Nur H
30 November 2023 05:50
Nur H
30 November 2023 05:50
Pertanyaan
Pertumbuhan ekonomi pada masa demokrasi terpimpin berjalan lamban, apa faktor pendorongnya dan apa langkah yang diambil pemerintah?
1
2
Hasbirizalhanata H
30 November 2023 12:25
Pertumbuhan ekonomi lamban pada Demokrasi Terpimpin disebabkan oleh kebijakan kurang efektif, korupsi, dan ketidakstabilan politik. Pemerintah mencoba mengatasi dengan modernisasi pertanian dan reformasi ekonomi pada 1980-an, tetapi dampaknya bervariabel.
· 5.0 (1)
Nanda R

Community
20 Juni 2024 03:01
Pertumbuhan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965) di Indonesia memang berjalan lamban. Beberapa faktor pendorong dan langkah-langkah yang diambil pemerintah dapat dijelaskan sebagai berikut:
Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Lamban:
Kondisi Politik dan Stabilitas: Meskipun Demokrasi Terpimpin dimulai dengan tujuan mencapai stabilitas politik pasca-konflik politik 1950-an, namun model pemerintahan ini cenderung otoriter dan kurang mendukung kebebasan politik serta partisipasi masyarakat. Hal ini mempengaruhi kepercayaan investor dan kestabilan politik yang penting bagi pertumbuhan ekonomi.
Kebijakan Ekonomi Tidak Efektif: Kebijakan ekonomi pada masa itu cenderung terpusat pada pembangunan infrastruktur besar-besaran seperti proyek-proyek nasionalisasi dan industri berat, yang sering kali tidak efisien dan tidak memperhatikan kebutuhan ekonomi rakyat serta sektor-sektor ekonomi yang lebih produktif.
Ketergantungan pada Sektor Tertentu: Ekonomi Indonesia pada masa itu sangat tergantung pada sektor-sektor tertentu seperti pertambangan dan sektor perkebunan, seperti minyak dan karet. Fluktuasi harga komoditas global dapat berdampak besar terhadap perekonomian nasional.
Langkah-langkah yang Diambil Pemerintah:
Program Pembangunan Nasional: Pemerintah menginisiasi berbagai program pembangunan nasional seperti proyek-proyek infrastruktur besar-besaran (misalnya Proyek PLTA, Proyek Industri Berat) untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat sektor industri dalam negeri.
Pengendalian Ekonomi: Pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan ekonomi, termasuk melalui kebijakan nasionalisasi perusahaan asing dan regulasi ekonomi yang ketat.
Pengembangan Industri dan Pertanian: Meskipun cenderung terpusat pada industri berat, pemerintah juga mengupayakan pengembangan sektor industri dan pertanian untuk meningkatkan produksi dan diversifikasi ekonomi.
Kolaborasi dengan Asing: Meskipun politik luar negeri lebih cenderung ke arah netralitas dan anti-imperialisme, pemerintah tetap berkolaborasi dengan negara-negara asing untuk mendukung pembangunan ekonomi, seperti melalui bantuan teknis dan investasi asing.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!