Dany S

23 Desember 2021 17:15

Dany S

23 Desember 2021 17:15

Pertanyaan

Sebutkan 6 rukun iman beserta dalilnya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

00

:

45

:

26

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

D. Haryadhi

01 Januari 2022 07:15

Jawaban terverifikasi

Hai Dany, terima kasih sudah bertanya. Kaka bantu jawab ya Jawabannya adalah sebagai berikut : - Iman kepada Allah (Q.S. Al-Ikhlas : 1-4) - Iman kepada malaikat-malaikat Allah (Q.S. An-Nisa : 136) - Iman kepada kitab-kitab Allah (Q.S. Al-Hijr : 9) - Iman kepada rasul-rasul Allah (Q.S. An-Nahl : 36) - Iman kepada hari akhir atau hari kiamat (Q.S. Al-Anbiyaa : 47), dan - Iman kepada Qada dan Qadar/takdir (Q.S. Al-Hajj : 70). ------------------- Pembahasan : ------------------- Rukun iman sendiri berasal dari dua kata, yakni "rukun" yang berarti pilar atau tiang dan "iman" yang berarti kepercayaan. Artinya, rukun iman adalah pilar keimanan yang harus dimiliki oleh setiap muslim di seluruh dunia. Ada 6 rukun iman yang mesti kita tahu, pahami, dan amalkan : - Pertama, iman kepada Allah SWT (Q.S. Al-Ikhlas : 1-4) Mengimani bahwa satu-satunya Tuhan yang patut disembah hanya Allah SWT. Mengimani bahwa Allah yang telah menciptakan seluruh alam semesta dan segala isinya. - Kedua, iman kepada malaikat-malaikat Allah SWT (Q.S. An-Nisa : 136) Mengimani bahwa Allah menciptakan malaikat dari cahaya. Dari sekian banyaknya jumlah malaikat yang diciptakan Allah, ada 10 malaikat yang kita mesti tahu, yakni Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan. - Ketiga, iman kepada kitab-kitab Allah SWT (Q.S. Al-Hijr : 9) Mengimani bahwa Allah yang telah menurunkan kitab-kitab suci kepada Nabi dan Rasulullah sebagai pentunjuk hidup bagi umat manusia. Ada 4 kitab yang mesti kita imani, yakni kitab Zabur, Taurat, Injil, dan Al-Qur'an. Bagi muslim, kita diwajibkan untuk mengimani setiap ayat dalam Al-Qur'an. Lewat Al-Qur'an, kita mengetahui dasar-dasar dalam berperilaku di dunia sebaik-baiknya sebagai seorang muslim. - Keempat, iman kepada rasul-rasul Allah (Q.S. An-Nahl : 36) Mengimani bahwa Allah mengutus seseorang rasul yang diberi-Nya wahyu. Berbeda dengan nabi, wahyu yang diberi Allah kepada rasul diperintahkan untuk disebarkan kepada umat. Oleh karenanya, tidak semua nabi adalah rasul, tapi semua rasul sudah otomatis adalah seorang nabi. - Kelima, iman kepada hari akhir (Q.S. Al-Anbiyaa : 47) Mengimani bahwa hari akhir benarlah ada. Pada hari itu, seluruh amal kebaikan dan keburukan akan dihisab dan ditimbang dengan seadil-adilnya. Jika amalan baikmu lebih berat dari amalan burukmu, maka hadiah surga akan menanti. Namun jika sebaliknya, maka ganjaran nerakalah yang akan diberikan. - Keenam, iman kepada qada dan qadar/takdir (Q.S. Al-Hajj : 70) Mengimani bahwa Allah sudah menetapkan segala sesuatunya dalam kitab lauhul mahfudz, sebelum kejadiannya. Qada adalah hukum atau ketetapan. Sedangkan, qadar dalam bahasa diartikan sebagai takdir. Dengan mengimani qada dan qadar, manusia menjadi tidak sombong dan lupa diri bahwa dunia dan segala isinya hanyalah titipan Allah yang sementara. Jadi, jawabannya seperti yang sudah dipaparkan di atas. Semoga penjelasan di atas dapat dipahami ya. Semangat belajar ๐Ÿ’ช๐Ÿ˜Š


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Perang Uhud dimenangkan oleh kafir karena umat Islam ... A. bercerai-cerai B.berselisih C. berseteru D. bersekutu E. bergerombol

8

5.0

Jawaban terverifikasi