Valencia T

Ditanya 5 hari yang lalu

Valencia T

Ditanya 5 hari yang lalu

Pertanyaan

Tolong kaka di jawab

Tolong kaka di jawab 

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

48

:

05

Klaim

9

2


Aisyah A

Dijawab 3 hari yang lalu

<p><strong>1. Fungsi skimming/baca sekilas</strong></p><ul><li>Mengetahui gagasan utama suatu bacaan</li><li>Mendapat gambaran umum isi teks dg cepat</li><li>Menentukan informasi yang perlu dibca lebih dalam</li></ul><p><strong>2. Mendeteksi akurasi informasi</strong></p><ul><li>Memeriksa sumber informasi dan pastikan sumbernya bisa dipercaya</li><li>Bandingkan informasi dari sumber lain</li><li>Periksa data, fakta, tanggal, nama, angka</li><li>Bedakan fakta dan opini</li><li>Periksa bukti dari informasi yang didapat</li></ul><p><strong>3. Kalimat dg tanda petik tunggal</strong></p><ul><li>Ayah bertanya, “Apakah kamu mendengar suara <u>‘tok-tok’</u> tadi?”</li><li>Kata <u>‘literasi’</u> berarti kemampuan membaca dan menulis</li><li>Ibu berkata, “Adik sedang belajar arti kata<u> ‘rajin’</u>.”</li></ul><p><strong>4. Etika berdiskusi</strong></p><ul><li>Mendengarkan, menghargai pendapat orang lain</li><li>Tidak memotong pembicaraan</li><li>Menyampaikan pendapat dengan jelas dan sopan</li><li>Berbicara dengan fakta, data, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan&nbsp;</li><li>Fokus pada fopik yang dibahas</li></ul><p><strong>5. Macam-macam alur</strong></p><ul><li>Alur maju: cerita berlangsung secara berurutan dari awal, tengah, hingga akhir.</li><li>Alur mundur: cerita dimulai dari suatu peristiwa tertentu, kemudian menceritakan kejadian yang terjadi sebelumnya.</li><li>Alur campuran: menggabungkan alur maju dan alur mundur dalam satu cerita.</li></ul><p><strong>6. Langkah-langkah menulis teks deskripsi&nbsp;</strong></p><ul><li>Menentukan objek yang akan dideskripsikan.</li><li>Mengamati objek secara langsung atau melalui sumber yang sesuai.</li><li>Mencatat ciri-ciri dan informasi penting tentang objek.</li><li>Membuat kerangka tulisan.</li><li>Mengembangkan kerangka menjadi teks deskripsi yang jelas dan rinci.</li><li>Megoreksi teks, terutama dari segi isi, struktur, ejaan, dan bahasa.</li></ul><p><strong>7. Langkah-langkah membuat infografis&nbsp;</strong></p><ul><li>Menentukan topik atau tujuan infografis.</li><li>Mengumpulkan informasi dan data yang relevan.</li><li>Memeriksa kebenaran dan keakuratan data.</li><li>Menentukan informasi paling penting yang akan ditampilkan.</li><li>Membuat rancangan/layout infografis.</li><li>Memilih gambar, ikon, grafik, dan jenis huruf yang sesuai.</li><li>Menyusun informasi secara singkat, jelas, dan menarik.</li><li>Memeriksa kembali isi dan tampilan sebelum dipublikasikan.</li></ul><p><strong>SUMBER</strong></p><ul><li>Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EYD).</li><li>Pusat Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen. TKA Bahasa Indonesia.</li><li>Nofitria, Dawud, &amp; Susanto. “Pengembangan Model Pembelajaran Membaca Kritis Teks Argumentasi untuk Siswa Kelas X SMA/SMK.”</li><li>Karima, Retmaniar &amp; Ijah Rochimah. “Pengembangan Model Pembelajaran TPS-RI untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi.” Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 2025.</li></ul>

1. Fungsi skimming/baca sekilas

  • Mengetahui gagasan utama suatu bacaan
  • Mendapat gambaran umum isi teks dg cepat
  • Menentukan informasi yang perlu dibca lebih dalam

2. Mendeteksi akurasi informasi

  • Memeriksa sumber informasi dan pastikan sumbernya bisa dipercaya
  • Bandingkan informasi dari sumber lain
  • Periksa data, fakta, tanggal, nama, angka
  • Bedakan fakta dan opini
  • Periksa bukti dari informasi yang didapat

3. Kalimat dg tanda petik tunggal

  • Ayah bertanya, “Apakah kamu mendengar suara ‘tok-tok’ tadi?”
  • Kata ‘literasi’ berarti kemampuan membaca dan menulis
  • Ibu berkata, “Adik sedang belajar arti kata ‘rajin’.”

4. Etika berdiskusi

  • Mendengarkan, menghargai pendapat orang lain
  • Tidak memotong pembicaraan
  • Menyampaikan pendapat dengan jelas dan sopan
  • Berbicara dengan fakta, data, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan 
  • Fokus pada fopik yang dibahas

5. Macam-macam alur

  • Alur maju: cerita berlangsung secara berurutan dari awal, tengah, hingga akhir.
  • Alur mundur: cerita dimulai dari suatu peristiwa tertentu, kemudian menceritakan kejadian yang terjadi sebelumnya.
  • Alur campuran: menggabungkan alur maju dan alur mundur dalam satu cerita.

6. Langkah-langkah menulis teks deskripsi 

  • Menentukan objek yang akan dideskripsikan.
  • Mengamati objek secara langsung atau melalui sumber yang sesuai.
  • Mencatat ciri-ciri dan informasi penting tentang objek.
  • Membuat kerangka tulisan.
  • Mengembangkan kerangka menjadi teks deskripsi yang jelas dan rinci.
  • Megoreksi teks, terutama dari segi isi, struktur, ejaan, dan bahasa.

7. Langkah-langkah membuat infografis 

  • Menentukan topik atau tujuan infografis.
  • Mengumpulkan informasi dan data yang relevan.
  • Memeriksa kebenaran dan keakuratan data.
  • Menentukan informasi paling penting yang akan ditampilkan.
  • Membuat rancangan/layout infografis.
  • Memilih gambar, ikon, grafik, dan jenis huruf yang sesuai.
  • Menyusun informasi secara singkat, jelas, dan menarik.
  • Memeriksa kembali isi dan tampilan sebelum dipublikasikan.

SUMBER

  • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EYD).
  • Pusat Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen. TKA Bahasa Indonesia.
  • Nofitria, Dawud, & Susanto. “Pengembangan Model Pembelajaran Membaca Kritis Teks Argumentasi untuk Siswa Kelas X SMA/SMK.”
  • Karima, Retmaniar & Ijah Rochimah. “Pengembangan Model Pembelajaran TPS-RI untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi.” Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 2025.

Michelle M

Dijawab sehari yang lalu

<p>1. Fungsi Membaca Sekilas (Skimming)</p><p>A. Menemukan ide pokok atau gagasan utama dari sebuah teks secara cepat.</p><p>B. Mendapatkan gambaran umum tentang isi dan struktur buku atau artikel.&nbsp;</p><p>C. Menghemat waktu dalam menyaring informasi yang relevan dan tidak relevan.</p><p>&nbsp;</p><p>2. Cara Mendeteksi Akurasi Informasi Memeriksa kredibilitas sumber dengan memastikan penulis atau medianya tepercaya dan ahli di bidangnya.&nbsp;</p><p>A. Melakukan verifikasi silang dengan membandingkan informasi tersebut dengan beberapa sumber resmi atau media lain</p><p>B. Memeriksa tanggal publikasi untuk memastikan informasi tersebut masih mutakhir (up-to-date).</p><p>C. Membedakan fakta dan opini melalui analisis gaya bahasa dan bukti objektif yang disajikan.</p><p>&nbsp;</p><p>3. Contoh Kalimat Menggunakan Tanda Petik Tunggal ('...')</p><p>Tanya Dia, "Kau dengar bunyi 'ngiang' di luar rumah tadi?" (Mengapit bunyi atau kata tertentu)</p><p>Kita harus waspada terhadap taktik 'cuci otak' yang dilakukan kelompok itu. (Mengapit makna khusus atau istilah ilmiah)</p><p>"Kudengar teriak 'tolong' dari dalam sumur," kata Andi. (Mengapit petikan yang terdapat dalam petikan lain)</p><p>&nbsp;</p><p>4. Etika dalam Melakukan Diskusi&nbsp;</p><p>A. Menghargai pendapat orang lain meskipun berbeda dengan pandangan pribadi.&nbsp;</p><p>B. Berbicara secara sopan, jelas, dan tidak memotong pembicaraan orang lain yang sedang menjelaskan.</p><p>C. Menyampaikan kritik secara objektif yang fokus pada argumen atau data, bukan menyerang pribadi (ad hominem).</p><p>D. Mendengarkan dengan aktif agar dapat memahami poin diskusi secara menyeluruh sebelum menanggapi.</p><p>&nbsp;</p><p>5. Macam-Macam Alur dalam Cerita</p><p>a. Alur Maju (Progresif)Pengertian: Rangkaian peristiwa yang berjalan secara teratur dan berurutan dari awal (pengenalan), tengah (konflik), hingga akhir (penyelesaian). Contoh: Cerita tentang seorang anak kecil yang tumbuh menjadi dewasa, lalu menua dan menghadapi berbagai masalah hidup seiring waktu.&nbsp;</p><p>b. Alur Mundur (Regresif / Flashback)Pengertian: Rangkaian peristiwa yang menceritakan masa lalu atau dimulai dari penyelesaian/konflik terlebih dahulu.Ciri khas: Menggunakan teknik sorot balik atau kilas balik (flashback) ke masa lampau untuk menjelaskan kejadian saat ini.Contoh: Cerita dibuka dengan kondisi tokoh yang sudah tua atau berada di pengadilan, lalu menceritakan kesalahan di masa mudanya.&nbsp;</p><p>c. Alur Campuran (Maju-Mundur)Pengertian: Gabungan antara alur maju dan alur mundur dalam satu cerita. Ciri khas: Cerita berjalan maju, tetapi sering diselingi dengan kilas balik ke masa lalu, atau dimulai dari tengah/klimaks lalu melompat ke masa depan dan masa lalu. Contoh: Novel atau film misteri yang menceritakan investigasi saat ini, lalu menyelipkan adegan kilas balik penyebab kejahatan di masa lalu.</p><p>&nbsp;</p><p>6. Langkah-Langkah Menulis Teks DeskripsiMenentukan</p><p>&nbsp;1) objek atau topik yang akan dideskripsikan (misal: tempat, orang, atau benda).</p><p>2) Menentukan tujuan penulisan teks deskripsi tersebut.</p><p>3) Mengumpulkan data dan informasi melalui pengamatan langsung atau riset mengenai objek.</p><p>4) Membuat kerangka tulisan untuk menyusun urutan bagian yang akan dideskripsikan.</p><p>5) Mengembangkan kerangka menjadi teks deskripsi yang utuh dengan menggunakan kata-kata yang melibatkan pancaindra.</p><p>&nbsp;</p><p>7. Langkah-Langkah Membuat Infografik</p><p>1) Menentukan topik dan audiens sasaran agar penyampaian pesan tepat sasaran.</p><p>2) Mengumpulkan data dan menyaring informasi penting yang akan ditampilkan (buat teks seringkas mungkin).</p><p>3) Membuat struktur/layout kasar (wireframe) untuk mengatur posisi teks dan elemen visual.</p><p>4) Memilih elemen visual seperti ikon, warna, grafik, dan jenis huruf yang menarik serta mudah dibaca.</p><p>5)Melakukan penyuntingan ulang untuk memastikan visual seimbang dan informasi mudah dipahami.</p>

1. Fungsi Membaca Sekilas (Skimming)

A. Menemukan ide pokok atau gagasan utama dari sebuah teks secara cepat.

B. Mendapatkan gambaran umum tentang isi dan struktur buku atau artikel. 

C. Menghemat waktu dalam menyaring informasi yang relevan dan tidak relevan.

 

2. Cara Mendeteksi Akurasi Informasi Memeriksa kredibilitas sumber dengan memastikan penulis atau medianya tepercaya dan ahli di bidangnya. 

