Ajeng T

25 September 2023 04:34

Ajeng T

25 September 2023 04:34

Pertanyaan

Sebutkan kebijakan- kebijakan apa saja pada perlawanan rakyat makassar terhadap VOC? tolong dibantu jawab sekarang ya kak

Sebutkan kebijakan- kebijakan apa saja pada perlawanan rakyat makassar terhadap VOC? 

tolong dibantu jawab sekarang ya kak

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

07

:

28

:

30

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Meikarlina S

Community

25 September 2023 06:04

Jawaban terverifikasi

<p>Perlawanan rakyat Makassar terhadap VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie atau Perusahaan Hindia Timur Belanda) pada abad ke-17 dipimpin oleh Sultan Hasanuddin dari Kerajaan Gowa. Beberapa kebijakan yang diambil dalam perlawanan ini meliputi:</p><p>1.&nbsp;Diplomasi dan Aliansi: Sultan Hasanuddin berusaha membangun aliansi dengan kekuatan lain yang juga berperang melawan VOC, seperti Kerajaan Banten dan Kerajaan Mataram. Dia juga mencoba membangun hubungan dengan bangsa lain seperti Inggris dan Perancis.</p><p>2.&nbsp;Modernisasi Militer: Sultan Hasanuddin mengadopsi teknologi militer modern, termasuk meriam dan senjata api, untuk melawan VOC. Dia juga melatih pasukannya dalam taktik perang modern.</p><p>3.&nbsp;Ekonomi dan Perdagangan: Sultan Hasanuddin berusaha mengendalikan perdagangan rempah-rempah, yang merupakan sumber kekayaan utama di wilayah tersebut dan objek utama kepentingan VOC. Dia juga mempromosikan perdagangan dengan negara lain untuk mengurangi ketergantungan pada Belanda.</p><p>4.&nbsp;Perlawanan Militer: Ketika semua upaya diplomasi dan ekonomi gagal, Sultan Hasanuddin memimpin pasukannya dalam pertempuran langsung melawan VOC. Meskipun akhirnya kalah, perlawanannya dihargai dan dia dihormati sebagai pahlawan nasional Indonesia.</p><p>5.&nbsp;Kebijakan dalam negeri: Sultan Hasanuddin juga mengambil langkah-langkah untuk memperkuat kerajaannya dari dalam, termasuk reformasi administrasi dan penguatan infrastruktur.</p>

Perlawanan rakyat Makassar terhadap VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie atau Perusahaan Hindia Timur Belanda) pada abad ke-17 dipimpin oleh Sultan Hasanuddin dari Kerajaan Gowa. Beberapa kebijakan yang diambil dalam perlawanan ini meliputi:

1. Diplomasi dan Aliansi: Sultan Hasanuddin berusaha membangun aliansi dengan kekuatan lain yang juga berperang melawan VOC, seperti Kerajaan Banten dan Kerajaan Mataram. Dia juga mencoba membangun hubungan dengan bangsa lain seperti Inggris dan Perancis.

2. Modernisasi Militer: Sultan Hasanuddin mengadopsi teknologi militer modern, termasuk meriam dan senjata api, untuk melawan VOC. Dia juga melatih pasukannya dalam taktik perang modern.

3. Ekonomi dan Perdagangan: Sultan Hasanuddin berusaha mengendalikan perdagangan rempah-rempah, yang merupakan sumber kekayaan utama di wilayah tersebut dan objek utama kepentingan VOC. Dia juga mempromosikan perdagangan dengan negara lain untuk mengurangi ketergantungan pada Belanda.

4. Perlawanan Militer: Ketika semua upaya diplomasi dan ekonomi gagal, Sultan Hasanuddin memimpin pasukannya dalam pertempuran langsung melawan VOC. Meskipun akhirnya kalah, perlawanannya dihargai dan dia dihormati sebagai pahlawan nasional Indonesia.

5. Kebijakan dalam negeri: Sultan Hasanuddin juga mengambil langkah-langkah untuk memperkuat kerajaannya dari dalam, termasuk reformasi administrasi dan penguatan infrastruktur.


Vincent M

Community

25 September 2023 11:24

Jawaban terverifikasi

<p>Perlawanan rakyat Makassar terhadap VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie atau Perusahaan Hindia Timur Bersatu) terjadi dalam berbagai bentuk dan melibatkan berbagai kebijakan. Berikut adalah beberapa kebijakan dan tindakan yang diambil selama perlawanan rakyat Makassar terhadap VOC:</p><p><strong>1. Perlawanan Militer:</strong></p><ul><li>Rakyat Makassar melancarkan perlawanan bersenjata terhadap pasukan VOC. Salah satu momen penting dalam perlawanan ini adalah Pemberontakan Makassar yang dipimpin oleh Sultan Hasanuddin pada awal abad ke-17. Perang ini berlangsung dari tahun 1666 hingga 1669 dan melibatkan pertempuran sengit antara pasukan Makassar dan VOC.</li></ul><p><strong>2. Strategi Guerrilla:</strong></p><ul><li>Rakyat Makassar menggunakan strategi gerilya untuk melawan pasukan VOC. Mereka seringkali menggunakan taktik-taktik hit-and-run untuk membingungkan dan melemahkan pasukan VOC.</li></ul><p><strong>3. Diplomasi dan Aliansi:</strong></p><ul><li>Rakyat Makassar mencoba menjalin aliansi dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara untuk melawan VOC. Mereka mencari dukungan dari kerajaan-kerajaan seperti Gowa, Bone, dan lainnya untuk menghadapi VOC secara bersama-sama.</li></ul><p><strong>4. Penggunaan Benteng dan Pertahanan Kota:</strong></p><ul><li>Makassar memiliki sistem pertahanan yang kuat, termasuk benteng-benteng yang kokoh. Rakyat Makassar menggunakan benteng-benteng ini untuk melindungi diri dari serangan VOC dan mempertahankan kemerdekaan mereka.</li></ul><p><strong>5. Ekonomi dan Boikot:</strong></p><ul><li>Rakyat Makassar mencoba menghambat ekonomi VOC dengan melakukan boikot terhadap produk-produknya. Mereka juga mencoba mengganggu perdagangan VOC dengan negara-negara lain di wilayah tersebut.</li></ul><p><strong>6. Propaganda dan Psikologi Perang:</strong></p><ul><li>Selain tindakan fisik, rakyat Makassar juga menggunakan propaganda dan psikologi perang untuk memotivasi pasukan mereka dan menggoyahkan semangat pasukan VOC. Ini termasuk pemakaian lambang-lambang perlawanan dan kisah-kisah heroik.</li></ul><p>Meskipun rakyat Makassar menunjukkan perlawanan gigih terhadap VOC, pada akhirnya VOC berhasil mengatasi perlawanan tersebut dan mengambil alih Makassar. Pemberontakan Makassar yang berlangsung selama tiga tahun (1666-1669) adalah salah satu momen kunci dalam konflik ini. Setelah kekalahan tersebut, VOC mendirikan kontrol penuh atas Makassar dan menjalankan pemerintahan kolonial di sana.</p>

Perlawanan rakyat Makassar terhadap VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie atau Perusahaan Hindia Timur Bersatu) terjadi dalam berbagai bentuk dan melibatkan berbagai kebijakan. Berikut adalah beberapa kebijakan dan tindakan yang diambil selama perlawanan rakyat Makassar terhadap VOC:

1. Perlawanan Militer:

  • Rakyat Makassar melancarkan perlawanan bersenjata terhadap pasukan VOC. Salah satu momen penting dalam perlawanan ini adalah Pemberontakan Makassar yang dipimpin oleh Sultan Hasanuddin pada awal abad ke-17. Perang ini berlangsung dari tahun 1666 hingga 1669 dan melibatkan pertempuran sengit antara pasukan Makassar dan VOC.

2. Strategi Guerrilla:

  • Rakyat Makassar menggunakan strategi gerilya untuk melawan pasukan VOC. Mereka seringkali menggunakan taktik-taktik hit-and-run untuk membingungkan dan melemahkan pasukan VOC.

3. Diplomasi dan Aliansi:

  • Rakyat Makassar mencoba menjalin aliansi dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara untuk melawan VOC. Mereka mencari dukungan dari kerajaan-kerajaan seperti Gowa, Bone, dan lainnya untuk menghadapi VOC secara bersama-sama.

4. Penggunaan Benteng dan Pertahanan Kota:

  • Makassar memiliki sistem pertahanan yang kuat, termasuk benteng-benteng yang kokoh. Rakyat Makassar menggunakan benteng-benteng ini untuk melindungi diri dari serangan VOC dan mempertahankan kemerdekaan mereka.

5. Ekonomi dan Boikot:

  • Rakyat Makassar mencoba menghambat ekonomi VOC dengan melakukan boikot terhadap produk-produknya. Mereka juga mencoba mengganggu perdagangan VOC dengan negara-negara lain di wilayah tersebut.

6. Propaganda dan Psikologi Perang:

  • Selain tindakan fisik, rakyat Makassar juga menggunakan propaganda dan psikologi perang untuk memotivasi pasukan mereka dan menggoyahkan semangat pasukan VOC. Ini termasuk pemakaian lambang-lambang perlawanan dan kisah-kisah heroik.

Meskipun rakyat Makassar menunjukkan perlawanan gigih terhadap VOC, pada akhirnya VOC berhasil mengatasi perlawanan tersebut dan mengambil alih Makassar. Pemberontakan Makassar yang berlangsung selama tiga tahun (1666-1669) adalah salah satu momen kunci dalam konflik ini. Setelah kekalahan tersebut, VOC mendirikan kontrol penuh atas Makassar dan menjalankan pemerintahan kolonial di sana.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

38

5.0

Jawaban terverifikasi