Novi F

03 Agustus 2025 13:21

Novi F

03 Agustus 2025 13:21

Pertanyaan

Tuliskan isi dari perjanjian saragosa dan perjanjian fordesias secara lengkap

Tuliskan isi dari perjanjian saragosa dan perjanjian fordesias secara lengkap

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

23

:

43

:

33

Klaim

1

2


Ilaaa I

05 Agustus 2025 02:14

<p>Tidak Ada Perjanjian Bernama <strong>Fordesias</strong> Yaa, Mungkin Yang Kamu <strong>Maksudkan</strong> Adalah Perjanjian <strong>Tordesillas</strong>..</p><p>-</p><h2>๐Ÿ›‘ 1. <strong>Perjanjian Tordesillas (Treaty of Tordesillas) โ€“ 1494</strong></h2><p>๐Ÿ“… <strong>Tanggal</strong>: 7 Juni 1494<br>๐Ÿ“ <strong>Tempat</strong>: Kota Tordesillas, Spanyol<br>๐Ÿค <strong>Pihak</strong>: Kerajaan Spanyol dan Kerajaan Portugis<br>๐Ÿ“Œ <strong>Tujuan</strong>: Menghindari konflik perebutan wilayah penjelajahan dan penjajahan di dunia baru</p><p>๐Ÿ“œ <strong>Isi Perjanjian Tordesillas:</strong></p><ol><li>Dunia dibagi dua oleh <strong>garis imajiner (garis demarkasi)</strong> yang ditarik dari <strong>utara ke selatan</strong> sejauh <strong>370 liga</strong> sebelah barat dari <strong>Kepulauan Tanjung Verde (Cape Verde)</strong>.</li><li><strong>Wilayah di sebelah barat garis</strong> menjadi hak <strong>Spanyol</strong>.</li><li><strong>Wilayah di sebelah timur garis</strong> menjadi hak <strong>Portugis</strong>.</li><li>Pembagian wilayah ini berlaku untuk semua wilayah baru yang ditemukan atau akan ditemukan.</li><li>Perjanjian ini merupakan revisi dari keputusan <strong>Paus Alexander VI</strong> yang sebelumnya menetapkan garis hanya 100 liga barat dari Tanjung Verde.</li><li>Portugis dan Spanyol sepakat bahwa garis batas itu akan dihormati dan dipatuhi oleh masing-masing pihak.</li></ol><p>๐Ÿง  <strong>Dampaknya:</strong></p><ul><li>Spanyol menguasai hampir seluruh Amerika Latin (kecuali Brasil).</li><li>Portugis memperoleh wilayah di Asia, Afrika, dan Brasil (karena wilayah itu masuk sisi timur garis).</li></ul><h2>๐Ÿ›‘ 2. <strong>Perjanjian Saragosa (Treaty of Zaragoza/Saragosa) โ€“ 1529</strong></h2><p>๐Ÿ“… <strong>Tanggal</strong>: 22 April 1529<br>๐Ÿ“ <strong>Tempat</strong>: Kota Zaragoza, Spanyol<br>๐Ÿค <strong>Pihak</strong>: Spanyol dan Portugis<br>๐Ÿ“Œ <strong>Tujuan</strong>: Menyelesaikan sengketa wilayah timur (Asia), terutama soal <strong>Kepulauan Maluku</strong></p><p>๐Ÿ“œ <strong>Isi Perjanjian Saragosa:</strong></p><ol><li>Menetapkan <strong>garis demarkasi baru di bagian timur bumi</strong>, yaitu <strong>17ยฐ timur dari Kepulauan Maluku</strong>.</li><li><strong>Wilayah di sebelah barat garis (termasuk Maluku)</strong> tetap dikuasai <strong>Spanyol</strong>.</li><li><strong>Wilayah di sebelah timur garis (Asia, termasuk sebagian besar Indonesia dan Samudra Hindia)</strong> menjadi hak <strong>Portugis</strong>.</li><li><strong>Spanyol setuju untuk mundur dari Kepulauan Maluku</strong>, setelah menerima <strong>kompensasi sebesar 350.000 dukat emas</strong> dari Portugis.</li><li>Kedua pihak sepakat <strong>tidak akan saling mengganggu</strong> urusan kolonial di wilayah masing-masing sesuai garis yang ditentukan.</li></ol><p>๐Ÿง  <strong>Dampaknya:</strong></p><ul><li>Portugis sah menguasai wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.</li><li>Spanyol mundur dari Maluku dan fokus ke Amerika Latin dan Filipina.</li><li>Indonesia jatuh ke dalam pengaruh Portugis (kemudian Belanda).</li></ul><p>๐Ÿ“Œ <strong>Ringkasan</strong>&nbsp;</p><p>๐Ÿ”น <strong>Perjanjian Tordesillas (1494)</strong></p><p>Perjanjian ini dilakukan antara Spanyol dan Portugis untuk mencegah konflik soal wilayah penjelajahan. Mereka sepakat membagi dunia jadi dua bagian dengan menarik garis imajiner sejauh 370 liga barat dari Kepulauan Tanjung Verde.</p><ul><li><strong>Wilayah di barat garis</strong> jadi milik <strong>Spanyol</strong></li><li><strong>Wilayah di timur garis</strong> jadi milik <strong>Portugis</strong></li></ul><p>Akibatnya, Spanyol dapat hampir seluruh Amerika Latin, sementara Portugis menguasai wilayah Asia, Afrika, dan Brasil (karena posisinya masuk sisi timur garis).</p><p>๐Ÿ”น <strong>Perjanjian Saragosa (1529)</strong></p><p>Perjanjian ini juga antara Spanyol dan Portugis, tapi fokusnya pada wilayah di sebelah timur bumiโ€”khususnya Asia Tenggara.<br>Mereka menentukan batas baru di sebelah timur Maluku.</p><ul><li><strong>Wilayah di timur garis</strong> (termasuk Maluku dan Asia) jadi milik <strong>Portugis</strong></li><li><strong>Wilayah di barat garis</strong> jadi milik <strong>Spanyol</strong></li></ul><p>Spanyol setuju mundur dari Maluku setelah diberi kompensasi emas oleh Portugis. Sejak itu, Portugis resmi menguasai jalur rempah-rempah di Indonesia.</p>

