. Filtrat selanjutnya disimpan sementara di dalam kapsula bowman dan disebut urine primer. Tahapan pembentukan urine primer ini disebut tahap filtrasi. Sementara itu, darah dan protein tetap tinggal di dalam kapiler darah karena tidak dapat menembus pori-pori glomerulus (pada gambar ditunjukkan oleh tanda nomor 1).</p><p>&nbsp;</p><p>2. <strong>Reabsorpsi</strong>, di mana urine primer yang terbentuk pada tahap filtrasi masuk ke tubulus proksimal (pada gambar ditunjukkan oleh tanda nomor 2). Di dalamnya terjadi proses penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh (tahap reabsorpsi). Glukosa, asam amino, ion kalium, dan zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh juga diangkut ke dalam sel, kemudian ke dalam kapiler darah di dalam ginjal. Sedangkan urea hanya sedikit yang diserap kembali. Cairan yang dihasilkan dari proses reabsorpsi disebut urine sekunder yang mengandung air, garam, urea (penimbul bau pada urine), dan urobilin (pemberi warna kuning pada urine). Urine sekunder yang terbentuk dari proses reabsorpsi selanjutnya mengalir ke lengkung henle, kemudian menuju tubulus distal. Selama mengalir dalam lengkung henle tepatnya pada bagian descending dan ascending (yang secara berurutan pada soal ditunjukkan oleh tanda nomor 3 dan 4), air dalam urine sekunder juga terus direabsorpsi.</p><p>&nbsp;</p><p>3. <strong>Augmentasi</strong>, Pada bagian tubulus distal masih ada proses penyerapan air, ion natrium, klor, dan urea. Di sinilah terjadi proses augmentasi, yaitu pengeluaran zat-zat yang tidak diperlukan tubuh ke dalam urine sekunder. Ketika telah bercampur, inilah yang merupakan urine sesungguhnya. Kemudian disalurkan ke pelvis renalis (rongga ginjal). Urine yang terbentuk selanjutnya keluar dari ginjal melalui ureter, menuju kandung kemih yang merupakan tempat menyimpan urine sementara. Kandung kemih memiliki dinding yang elastis dan mampu meregang untuk dapat menampung sekitar 0,5 L urine. Proses pengeluaran urine dari dalam kandung kemih disebabkan oleh adanya tekanan akibat adanya sinyal yang menunjukkan bahwa kandung kemih sudah penuh. Kontraksi otot perut dan otot-otot kandung kemih akan terjadi saat adanya sinyal penuh dalam kandung kemih. Akibat kontraksi ini, urine dapat keluar dari tubuh melalui uretra.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</p>

Jawaban yang tepat adalah C.

 

Ginjal merupakan organ yang berada di bagian bawah tulang rusuk belakang tubuh manusia yang terdiri dari tiga lapisan. Bagian luar disebut kulit ginjal/korteks renalis, di bawahnya medula renalis, dan di bagian dalam terdapat rongga ginjal/pelvis renalis yang berfungsi sebagai penampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter.

 

Ginjal tersusun atas lebih kurang 1 juta alat penyaring yang disebut dengan nefron yang merupakan penyusun utama ginjal yang berperan penting dalam proses penyaringan darah.

 

Urine yang dihasilkan ginjal harus melalui tiga tahapan, yaitu:

 

1. Filtrasi , pada tahap ini pembentukan urine dimulai dari darah mengalir melalui arteri aferen ginjal, masuk ke dalam glomerulus yang tersusun atas kapiler-kapiler darah. Saat darah masuk ke glomerulus, tekanan darah pun menjadi tinggi sehingga mendorong air dan zat-zat yang memiliki ukuran kecil akan keluar melalui pori-pori kapiler, dan menghasilkan filtrat. Filtrat selanjutnya disimpan sementara di dalam kapsula bowman dan disebut urine primer. Tahapan pembentukan urine primer ini disebut tahap filtrasi. Sementara itu, darah dan protein tetap tinggal di dalam kapiler darah karena tidak dapat menembus pori-pori glomerulus (pada gambar ditunjukkan oleh tanda nomor 1).

 

2. Reabsorpsi, di mana urine primer yang terbentuk pada tahap filtrasi masuk ke tubulus proksimal (pada gambar ditunjukkan oleh tanda nomor 2). Di dalamnya terjadi proses penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh (tahap reabsorpsi). Glukosa, asam amino, ion kalium, dan zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh juga diangkut ke dalam sel, kemudian ke dalam kapiler darah di dalam ginjal. Sedangkan urea hanya sedikit yang diserap kembali. Cairan yang dihasilkan dari proses reabsorpsi disebut urine sekunder yang mengandung air, garam, urea (penimbul bau pada urine), dan urobilin (pemberi warna kuning pada urine). Urine sekunder yang terbentuk dari proses reabsorpsi selanjutnya mengalir ke lengkung henle, kemudian menuju tubulus distal. Selama mengalir dalam lengkung henle tepatnya pada bagian descending dan ascending (yang secara berurutan pada soal ditunjukkan oleh tanda nomor 3 dan 4), air dalam urine sekunder juga terus direabsorpsi.

 

3. Augmentasi, Pada bagian tubulus distal masih ada proses penyerapan air, ion natrium, klor, dan urea. Di sinilah terjadi proses augmentasi, yaitu pengeluaran zat-zat yang tidak diperlukan tubuh ke dalam urine sekunder. Ketika telah bercampur, inilah yang merupakan urine sesungguhnya. Kemudian disalurkan ke pelvis renalis (rongga ginjal). Urine yang terbentuk selanjutnya keluar dari ginjal melalui ureter, menuju kandung kemih yang merupakan tempat menyimpan urine sementara. Kandung kemih memiliki dinding yang elastis dan mampu meregang untuk dapat menampung sekitar 0,5 L urine. Proses pengeluaran urine dari dalam kandung kemih disebabkan oleh adanya tekanan akibat adanya sinyal yang menunjukkan bahwa kandung kemih sudah penuh. Kontraksi otot perut dan otot-otot kandung kemih akan terjadi saat adanya sinyal penuh dalam kandung kemih. Akibat kontraksi ini, urine dapat keluar dari tubuh melalui uretra.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

8

4.8

Jawaban terverifikasi