Anonim N

17 September 2023 12:54

Anonim N

17 September 2023 12:54

Pertanyaan

Salah satu dampak penting yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia perihal program kebijakan pembangunan adalah berkembangnya sektor pendidikan. Ada 3 hal yang sangat identik dengan perkembangan sektor pendidikan zaman Orba. Pertama adanya pembangunan SD Inpres, kedua program wajib belajar dan ketiga pembentukan kelompok belajar (KEJAR). Analisislah mengapa Fokus pembangunan pendidikan saat itu adalah peningkatan secara kuantitatif, baru kemudian memperhatikan kualitas dan mutu pendidikan, dari hasil analisismu, buktikan juga apakah pada masa kepemimpinan Soeharto sektor pendidikan mengalami kemajuan ?

Salah satu dampak penting yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia perihal program kebijakan pembangunan adalah berkembangnya sektor pendidikan. Ada 3 hal yang sangat identik dengan perkembangan sektor pendidikan zaman Orba. Pertama adanya pembangunan SD Inpres, kedua program wajib belajar dan ketiga pembentukan kelompok belajar (KEJAR). Analisislah mengapa Fokus pembangunan pendidikan saat itu adalah peningkatan secara kuantitatif, baru kemudian memperhatikan kualitas dan mutu pendidikan, dari hasil analisismu, 
buktikan juga apakah pada masa kepemimpinan Soeharto sektor pendidikan mengalami kemajuan ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

02

:

24

:

55

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Rizki. R

17 September 2023 13:20

Jawaban terverifikasi

Hallo Kak Anonim, aku Rizki disini aku mau bantu jawab pertanyaan kakak. Jadi panduannya gini kak.. Pada masa pemerintahan Orde Baru (Orba) di bawah kepemimpinan Soeharto, fokus utama dalam pembangunan sektor pendidikan memang lebih pada peningkatan secara kuantitatif, yang tercermin melalui tiga hal yang Anda sebutkan: pembangunan SD Inpres, program wajib belajar, dan pembentukan kelompok belajar (KEJAR). Ini disebabkan oleh beberapa faktor: 1. Meningkatkan Akses: Salah satu prioritas utama adalah meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pembangunan SD Inpres dan program wajib belajar bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak di berbagai wilayah dapat mengakses pendidikan dasar. 2. Mengatasi Buta Aksara: Pembentukan kelompok belajar (KEJAR) merupakan upaya untuk mengatasi masalah buta aksara dan memberikan kesempatan belajar kepada mereka yang tidak memiliki pendidikan formal sebelumnya. 3. Statistik Kemajuan: Kuantitas pendidikan, seperti jumlah sekolah dan partisipasi siswa, sering digunakan sebagai ukuran kemajuan dalam statistik pembangunan. Pemerintahan Orba mungkin lebih menekankan statistik ini untuk memperlihatkan pencapaian dalam pendidikan. Namun, terdapat kritik bahwa fokus pada peningkatan kuantitas tidak selalu diikuti oleh peningkatan kualitas dan mutu pendidikan. Banyak institusi pendidikan saat itu mungkin mengalami kendala dalam penyediaan fasilitas, kualitas pengajaran, dan kurikulum yang relevan. Dalam retrospektif, beberapa indikator menunjukkan kemajuan, seperti tingkat partisipasi pendidikan dasar yang meningkat dan pengurangan tingkat buta aksara. Tetapi, evaluasi kualitas pendidikan dan persiapan siswa untuk menghadapi tantangan global mungkin tidak mencapai tingkat yang sama. Penting untuk diingat bahwa analisis dampak pembangunan pendidikan di era Orba harus mempertimbangkan berbagai aspek, baik positif maupun negatif, dan juga memperhitungkan perubahan dalam pendidikan Indonesia setelah periode tersebut. Semoga Membantu :)


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

36

5.0

Jawaban terverifikasi