Muhammad M
01 November 2022 18:18
Muhammad M
01 November 2022 18:18
Pertanyaan
1
1
A. Selvi
Mahasiswa/Alumni Politeknik Negeri Ujung Pandang
03 Desember 2022 10:16
Terdapat 10 prinsip dasar akuntansi, yaitu:
1. Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle)
Prinsip ini mengharuskan untuk melakukan pencatatan terhadap biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan suatu barang.
2. Prinsip Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition Principle)
Pendapatan adalah aliran harta yang masuk (aktiva) yang didapat dari penyerahan barang/jasa. Aliran yang terjadi akibat transaksi unit usaha tersebut, dihitung pada suatu periode tertentu.
3. Prinsip Mencocokkan (Matching Principle)
Prinsip dasar akuntansi ini berkaitan dengan prinsip kedua yakni mempertemukan pendapatan. Pendapatan tersebut dicocokkan dengan biaya yang harus dikeluarkan saat bertransaksi.
4. Prinsip Konsistensi (Consistency Principle)
Hal penting yang harus diterapkan dalam membuat laporan keuangan yakni konsistensi, yakni dalam hal metode dan standar yang digunakan dalam proses akuntansi. Metode dan standar yang digunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara konsisten.
5. Prinsip Pengungkapan Secara Lengkap (Full Disclosure)
Prinsip ini mengharuskan penyajian informasi di laporan keuangan secara lengkap.
6. Prinsip Entitas Ekonomi (Economic Entity Principle)
Prinsip entitas ekonomi adalah sistem informasi ekonomi dari suatu perusahaan, harus berdiri sendiri. Yakni perusahaan tidak boleh mencampurkan laporan keuangan akuntansi antara perusahaan dengan pribadi maupun pihak lain.
7. Prinsip Periode Akuntansi
Untuk membuat laporan keuangan yang rapi, diperlukan juga pembatas penghitungan yakni berupa jangka waktu aktivitas akuntansi. Jangka waktu pelaporan keuangan perusahaan harus dibatasi oleh periode tertentu.
8. Prinsip Satuan Moneter
Yakni segala bentuk pencatatan transaksi harus dinyatakan dalam bentuk satuan mata uang.
9. Prinsip Kesinambungan Usaha (Going Concern)
Prinsip ini menganggap bahwa sebuah usaha ekonomi akan terus berjalan secara berkesinambungan, kecuali ada peristiwa khusus yang bisa menghentikannya.
10. Prinsip Materialitas
Yakni mengakui adanya pengukuran dan pencatatan akuntansi secara material atau bernilai. Artinya, suatu informasi akuntansi punya nominal dan bisa dijual.
Adapun bidang dalam akuntansi, yaitu:
1. Akuntansi Keuangan (financial accounting)
Bidang ini berhubungan dengan pencatatan transaksi keuangan perusahaan seperti utang, perubahan asset, atau modal.
2. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
Bidang ini secara khusus membantu pihak internal perusahaan dalam menentukan kebijakan. Akuntansi manajemen memberikan data real kepada pihak manajemen sebagai bahan pembahasan untuk menentukan arah kebijakan perusahaan, terutama untuk hal yang menyangkut finansial.
3. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
Bidang ini menekankan pada analisis, perencanaan, penetapan, serta pengendalian biaya produksi suatu barang. Akuntansi biaya biasanya ada di perusahaan-perusahaan industri yang memproduksi bahan mentah menjadi barang jadi. Fungsinya, untuk mengetahui tingkat efisiensi keuangan dalam kegiatan produksi barang di perusahaan itu.
4. Akuntansi Pemeriksaan (Audhiting Accounting)
Bidang ini berfokus pada pemeriksaan laporan keuangan yang telah dibuat perusahaan secara independen tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Tujuannya, untuk mengetahui kebenaran dari laporan tersebut.
5. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounnting)
Bidang ini mengakomodasi pencatatan keuangan yang berhubungan langsung dengan pajak.
6. Akuntansi Anggaran (Budgeting Accounting)
Bidang ini fokus pada penyusunan rancangan pengeluaran perusahaan untuk jangka waktu tertentu.
7. Akuntansi Pemerintahan (Government Accounting)
Bidang akuntansi ini memelajari penyajian laporan keuangan yang dilakukan oleh lembaga pemerintahan. Informasi yang disajikan berupa data akuntansi dari berbagai aspek pengelolaan administrasi keuangan pemerintah.
8. Akuntansi Pendidikan (Education Accounting)
Akuntansi yang secara khusus memerhatikan bidang pendidikan. Contohnya, kegiatan belajar mengajar akuntansi, penelitian tentang akuntansi, penyusuan kurikulum pendidikan, atau hall lain yang berhubungan dengan akuntansi.
9. Sistem Akuntansi (System Accounting)
Bidang akuntansi ini berkaitan dengan pembuatan prosedur akuntansi atau alat-alat pendukungnya. Sistem akuntansi akan diikuti dengan pengumpulan data serta laporan keuangan.
10. Akuntansi Internasional (International Accounting)
Bidang akuntansi ini meliputi masalah yang terjadi dalam transaksi perdagangan internasional. Bidang ini biasanya banyak terdapat di perusahaan-perusahaan multinasional.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!