Amelia N

09 Maret 2024 01:53

Amelia N

09 Maret 2024 01:53

Pertanyaan

TOLONG SEGERA DIJWAB DL JAM 21:00 1. Jelaskan contoh kasus spionase yang pernah dialami Indonesia! 2. Pasar dalam negeri akan dibanjiri produk luar seiring terjadinya globalisasi ekobomi. Produk dalam negeri tidak akan tersisih jika mampu bersaing dengan produk luar. Jelaskan strategi yang dpt dilakukan pelaku usah agar produknya tidak kalah saing dengan produk luar! 3. Jelaskan strategi yang dapat dilakukan masyarakat untuk menangkal kebudayaan dari luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa 4. Perhatikan berita berikut! Peretasan berulang terhadap situs Sekretariat Kabinet merupakan puncak gunung es dari serangan terhadap laman daring lembaga negara. Sistem keamanan yang relatif lemah membuat situs web pemerintah, baik pusat maupun daerah menjadi sasaran empuk para peretas. Selebihnya terjadi antara lain pada kelompok laman Arsip Nasional RI, Bappenas, DPR, BPK, BKN, Kementerian perindustrian, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertanian. Analisislah bidang ancaman dan bentuk ancaman berdasarkan berita di atas!

TOLONG SEGERA DIJWAB DL JAM 21:00
1. Jelaskan contoh kasus spionase yang pernah dialami Indonesia!
2. Pasar dalam negeri akan dibanjiri produk luar seiring terjadinya globalisasi ekobomi. Produk dalam negeri tidak akan tersisih jika mampu bersaing dengan produk luar. Jelaskan strategi yang dpt dilakukan pelaku usah agar produknya tidak kalah saing dengan produk luar!
3.  Jelaskan strategi yang dapat dilakukan masyarakat untuk menangkal kebudayaan dari luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa
4. Perhatikan berita berikut!
Peretasan berulang terhadap situs Sekretariat Kabinet merupakan puncak gunung es dari serangan terhadap laman daring lembaga negara. Sistem keamanan yang relatif lemah membuat situs web pemerintah, baik pusat maupun daerah menjadi sasaran empuk para peretas. 
Selebihnya terjadi antara lain  pada kelompok laman Arsip Nasional RI, Bappenas, DPR, BPK, BKN, Kementerian perindustrian, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertanian.
Analisislah bidang ancaman dan bentuk ancaman berdasarkan berita di atas!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

26

:

42

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Salsabila M

Community

11 Maret 2024 06:38

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Contoh Kasus Spionase di Indonesia:</strong> Salah satu contoh kasus spionase yang pernah dialami Indonesia adalah kasus penyadapan yang terungkap pada tahun 2013. Pada saat itu, Indonesia mengecam praktik penyadapan oleh Badan Keamanan Australia (ASIO) dan Australian Signals Directorate (ASD) terhadap sejumlah pejabat pemerintah Indonesia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istri keduanya. Kasus ini menciptakan ketegangan diplomatik antara Indonesia dan Australia.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Strategi Pelaku Usaha agar Produk Tidak Kehilangan Saing:</strong> Untuk menjaga agar produk dalam negeri tidak kehilangan daya saing dengan produk luar, pelaku usaha dapat menerapkan beberapa strategi, antara lain:</p><ul><li><strong>Inovasi Produk:</strong> Terus meningkatkan kualitas dan fitur produk untuk memenuhi atau bahkan melampaui harapan konsumen.</li><li><strong>Pemasaran yang Efektif:</strong> Menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap produk dalam negeri.</li><li><strong>Kolaborasi Industri:</strong> Kerjasama antar pelaku industri untuk meningkatkan daya saing bersama dan berbagi sumber daya.</li><li><strong>Sertifikasi dan Standarisasi:</strong> Memastikan produk memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.</li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>Strategi Masyarakat Menangkal Kebudayaan Asing:</strong> Untuk menangkal kebudayaan dari luar yang dianggap tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, masyarakat dapat melakukan strategi berikut:</p><ul><li><strong>Penguatan Pendidikan Karakter:</strong> Memperkuat pendidikan karakter di sekolah untuk memupuk nilai-nilai lokal dan nasional.</li><li><strong>Promosi Budaya Lokal:</strong> Mendorong promosi dan apresiasi terhadap seni, budaya, dan tradisi lokal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keunikan budaya mereka sendiri.</li><li><strong>Keterlibatan Aktif:</strong> Mengajak masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal.</li><li><strong>Pengawasan Media:</strong> Memantau dan mengawasi media massa untuk mencegah penyebaran nilai-nilai asing yang dianggap merusak atau tidak sesuai.</li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>Analisis Ancaman dan Bentuk Ancaman pada Berita:</strong></p><ul><li><strong>Bidang Ancaman:</strong> Keamanan Siber</li><li><strong>Bentuk Ancaman:</strong><ul><li><strong>Peretasan (Hacking):</strong> Ancaman terhadap keamanan informasi dan data di situs-situs lembaga negara.</li><li><strong>Kerentanan Sistem Keamanan:</strong> Kelemahan dalam sistem keamanan membuat situs-situs pemerintah rentan terhadap serangan peretas.</li><li><strong>Pencurian Informasi:</strong> Ancaman terhadap kerahasiaan data dan informasi yang dimiliki oleh lembaga-lembaga pemerintah.</li></ul></li></ul><p><br>&nbsp;</p>

