Pitaloka M

27 Agustus 2023 09:57

Pitaloka M

27 Agustus 2023 09:57

Pertanyaan

sebutkan teknologi arsitektur pada masa kerajaan hindu-buddha!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

42

:

47

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Vincent M

Community

27 Agustus 2023 10:06

Jawaban terverifikasi

Pada masa Kerajaan Hindu-Buddha di wilayah Nusantara (sekitar abad ke-4 hingga ke-15 M), terdapat beberapa teknologi arsitektur yang digunakan dalam pembangunan candi-candi dan kompleks istana. Beberapa teknologi tersebut meliputi: Stupa: Stupa adalah struktur berbentuk kubah yang menjadi pusat peribadatan Buddha. Stupa dibangun dengan menggunakan batu bata, kayu, dan bahan konstruksi lainnya. Beberapa stupa memiliki relief dan ukiran yang indah sebagai hiasan. Stupa-stupa ini memiliki peran penting dalam arsitektur Kerajaan Buddha, seperti candi Borobudur di Jawa Tengah. Candi: Candi-candi merupakan monumen agama yang dibangun dengan menggunakan batu bata dan batu alam. Teknologi arsitektur yang digunakan dalam pembangunan candi meliputi perencanaan struktur yang cermat, penggunaan ukiran, dan pengaturan batu-batu besar dengan presisi. Candi-candi seperti Prambanan di Jawa Tengah dan Candi Mendut adalah contoh dari arsitektur candi pada masa itu. Tumpukan Batu: Teknologi penggunaan tumpukan batu dengan presisi tinggi digunakan dalam pembangunan candi-candi seperti Borobudur dan Prambanan. Batu-batu diletakkan tanpa menggunakan adukan semen, tetapi dipasang dengan sangat rapi dan akurat sehingga bentuk bangunan tetap kuat dan kokoh. Ukiran: Ukiran-ukiran rumit digunakan sebagai hiasan pada berbagai struktur arsitektur, termasuk dinding candi, portal gerbang, dan relief-relief yang menceritakan kisah-kisah agama dan kehidupan sehari-hari. Penggunaan Air: Beberapa candi menggunakan teknologi pengaturan air seperti saluran air atau kolam sebagai bagian dari struktur dan upacara keagamaan. Contohnya adalah kompleks Candi Lara Jonggrang di Prambanan yang memiliki kolam-kolam dan saluran air. Sistem Drainase: Agar bangunan tetap awet dan terhindar dari kerusakan akibat kelembaban, sistem drainase seperti saluran air dan ventilasi diterapkan dalam konstruksi candi-candi. Pintu Gerbang: Pintu gerbang candi-candi sering kali memiliki struktur yang indah dengan ukiran-ukiran halus dan pintu-pintu besar yang diukir dengan rinci. Sistem Penyangga: Bangunan candi cenderung memiliki sistem penyangga yang kuat untuk menjaga stabilitasnya. Beberapa candi menggunakan sokoguru, yaitu sistem lapisan batu yang mengurangi be ban di bagian atas. Teknologi arsitektur ini mencerminkan kemajuan budaya, seni, dan pengetahuan masyarakat pada masa itu. Candinya juga mencerminkan pemahaman mereka tentang keagamaan dan kosmologi, serta kemampuan mereka dalam merancang dan membangun struktur yang kuat dan indah.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi