Hai H

15 Maret 2023 06:02

Hai H

15 Maret 2023 06:02

Pertanyaan

PT Kamboja memiliki peralatan dengan biaya Rp110.000 saat dibeli pada tanggal 1 Januari 2011. Peralatan tersebut telah disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus dengan taksiran nilai sisa Rp10.000 dan umur manfaat ekonomis 5 tahun. diminta: Buatlah ayat jurnal PT Kamboja untuk mencatat penjualan peralatan itu dalam empat situasi berikut ini. (a) Dijual seharga Rp56.000.000 pada tanggal 1 Januari 2018. (b) Dijual seharga Rp56.000.000 pada tanggal 1 April 2018. (c) dijual seharga Rp 22.000.000 pada tanggal 1 Januari 2018. (d) Dijual seharga Rp22.000.000 pada tanggal 1 Oktober 2018.

PT Kamboja memiliki peralatan dengan biaya Rp110.000 saat dibeli pada tanggal 1 Januari 2011. Peralatan tersebut telah disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus dengan taksiran nilai sisa Rp10.000 dan umur manfaat ekonomis 5 tahun.

 

diminta:

Buatlah ayat jurnal PT Kamboja untuk mencatat penjualan peralatan itu dalam empat situasi berikut ini. 

(a) Dijual seharga Rp56.000.000 pada tanggal 1 Januari 2018.

(b) Dijual seharga Rp56.000.000 pada tanggal 1 April 2018.

(c) dijual seharga Rp 22.000.000 pada tanggal 1 Januari 2018.

(d) Dijual seharga Rp22.000.000 pada tanggal 1 Oktober 2018.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

34

:

20

Klaim

1

1


Kevin L

Gold

30 Desember 2023 09:04

Pertanyaan ini berkaitan dengan topik akuntansi, khususnya pencatatan jurnal penjualan aset tetap. Dalam hal ini, aset tetap adalah peralatan yang dimiliki oleh PT Kamboja. Untuk mencatat penjualan aset tetap, kita perlu mengetahui nilai buku aset tersebut pada saat penjualan. Nilai buku aset dapat dihitung dengan rumus: Nilai Buku = Harga Beli - Akumulasi Penyusutan Dalam kasus ini, harga beli peralatan adalah Rp110.000, nilai sisa adalah Rp10.000, dan umur manfaat ekonomis adalah 5 tahun. Oleh karena itu, penyusutan per tahun adalah (Harga Beli - Nilai Sisa) / Umur Manfaat Ekonomis = (Rp110.000 - Rp10.000) / 5 = Rp20.000 per tahun. Penjelasan: 1. Hitung akumulasi penyusutan sampai tanggal penjualan. Untuk penjualan pada tahun 2018, akumulasi penyusutan adalah Rp20.000 x 7 tahun = Rp140.000. 2. Hitung nilai buku peralatan pada tanggal penjualan. Nilai Buku = Harga Beli - Akumulasi Penyusutan = Rp110.000 - Rp140.000 = -Rp30.000. 3. Catat penjualan peralatan dalam jurnal. Jika harga jual lebih tinggi dari nilai buku, maka perusahaan mengalami keuntungan. Sebaliknya, jika harga jual lebih rendah dari nilai buku, maka perusahaan mengalami kerugian. Kesimpulan: (a) Jika peralatan dijual seharga Rp56.000.000 pada tanggal 1 Januari 2018, maka jurnalnya adalah: Debit: Kas Rp56.000.000 Kredit: Peralatan Rp110.000 Kredit: Akumulasi Penyusutan Peralatan Rp140.000 Debit: Kerugian Penjualan Peralatan Rp30.000 Kredit: Keuntungan Penjualan Peralatan Rp56.000.000 - Rp30.000 = Rp55.970.000 Demikian pula untuk situasi (b), (c), dan (d), kita dapat mengikuti langkah-langkah yang sama untuk mencatat penjualan peralatan dalam jurnal.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Salah satu faktor penghambat perdagangan internasional adalah ....

44

5.0

Jawaban terverifikasi