Tidak Ada Perjanjian Bernama Fordesias Yaa, Mungkin Yang Kamu Maksudkan Adalah Perjanjian Tordesillas..

-

๐Ÿ›‘ 1. Perjanjian Tordesillas (Treaty of Tordesillas) โ€“ 1494

๐Ÿ“… Tanggal: 7 Juni 1494
๐Ÿ“ Tempat: Kota Tordesillas, Spanyol
๐Ÿค Pihak: Kerajaan Spanyol dan Kerajaan Portugis
๐Ÿ“Œ Tujuan: Menghindari konflik perebutan wilayah penjelajahan dan penjajahan di dunia baru

๐Ÿ“œ Isi Perjanjian Tordesillas:

  1. Dunia dibagi dua oleh garis imajiner (garis demarkasi) yang ditarik dari utara ke selatan sejauh 370 liga sebelah barat dari Kepulauan Tanjung Verde (Cape Verde).
  2. Wilayah di sebelah barat garis menjadi hak Spanyol.
  3. Wilayah di sebelah timur garis menjadi hak Portugis.
  4. Pembagian wilayah ini berlaku untuk semua wilayah baru yang ditemukan atau akan ditemukan.
  5. Perjanjian ini merupakan revisi dari keputusan Paus Alexander VI yang sebelumnya menetapkan garis hanya 100 liga barat dari Tanjung Verde.
  6. Portugis dan Spanyol sepakat bahwa garis batas itu akan dihormati dan dipatuhi oleh masing-masing pihak.

๐Ÿง  Dampaknya:

  • Spanyol menguasai hampir seluruh Amerika Latin (kecuali Brasil).
  • Portugis memperoleh wilayah di Asia, Afrika, dan Brasil (karena wilayah itu masuk sisi timur garis).

