Andy D

04 April 2022 07:37

Andy D

04 April 2022 07:37

Pertanyaan

Ubahlah teknik penceritaan kutipan cerpen berikut menjadi sudut pandang orang ketiga. Saat mengubah menjadi sudut pandang orang ketiga, dibolehkan untuk mengubah kalimat. Namun, perubahan kalimat tersebut tidak mengubah maknanya. Bagi anak-anak, sawah adalah tempat yang paling banyak memberi kenangan. Kami mandi sore di pancuran sawah. Setiap sore, kecuali hari Jumat, anak-anak belajar mengaji di masjid. Kakek awalnya mengajar, tetapi akhirnya diteruskan oleh Kang Hasim. Saya menjadi anak emas apabila Kang Hasim mengajar. Selain dari Kang Hasim, saya belajar mengaji dari Kakek, bagi saya mengaji bukan hal baru. Sebelum sekolah, setiap malam Kakek mengajar saya. Maka pelajaran yang diberikan Kang Hasim kepada anak-anak lain sering merupakan hal yang sudah saya hafal betul. Pulang dari mengontrol sawah sering saya diajak Kakek jalan- jalan ke pasar yang buka seminggu sekali. Kakek membeli berbagai keperluan sehari-hari dan saya selalu punya jajanan enak. Kalau tidak kue serabi, saya memilih kue pukis. Para pedagang itu saya dikasih sebungkus besar kue sebelum saya memilih.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

19

:

35

:

59

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Y. Nur

19 April 2022 02:19

Jawaban terverifikasi

Hai Andy D, terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Pengubahan sudut pandang orang ketiga sebagai berikut. Bagi anak-anak, sawah adalah tempat yang paling banyak memberi kenangan. Mereka mandi sore di pancuran sawah. Setiap sore, kecuali hari Jumat, anak-anak belajar mengaji di masjid. Kakek awalnya mengajar, tetapi akhirnya diteruskan oleh Kang Hasim. Faiq menjadi anak emas apabila Kang Hasim mengajar. Selain dari Kang Hasim, Faiq belajar mengaji dari Kakek, baginya mengaji bukan hal baru. Sebelum sekolah, setiap malam Kakek mengajarinya.Oleh karena itu, pelajaran yang diberikan Kang Hasim kepada anak-anak lain adalah hal yang sudah dia hafal betul. Pulang dari mengontrol sawah, Faiq sering diajak Kakek jalan- jalan ke pasar yang buka seminggu sekali. Kakek membeli berbagai keperluan sehari-hari dan Faiq selalu punya jajanan enak. Kalau tidak kue serabi, Faiq memilih kue pukis. Para pedagang itu memberi sebungkus besar kue sebelum Faiq memilih. Cermati pembahasan berikut. Sudut pandang adalah cara pengarang menggambarkan tokoh dalam cerita. Sudut pandang dalam cerpen dibagi menjadi dua, yaitu: 1. Sudut pandang orang pertama pelaku utama/ sudut pandang akuan. Memakai kata ganti 'aku', 'saya' dalam cerita. 2. Sudut pandang orang ketiga memakai kata ganti 'dia', 'mereka', atau nama tokoh. Sudut pandang orang ketiga dibagi menjadi: - Sudut pandang orang ketiga serba tahu, yaitu tokoh mengetahui isi cerita dan jalur cerita secara keseluruhan. - Sudut pandang orang ketiga terbatas, yaitu tokoh hanya sebagai pengamat meengamati jalannya cerita dan tidak mengetahui secara dalam isi cerita. Berdasarkan penjelasan di atas, teknik penceritaan sudut pandang orang pertama dalam teks diubah menjadi sudut pandang orang ketiga, yaitu kata 'saya', '-ku' diganti dengan nama tokoh 'Faiq', 'dia', '-nya'. Jadi, pengubahan sudut pandang orang pertama menjadi sudut pandang orang ketiga sebagaimana penjelasan di atas. Semoga membantu ya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dalam teks eksplanasi, pernyataan umum, isi, dan penutup harus berkaitan dan saling ... . a. memahami b. mendorong c. menggambarkan d. menjelaskan

16

5.0

Jawaban terverifikasi