Rahmat S

26 September 2023 01:15

Rahmat S

26 September 2023 01:15

Pertanyaan

Persamaan dan perbedaan dari paham lutheranisme sebagai wujud pembaharuan reformasi gereja di eropa adalah ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

21

:

01

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Vincent M

Community

29 September 2023 03:19

Jawaban terverifikasi

Lutheranisme adalah salah satu aliran utama dalam Reformasi Protestan yang dimulai oleh Martin Luther pada abad ke-16. Paham Lutheranisme memiliki persamaan dan perbedaan dengan aliran-aliran lain dalam Reformasi Protestan. Berikut adalah beberapa persamaan dan perbedaan utama: Persamaan: Penolakan terhadap penjualan indulgensi: Semua aliran dalam Reformasi Protestan menolak praktik penjualan indulgensi yang dilakukan oleh Gereja Katolik pada saat itu. Martin Luther sendiri memulai pergerakan Reformasi setelah mengutuk penjualan indulgensi yang dilakukan oleh gereja. Kepentingan pada Sola Scriptura: Semua aliran Reformasi Protestan, termasuk Lutheranisme, menekankan Sola Scriptura, yaitu keyakinan bahwa Kitab Suci (Alkitab) adalah satu-satunya otoritas dalam kehidupan Kristen dan gereja, bukan tradisi gereja Katolik. Penolakan terhadap hierarki gereja Katolik: Aliran-aliran Reformasi Protestan menentang hierarki gereja Katolik yang kuat dan menginginkan gereja yang lebih sederhana dan transparan. Perbedaan: Doktrin Ekaristi: Salah satu perbedaan paling signifikan adalah dalam doktrin ekaristi. Martin Luther mengembangkan doktrin Konsubstansiasi, yang berpendapat bahwa dalam Perjamuan Kudus, roti dan anggur tetap ada bersamaan dengan tubuh dan darah Kristus. Ini berbeda dengan pandangan Kalvinis yang mengadopsi Konsekrasi atau Transubstansiasi Katolik. Teologi Predestinasi: Terdapat perbedaan dalam teologi predestinasi. Lutheranisme menganut pandangan bahwa keselamatan seseorang ditentukan oleh iman pribadi dan kasih karunia Allah, sementara aliran Reformasi lainnya seperti Kalvinisme memiliki pandangan yang berbeda tentang predestinasi yang kuat. Hierarki dan Liturgi: Dalam praktik gereja, Lutheranisme cenderung mempertahankan lebih banyak elemen liturgis dan hierarki yang mirip dengan gereja Katolik daripada beberapa aliran Reformasi lainnya yang cenderung lebih sederhana dalam ibadah mereka. Pengaruh lokal: Setiap aliran dalam Reformasi Protestan memiliki pengaruh lokal yang berbeda-beda. Misalnya, Lutheranisme menjadi aliran dominan di wilayah Skandinavia dan sebagian besar Jerman, sementara Kalvinisme lebih berpengaruh di wilayah-wilayah seperti Swiss, Belanda, dan Skotlandia. Kesepakatan dengan otoritas sekuler: Lutheranism memiliki sejarah kerjasama yang lebih dekat dengan pemerintah sekuler dalam pengaturan gereja daripada beberapa aliran Reformasi lainnya. Hal ini dapat dilihat dalam pembentukan gereja-gereja nasional Lutheran yang didukung oleh penguasa sekuler di berbagai negara. Dalam semua perbedaan ini, penting untuk diingat bahwa baik Lutheranisme maupun aliran-aliran Reformasi lainnya memiliki tujuan utama untuk membaharui gereja Kristen dan mengembalikan ajaran-ajaran yang mereka pandang sesuai dengan Kitab Suci. Meskipun ada perbedaan, semua aliran ini berusaha untuk menghapuskan praktik-praktik yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Alkitab dan mempromosikan iman pribadi dalam Kristus sebagai jalan menuju keselamatan.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

38

5.0

Jawaban terverifikasi