๐Ÿ›‘ 2. Perjanjian Saragosa (Treaty of Zaragoza/Saragosa) โ€“ 1529

๐Ÿ“… Tanggal: 22 April 1529
๐Ÿ“ Tempat: Kota Zaragoza, Spanyol
๐Ÿค Pihak: Spanyol dan Portugis
๐Ÿ“Œ Tujuan: Menyelesaikan sengketa wilayah timur (Asia), terutama soal Kepulauan Maluku

๐Ÿ“œ Isi Perjanjian Saragosa:

  1. Menetapkan garis demarkasi baru di bagian timur bumi, yaitu 17ยฐ timur dari Kepulauan Maluku.
  2. Wilayah di sebelah barat garis (termasuk Maluku) tetap dikuasai Spanyol.
  3. Wilayah di sebelah timur garis (Asia, termasuk sebagian besar Indonesia dan Samudra Hindia) menjadi hak Portugis.
  4. Spanyol setuju untuk mundur dari Kepulauan Maluku, setelah menerima kompensasi sebesar 350.000 dukat emas dari Portugis.
  5. Kedua pihak sepakat tidak akan saling mengganggu urusan kolonial di wilayah masing-masing sesuai garis yang ditentukan.

๐Ÿง  Dampaknya:

  • Portugis sah menguasai wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
  • Spanyol mundur dari Maluku dan fokus ke Amerika Latin dan Filipina.
  • Indonesia jatuh ke dalam pengaruh Portugis (kemudian Belanda).

๐Ÿ“Œ Ringkasan 

๐Ÿ”น Perjanjian Tordesillas (1494)

Perjanjian ini dilakukan antara Spanyol dan Portugis untuk mencegah konflik soal wilayah penjelajahan. Mereka sepakat membagi dunia jadi dua bagian dengan menarik garis imajiner sejauh 370 liga barat dari Kepulauan Tanjung Verde.

  • Wilayah di barat garis jadi milik Spanyol
  • Wilayah di timur garis jadi milik Portugis

Akibatnya, Spanyol dapat hampir seluruh Amerika Latin, sementara Portugis menguasai wilayah Asia, Afrika, dan Brasil (karena posisinya masuk sisi timur garis).

๐Ÿ”น Perjanjian Saragosa (1529)

Perjanjian ini juga antara Spanyol dan Portugis, tapi fokusnya pada wilayah di sebelah timur bumiโ€”khususnya Asia Tenggara.
Mereka menentukan batas baru di sebelah timur Maluku.

  • Wilayah di timur garis (termasuk Maluku dan Asia) jadi milik Portugis
  • Wilayah di barat garis jadi milik Spanyol

Spanyol setuju mundur dari Maluku setelah diberi kompensasi emas oleh Portugis. Sejak itu, Portugis resmi menguasai jalur rempah-rempah di Indonesia.


Reihan K

09 Agustus 2025 02:10

<p>Perjanjian Tordesillas dan Perjanjian Saragosa adalah dua perjanjian penting yang dibuat oleh Spanyol dan Portugis untuk membagi dunia menjadi dua wilayah pengaruh, khususnya dalam hal eksplorasi dan kolonisasi. Perjanjian Tordesillas (1494) membagi dunia melalui garis bujur yang ditarik 370 liga (1 liga = 4 mil laut) di sebelah barat Kepulauan Tanjung Verde, dengan wilayah barat menjadi milik Spanyol dan timur menjadi milik Portugis. Perjanjian Saragosa (1529) kemudian memperluas pembagian ini ke wilayah timur, menetapkan garis demarkasi baru 297,5 liga (952 mil laut) di sebelah timur Kepulauan Maluku, dengan wilayah barat garis menjadi milik Portugis dan timur menjadi milik Spanyol.&nbsp;</p><p>Perjanjian Tordesillas (1494):</p><p><strong>Garis Demarkasi:</strong></p><p>Sebuah garis khayal ditarik 370 liga (1480 kilometer atau 920 mil) di sebelah barat Kepulauan Tanjung Verde, sebuah kepulauan di lepas pantai barat Afrika.&nbsp;</p><p><strong>Wilayah:</strong></p><ul><li>Spanyol berhak atas semua wilayah di sebelah barat garis tersebut.&nbsp;</li><li>Portugis berhak atas semua wilayah di sebelah timur garis tersebut.&nbsp;</li></ul><p><strong>Tujuan:</strong></p><p>Untuk menyelesaikan sengketa klaim wilayah antara Spanyol dan Portugis setelah penjelajahan Samudera Atlantik.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Perjanjian Saragosa (1529):</p><p><strong>Garis Demarkasi:</strong></p><p>Sebuah garis khayal ditarik 297,5 liga (1777,5 kilometer atau 1104 mil) di sebelah timur Kepulauan Maluku.&nbsp;</p><p><strong>Wilayah:</strong></p><ul><li>Portugis berhak atas semua wilayah di sebelah barat garis tersebut.&nbsp;</li><li>Spanyol berhak atas semua wilayah di sebelah timur garis tersebut.&nbsp;</li></ul><p><strong>Tujuan:</strong></p><p>Untuk menyelesaikan sengketa klaim wilayah antara Spanyol dan Portugis setelah penjelajahan Samudera Pasifik, khususnya di wilayah Kepulauan Maluku (Kepulauan Rempah-Rempah).&nbsp;</p><p><strong>Kompromi:</strong></p><p>Spanyol setuju untuk menarik diri dari Maluku dan menyerahkan klaimnya kepada Portugis. Sebagai gantinya, Portugis membayar 350.000 dukat emas kepada Spanyol.&nbsp;</p><p>Perjanjian Tordesillas dan Saragosa secara efektif membagi dunia menjadi dua zona pengaruh bagi kedua negara, yang memungkinkan mereka untuk melanjutkan eksplorasi dan kolonisasi tanpa konflik langsung di wilayah-wilayah yang telah ditetapkan.&nbsp;</p>