A. Melakukan verifikasi silang dengan membandingkan informasi tersebut dengan beberapa sumber resmi atau media lain

B. Memeriksa tanggal publikasi untuk memastikan informasi tersebut masih mutakhir (up-to-date).

C. Membedakan fakta dan opini melalui analisis gaya bahasa dan bukti objektif yang disajikan.

 

3. Contoh Kalimat Menggunakan Tanda Petik Tunggal ('...')

Tanya Dia, "Kau dengar bunyi 'ngiang' di luar rumah tadi?" (Mengapit bunyi atau kata tertentu)

Kita harus waspada terhadap taktik 'cuci otak' yang dilakukan kelompok itu. (Mengapit makna khusus atau istilah ilmiah)

"Kudengar teriak 'tolong' dari dalam sumur," kata Andi. (Mengapit petikan yang terdapat dalam petikan lain)

 

4. Etika dalam Melakukan Diskusi 

A. Menghargai pendapat orang lain meskipun berbeda dengan pandangan pribadi. 

B. Berbicara secara sopan, jelas, dan tidak memotong pembicaraan orang lain yang sedang menjelaskan.

C. Menyampaikan kritik secara objektif yang fokus pada argumen atau data, bukan menyerang pribadi (ad hominem).

D. Mendengarkan dengan aktif agar dapat memahami poin diskusi secara menyeluruh sebelum menanggapi.

 

5. Macam-Macam Alur dalam Cerita

a. Alur Maju (Progresif)Pengertian: Rangkaian peristiwa yang berjalan secara teratur dan berurutan dari awal (pengenalan), tengah (konflik), hingga akhir (penyelesaian). Contoh: Cerita tentang seorang anak kecil yang tumbuh menjadi dewasa, lalu menua dan menghadapi berbagai masalah hidup seiring waktu. 

b. Alur Mundur (Regresif / Flashback)Pengertian: Rangkaian peristiwa yang menceritakan masa lalu atau dimulai dari penyelesaian/konflik terlebih dahulu.Ciri khas: Menggunakan teknik sorot balik atau kilas balik (flashback) ke masa lampau untuk menjelaskan kejadian saat ini.Contoh: Cerita dibuka dengan kondisi tokoh yang sudah tua atau berada di pengadilan, lalu menceritakan kesalahan di masa mudanya. 

c. Alur Campuran (Maju-Mundur)Pengertian: Gabungan antara alur maju dan alur mundur dalam satu cerita. Ciri khas: Cerita berjalan maju, tetapi sering diselingi dengan kilas balik ke masa lalu, atau dimulai dari tengah/klimaks lalu melompat ke masa depan dan masa lalu. Contoh: Novel atau film misteri yang menceritakan investigasi saat ini, lalu menyelipkan adegan kilas balik penyebab kejahatan di masa lalu.

 

6. Langkah-Langkah Menulis Teks DeskripsiMenentukan

 1) objek atau topik yang akan dideskripsikan (misal: tempat, orang, atau benda).

2) Menentukan tujuan penulisan teks deskripsi tersebut.

3) Mengumpulkan data dan informasi melalui pengamatan langsung atau riset mengenai objek.

4) Membuat kerangka tulisan untuk menyusun urutan bagian yang akan dideskripsikan.

5) Mengembangkan kerangka menjadi teks deskripsi yang utuh dengan menggunakan kata-kata yang melibatkan pancaindra.

 

7. Langkah-Langkah Membuat Infografik

1) Menentukan topik dan audiens sasaran agar penyampaian pesan tepat sasaran.

2) Mengumpulkan data dan menyaring informasi penting yang akan ditampilkan (buat teks seringkas mungkin).

3) Membuat struktur/layout kasar (wireframe) untuk mengatur posisi teks dan elemen visual.

4) Memilih elemen visual seperti ikon, warna, grafik, dan jenis huruf yang menarik serta mudah dibaca.

5)Melakukan penyuntingan ulang untuk memastikan visual seimbang dan informasi mudah dipahami.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

tolong jawab pls

20

3.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

25

0.0

Jawaban terverifikasi