Aura R

26 November 2021 15:00

Aura R

26 November 2021 15:00

Pertanyaan

Pola Sosialisasi ~Definisi: ~Contoh:

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

00

:

10

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Michael V

26 November 2021 15:26

Jawaban terverifikasi

Saya bantu jawab ya kak, Pola sosialisasi adalah merupakan suatu bentuk penekanan yang dilakukan pada anak, agar anak tersebut mengerti akan perilaku yang dilakukannya salah atau benar. Pola sosialiasi bisa dibedakan menjadi dua yaitu, sosialisasi partisipatoris dan sosialisasi represif. Dimana arti dari sosialisasi partisipatoris adalah dimana jika anak diberi imbalan atau hadiah jika berperilaku baik. Sedangkan sosialisasi represif adalah jika anak melakukan kesalahan,maka anak bersedia menerima tindakan disiplin/hukuman. Contoh Sosialisasi partisipatoris -Lala adalah anak baik, dia slalu melakukan kewajibannya dirumah dengan baik, tidak pernah ia melanggar perintah orangtuanya. Karena Lala anak yang disiplin dan patuh, maka orangtuanyapun memberi hadiah kepada Lala. Contoh dari sosialisasi represif, Badu anak nakal, dia suka menjahili adeknya, bahkan ia tidak pernah mengerjakan PRnya. Orangtuanya marah, dan akan memberi disipilin kepada Badu, yaitu mengurangi uang jajan dan tidak bisa bermain hp.


Nanda R

Community

28 Juli 2024 02:58

Pola Sosialisasi Definisi: Pola sosialisasi adalah cara atau metode yang digunakan oleh individu, keluarga, dan masyarakat untuk mengajarkan, menanamkan, dan meneruskan nilai-nilai, norma, kebiasaan, pengetahuan, dan keterampilan kepada individu, terutama anak-anak, agar mereka dapat berperan dengan baik dalam kehidupan sosial. Sosialisasi mencakup proses pembelajaran yang berlangsung sepanjang kehidupan seseorang dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial tempat individu tersebut berada. Contoh: Sosialisasi Keluarga: Orang tua mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai moral, etika, dan kebiasaan sehari-hari seperti mengucapkan salam, mengucapkan terima kasih, dan menghormati orang yang lebih tua. Anak-anak diajarkan tentang tanggung jawab, seperti merapikan kamar tidur mereka, membantu pekerjaan rumah tangga, dan berbagi dengan saudara-saudaranya. Sosialisasi Sekolah: Guru mengajarkan disiplin, seperti datang tepat waktu, mengerjakan pekerjaan rumah, dan menghormati aturan sekolah. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga atau organisasi siswa, anak-anak belajar kerja sama, kepemimpinan, dan keterampilan sosial lainnya. Sosialisasi Teman Sebaya: Anak-anak belajar tentang peran gender, mode, bahasa gaul, dan nilai-nilai kelompok dari teman-teman sebayanya. Mereka juga belajar bagaimana berinteraksi dalam kelompok, mengatasi konflik, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Sosialisasi Media Massa: Anak-anak dan remaja mendapatkan informasi tentang norma dan nilai masyarakat yang lebih luas melalui televisi, internet, dan media sosial. Media juga memainkan peran penting dalam membentuk pandangan dunia, minat, dan aspirasi individu. Sosialisasi Tempat Kerja: Karyawan baru belajar tentang budaya perusahaan, prosedur kerja, dan etika profesional melalui pelatihan dan interaksi dengan rekan kerja. Mereka juga mengembangkan keterampilan khusus yang diperlukan untuk peran mereka dan belajar bagaimana bekerja secara efektif dalam tim. Sosialisasi Komunitas: Melalui partisipasi dalam kegiatan masyarakat seperti pertemuan warga, kegiatan keagamaan, atau kegiatan sosial lainnya, individu belajar tentang nilai-nilai komunitas, solidaritas, dan partisipasi sosial. Kegiatan sukarela dan kerja bakti mengajarkan pentingnya kontribusi pribadi terhadap kesejahteraan komunitas.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pertandingan sepak bola antara dua kesebelasan menunjukkan bentuk hubungan sosial …. a. Kelompok dengan kelompok b. Individu dengan kelompok c. Individu dengan Individu d. Kelompok dengan individu

17

2.3

Jawaban terverifikasi