Contoh Kasus Spionase di Indonesia: Salah satu contoh kasus spionase yang pernah dialami Indonesia adalah kasus penyadapan yang terungkap pada tahun 2013. Pada saat itu, Indonesia mengecam praktik penyadapan oleh Badan Keamanan Australia (ASIO) dan Australian Signals Directorate (ASD) terhadap sejumlah pejabat pemerintah Indonesia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istri keduanya. Kasus ini menciptakan ketegangan diplomatik antara Indonesia dan Australia.

 

Strategi Pelaku Usaha agar Produk Tidak Kehilangan Saing: Untuk menjaga agar produk dalam negeri tidak kehilangan daya saing dengan produk luar, pelaku usaha dapat menerapkan beberapa strategi, antara lain:

  • Inovasi Produk: Terus meningkatkan kualitas dan fitur produk untuk memenuhi atau bahkan melampaui harapan konsumen.
  • Pemasaran yang Efektif: Menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap produk dalam negeri.
  • Kolaborasi Industri: Kerjasama antar pelaku industri untuk meningkatkan daya saing bersama dan berbagi sumber daya.
  • Sertifikasi dan Standarisasi: Memastikan produk memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

 

Strategi Masyarakat Menangkal Kebudayaan Asing: Untuk menangkal kebudayaan dari luar yang dianggap tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, masyarakat dapat melakukan strategi berikut:

  • Penguatan Pendidikan Karakter: Memperkuat pendidikan karakter di sekolah untuk memupuk nilai-nilai lokal dan nasional.
  • Promosi Budaya Lokal: Mendorong promosi dan apresiasi terhadap seni, budaya, dan tradisi lokal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keunikan budaya mereka sendiri.
  • Keterlibatan Aktif: Mengajak masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal.
  • Pengawasan Media: Memantau dan mengawasi media massa untuk mencegah penyebaran nilai-nilai asing yang dianggap merusak atau tidak sesuai.

 

Analisis Ancaman dan Bentuk Ancaman pada Berita:

  • Bidang Ancaman: Keamanan Siber
  • Bentuk Ancaman:
    • Peretasan (Hacking): Ancaman terhadap keamanan informasi dan data di situs-situs lembaga negara.
    • Kerentanan Sistem Keamanan: Kelemahan dalam sistem keamanan membuat situs-situs pemerintah rentan terhadap serangan peretas.
    • Pencurian Informasi: Ancaman terhadap kerahasiaan data dan informasi yang dimiliki oleh lembaga-lembaga pemerintah.


