a. Menentukan tekanan parsial N2O5(g) di awal reaksi
Diketahui:
- Massa N2O5 awal = 1,00 gram
- Volume wadah = 15 liter
- Suhu = 65°C = 338 K
Langkah-langkah:
1. Menghitung jumlah mol N2O5 awal:
Massa N2O5 = 1,00 gram
Massa molar N2O5 = 108,01 g/mol
Jumlah mol N2O5 = 1,00 g / 108,01 g/mol = 0,00926 mol
2. Menghitung tekanan parsial N2O5 menggunakan persamaan gas ideal:
PV = nRT
P = (n × R × T) / V
P = (0,00926 mol × 0,0821 L·atm/mol·K × 338 K) / 15 L
P = 0,120 atm
3. Mengkonversi tekanan dari atm ke mmHg:
1 atm = 760 mmHg
P = 0,120 atm × (760 mmHg/atm) = 91,2 mmHg
Jadi, tekanan parsial N2O5(g) di awal reaksi adalah 91,2 mmHg.
b. Menentukan tekanan parsial N2O5(g) setelah reaksi berlangsung selama 2,38 menit
Diketahui:
- Waktu paruh (t1/2) = 2,38 menit
- Jumlah mol N2O5 awal = 0,00926 mol
Langkah-langkah:
1. Menghitung jumlah mol N2O5 yang tersisa setelah 2,38 menit:
Karena reaksi orde satu, konsentrasi berkurang menjadi setengahnya setiap waktu paruh.
Setelah 1 waktu paruh (2,38 menit), jumlah mol N2O5 menjadi setengahnya, yaitu 0,00926 mol / 2 = 0,00463 mol.
2. Menghitung tekanan parsial N2O5 setelah 2,38 menit:
Menggunakan persamaan gas ideal:
P = (n × R × T) / V
P = (0,00463 mol × 0,0821 L·atm/mol·K × 338 K) / 15 L
P = 0,0600 atm
3. Mengkonversi tekanan dari atm ke mmHg:
P = 0,0600 atm × (760 mmHg/atm) = 45,6 mmHg
Jadi, tekanan parsial N2O5(g) setelah reaksi berlangsung selama 2,38 menit adalah 45,6 mmHg.
c. Menentukan tekanan total gas-gas dalam wadah setelah reaksi berlangsung selama 2,38 menit
Diketahui:
- Jumlah mol N2O5 tersisa = 0,00463 mol
- Jumlah mol NO2 terbentuk = 2 × 0,00463 mol = 0,00926 mol
- Jumlah mol O2 terbentuk = 0,5 × 0,00463 mol = 0,00231 mol
Langkah-langkah:
1. Menghitung jumlah total mol gas dalam wadah:
Total mol gas = mol N2O5 + mol NO2 + mol O2
Total mol gas = 0,00463 mol + 0,00926 mol + 0,00231 mol = 0,0162
2. Menghitung tekanan total menggunakan persamaan gas ideal:
P = (n × R × T) / V
P = (0,0162 mol × 0,0821 L·atm/mol·K × 338 K) / 15 L
P = 0,0450 atm
3. Mengkonversi tekanan dari atm ke mmHg:
P = 0,0450 atm × (760 mmHg/atm) = 34,2 mmHg
Jadi, tekanan total gas-gas dalam wadah setelah reaksi berlangsung selama 2,38 menit adalah 34,2 mmHg.
Rangkuman:
a. Tekanan parsial N2O5(g) di awal reaksi = 91,2 mmHg
b. Tekanan parsial N2O5(g) setelah 2,38 menit = 45,6 mmHg
c. Tekanan total gas-gas dalam wadah setelah 2,38 menit = 34,2 mmHg
Penjelasan:
1. Untuk menghitung tekanan parsial N2O5 di awal reaksi, kita menggunakan persamaan gas ideal dengan jumlah mol N2O5 awal.
2. Untuk menghitung tekanan parsial N2O5 setelah 2,38 menit, kita menggunakan konsep waktu paruh untuk menentukan jumlah mol N2O5 yang tersisa, lalu menghitung tekanannya menggunakan persamaan gas ideal.
3. Untuk menghitung tekanan total setelah 2,38 menit, kita menghitung jumlah mol total gas (N2O5, NO2, O2) dan menggunakan persamaan gas ideal untuk menentukan tekanan total.
· 0.0 (0)
Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!
Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!