Perjanjian Tordesillas dan Perjanjian Saragosa adalah dua perjanjian penting yang dibuat oleh Spanyol dan Portugis untuk membagi dunia menjadi dua wilayah pengaruh, khususnya dalam hal eksplorasi dan kolonisasi. Perjanjian Tordesillas (1494) membagi dunia melalui garis bujur yang ditarik 370 liga (1 liga = 4 mil laut) di sebelah barat Kepulauan Tanjung Verde, dengan wilayah barat menjadi milik Spanyol dan timur menjadi milik Portugis. Perjanjian Saragosa (1529) kemudian memperluas pembagian ini ke wilayah timur, menetapkan garis demarkasi baru 297,5 liga (952 mil laut) di sebelah timur Kepulauan Maluku, dengan wilayah barat garis menjadi milik Portugis dan timur menjadi milik Spanyol. 

Perjanjian Tordesillas (1494):

Garis Demarkasi:

Sebuah garis khayal ditarik 370 liga (1480 kilometer atau 920 mil) di sebelah barat Kepulauan Tanjung Verde, sebuah kepulauan di lepas pantai barat Afrika. 

Wilayah:

  • Spanyol berhak atas semua wilayah di sebelah barat garis tersebut. 
  • Portugis berhak atas semua wilayah di sebelah timur garis tersebut. 

Tujuan:

Untuk menyelesaikan sengketa klaim wilayah antara Spanyol dan Portugis setelah penjelajahan Samudera Atlantik. 

 

Perjanjian Saragosa (1529):

Garis Demarkasi:

Sebuah garis khayal ditarik 297,5 liga (1777,5 kilometer atau 1104 mil) di sebelah timur Kepulauan Maluku. 

Wilayah:

  • Portugis berhak atas semua wilayah di sebelah barat garis tersebut. 
  • Spanyol berhak atas semua wilayah di sebelah timur garis tersebut. 

Tujuan:

Untuk menyelesaikan sengketa klaim wilayah antara Spanyol dan Portugis setelah penjelajahan Samudera Pasifik, khususnya di wilayah Kepulauan Maluku (Kepulauan Rempah-Rempah). 

Kompromi:

Spanyol setuju untuk menarik diri dari Maluku dan menyerahkan klaimnya kepada Portugis. Sebagai gantinya, Portugis membayar 350.000 dukat emas kepada Spanyol. 

Perjanjian Tordesillas dan Saragosa secara efektif membagi dunia menjadi dua zona pengaruh bagi kedua negara, yang memungkinkan mereka untuk melanjutkan eksplorasi dan kolonisasi tanpa konflik langsung di wilayah-wilayah yang telah ditetapkan. 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

ada tiga cara penyelesaian konflik secara sederhana (pendekatan kultur atau budaya, diaspora, fan hubungan bilateral), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya dari 5 penyelesaian konflik secara internasional (negosiasi, mediasi dan jasa-jasa baik, konsiliasi, penyelidikan, dan penyelesaian di bawah naungan organisasi PBB), menurut kalian mana yang paling efektif, berilah alasannya

18

0.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

13

0.0

Jawaban terverifikasi