 


Nanda R

Community

28 April 2024 13:05

Jawaban terverifikasi

<p>1. Contoh kasus spionase yang pernah dialami Indonesia adalah kasus spionase yang melibatkan Australia pada tahun 2013. Kasus ini terungkap ketika dokumen rahasia dari Badan Intelijen Australia (ASIS) bocor ke media, yang menyatakan bahwa Australia telah melakukan penyadapan terhadap pejabat-pejabat senior Indonesia, termasuk Presiden dan Ibu Negara saat itu. Hal ini menimbulkan ketegangan diplomatik antara kedua negara.</p><p>2. Strategi yang dapat dilakukan pelaku usaha agar produknya tidak kalah saing dengan produk luar adalah:</p><ul><li>Meningkatkan kualitas produk dan layanan agar dapat bersaing dengan standar internasional.</li><li>Memperkuat branding dan identitas produk lokal untuk menarik minat konsumen.</li><li>Mengembangkan inovasi dan teknologi baru yang dapat memberikan keunggulan kompetitif.</li><li>Meningkatkan efisiensi produksi untuk menurunkan biaya dan harga produk.</li><li>Mempromosikan keberlanjutan dan keadilan dalam rantai pasok produk agar dapat memikat konsumen yang peduli akan masalah lingkungan dan sosial.</li></ul><p>3. Strategi yang dapat dilakukan masyarakat untuk menangkal kebudayaan dari luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa adalah:</p><ul><li>Meningkatkan kesadaran akan identitas budaya dan nilai-nilai tradisional bangsa.</li><li>Memperkuat pendidikan dan pengajaran tentang sejarah dan budaya lokal di sekolah.</li><li>Mempromosikan seni, budaya, dan tradisi lokal melalui festival, pertunjukan, dan acara komunitas.</li><li>Mendukung produksi dan konsumsi produk lokal untuk mempertahankan keberagaman budaya.</li><li>Mengembangkan kampanye kesadaran publik tentang pentingnya menjaga keanekaragaman budaya dan identitas nasional.</li></ul><p>4. Bidang ancaman: Keamanan Siber Bentuk ancaman: Serangan atau peretasan terhadap situs web pemerintah dan lembaga negara merupakan bentuk ancaman dalam bidang keamanan siber. Serangan tersebut dapat menyebabkan gangguan pada layanan publik, pencurian data sensitif, atau bahkan sabotase terhadap sistem pemerintah, yang semuanya dapat mengganggu stabilitas dan keamanan negara.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

1. Contoh kasus spionase yang pernah dialami Indonesia adalah kasus spionase yang melibatkan Australia pada tahun 2013. Kasus ini terungkap ketika dokumen rahasia dari Badan Intelijen Australia (ASIS) bocor ke media, yang menyatakan bahwa Australia telah melakukan penyadapan terhadap pejabat-pejabat senior Indonesia, termasuk Presiden dan Ibu Negara saat itu. Hal ini menimbulkan ketegangan diplomatik antara kedua negara.

2. Strategi yang dapat dilakukan pelaku usaha agar produknya tidak kalah saing dengan produk luar adalah:

  • Meningkatkan kualitas produk dan layanan agar dapat bersaing dengan standar internasional.
  • Memperkuat branding dan identitas produk lokal untuk menarik minat konsumen.
  • Mengembangkan inovasi dan teknologi baru yang dapat memberikan keunggulan kompetitif.
  • Meningkatkan efisiensi produksi untuk menurunkan biaya dan harga produk.
  • Mempromosikan keberlanjutan dan keadilan dalam rantai pasok produk agar dapat memikat konsumen yang peduli akan masalah lingkungan dan sosial.

3. Strategi yang dapat dilakukan masyarakat untuk menangkal kebudayaan dari luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa adalah:

  • Meningkatkan kesadaran akan identitas budaya dan nilai-nilai tradisional bangsa.
  • Memperkuat pendidikan dan pengajaran tentang sejarah dan budaya lokal di sekolah.
  • Mempromosikan seni, budaya, dan tradisi lokal melalui festival, pertunjukan, dan acara komunitas.
  • Mendukung produksi dan konsumsi produk lokal untuk mempertahankan keberagaman budaya.
  • Mengembangkan kampanye kesadaran publik tentang pentingnya menjaga keanekaragaman budaya dan identitas nasional.

4. Bidang ancaman: Keamanan Siber Bentuk ancaman: Serangan atau peretasan terhadap situs web pemerintah dan lembaga negara merupakan bentuk ancaman dalam bidang keamanan siber. Serangan tersebut dapat menyebabkan gangguan pada layanan publik, pencurian data sensitif, atau bahkan sabotase terhadap sistem pemerintah, yang semuanya dapat mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

 

 

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Budi memulai suatu usaha dagang (UD) dengan nama "Maju Jaya". Usaha yang Budi jalankan merupakan usaha dagang yang menjual satu produk saja dan diproduksi oleh Budi sendiri bersama karyawannya. Selama satu bulan Budi sudah menjalankan usahanya tersebut, akan tetapi Budi masih bingung apakah usahanya sudah mendapatkan laba atau rugi. UD Maju Jaya Budi mempunyai data sebagai berikut: 1.Biaya-biaya yang terjadi selama satu bulan meliputi: • Biaya penyusutan mobil Pick-up sebesar Rp 15.000.000,- • Biaya gaji mandor sebesar Rp 10.000.000,- • Biaya asuransi kesehatan untuk semua karyawannya sebesar Rp 10.000.000,- • Biaya bahan baku per-unit nya sebesar Rp 35.000,- dan biaya bahan penolong nya sebesar Rp 10.000 per-unit nya. • Biaya listrik &amp; air sebesar Rp 15.000.000,- • Biaya gaji buruh pabrik (tenaga kerja langsung) sebesar Rp 15.000,- untuk tiap unit yang bisa diselesaikan. • Biaya gaji pegawai kantor sebesar Rp 5.000.000,- • Biaya sewa pabrik yang digunakan untuk memproduksi adalah sebesar Rp 30.000.000,- 2. Harga jual produknya adalah Rp 100.000 untuk tiap unit nya. 3. Produk yang bisa dihasilkan dalam sebulan tersebut adalah 1.000 unit Pertanyaannya: 1) Bagaimana cara menghitung unit yang harus dijual dan omset rupiah yang harus dihasilkan agar Budi bisa tahu pada angka berapa UD Maju Jaya dalam keadaan tidak untung dan tidak rugi? 2) Dan jika Budi sebagai pemilik menginginkan untung sebesar Rp 50.000.000,- berapa unit kah produk yang harus dijual? minta tolong yaa kak🙏🏻🙏🏻

11

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

14

0.0

Jawaban terverifikasi

Kerusakan Situs Gunung Padang Akibat Gempa Cianjur Kepala Berita: Gunung Padang yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat, mengalami kerusakan. Gunung Padang turut terdampak gempa bumi. Tubuh Berita: Dilansir detikJabar, Sabtu (26/11/2022), Koordinator Juru Pelihara Situs Gunung Padang, Nanang Sukmana, menjelaskan kerusakan Gunung Padang di bagian tourist information center (TIC), plafon TIC roboh akibat gempa. "Jadi yang rusak kantor TIC, itu pun hanya plafonnya yang jatuh. Kalau situs utamanya aman, tidak ada kerusakan apa pun," ucap Nanang, Sabtu (26/11/2022). Menurutnya, aktivitas wisata di Gunung Padang saat ini masih berjalan. Wisatawan dari luar daerah pun masih banyak yang berdatangan untuk melihat kemegahan struktur bangunan peninggalan leluhur itu. "Yang berkunjung masih banyak, terutama rombongan pelajar. Tapi tidak sebanyak sebelumnya, karena Cianjur masih berduka pascagempa," jelasnya. Ekor Berita: Gunung Padang merupakan situs megalitikum yang dibangun pada 5200 sebelum Masehi (SM). Situs dengan luas 291.800 meter persegi itu berlokasi di Kampung Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Gunung Padang juga ternyata mengarah ke Gunung Gede Pangrango di sebelah utara. Bahkan perhitungan arahnya sangat tepat, di mana Gunung Gede sebenarnya tidak persis berada di nol derajat arah utara, dan Gunung Padang sengaja dirahakan sesuai garis lurus dengan Gunung Gede Pangrango. Situs Gunung Padang dibuat menggunakan bebatuan kekar kolom (coloumnar joint) dengan bentuk persegi lima memanjang disusun dan bukan terbentuk secara alami. Carilah ciri kebahasaan dalam teks berita tersebut!!

9

0.0

Jawaban terverifikasi