Muhammad M

16 Januari 2023 00:41

Muhammad M

16 Januari 2023 00:41

Pertanyaan

UMKM abc memiliki dua departemen di bagian produksinya, yaitu departemen a dan departemen b. dalam satu hari, umkm abc harus memproduksi 480 produk premium dan 240 produk reguler. untuk membuat satu lusin produk premium, dibutuhkan waktu 90 menit. sementara itu, untuk membuat satu lusin produk reguler dibutuhkan waktu 60 menit. departemen a memiliki tenaga kerja 65% dari total tenaga kerja yang dimiliki bagian produksi. jam kerja yang diberlakukan umkm abc adalah 175 jam kerja dengan hari efektif 25 hari kerja. upah yang diberikan kepada pekerja di departemen a sebesar Rp7.000,00/ jam dan departemen b Rp6.000,00/jam. biaya upah yang dikeluarkan untuk tenaga kerja di departemen a sebesar ..... a. Rp11.760.000 b. Rp4.320.000 c. Rp4.464.000 d. Rp9.100.000 e. Rp13.300.000

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

04

:

54

:

51

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

S. Suryanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Tarumanagara

23 Oktober 2023 08:51

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban soal di atas adalah Rp3.185.000,00.<br><br>Cermati pembahasan berikut!<br>Untuk menghitung biaya upah yang dikeluarkan untuk tenaga kerja di Departemen A, kita perlu memahami beberapa informasi yang telah diberikan:</p><p>1. Jam kerja yang diberlakukan: 175 jam kerja.<br>2. Upah per jam di Departemen A: Rp7.000,00.</p><p>&nbsp;</p><p>Selanjutnya, kita perlu menghitung total jam kerja yang diperlukan untuk memproduksi produk premium dan produk reguler sesuai dengan jumlah yang ditentukan.</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk produk premium, dibutuhkan waktu 90 menit untuk membuat satu lusin produk. Kita memiliki target produksi 480 produk premium. Jadi, total jam kerja yang diperlukan untuk produk premium adalah:</p><p>(480 produk / 12) x 90 menit = 4800 menit</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk produk reguler, dibutuhkan waktu 60 menit untuk membuat satu lusin produk. Kita memiliki target produksi 240 produk reguler. Jadi, total jam kerja yang diperlukan untuk produk reguler adalah:</p><p>(240 produk / 12) x 60 menit = 1200 menit</p><p>&nbsp;</p><p>Selanjutnya, kita perlu mengkonversi total jam kerja menjadi jam, karena upah per jam diberikan dalam bentuk jam. Biasanya, jam kerja dalam sebulan adalah sekitar 25 hari kerja. Jadi, total jam kerja dalam sebulan adalah:</p><p>175 jam/ minggu x 4 minggu = 700 jam</p><p>&nbsp;</p><p>Sekarang, kita akan menghitung persentase tenaga kerja yang dimiliki oleh Departemen A. Dikatakan bahwa Departemen A memiliki 65% dari total tenaga kerja. Jadi, kita dapat menghitung jumlah jam kerja yang dimiliki oleh Departemen A:</p><p>Jumlah jam kerja Departemen A = 0,65 x 700 jam = 455 jam</p><p>&nbsp;</p><p>Terakhir, kita dapat menghitung biaya upah untuk tenaga kerja di Departemen A:</p><p>Biaya upah Departemen A = Jumlah jam kerja Departemen A x Upah per jam Departemen A<br>Biaya upah Departemen A = 455 jam x Rp7.000,00/jam = Rp3.185.000,00</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, biaya upah yang dikeluarkan untuk tenaga kerja di Departemen A sebesar Rp3.185.000,00.</p>

Jawaban soal di atas adalah Rp3.185.000,00.

Cermati pembahasan berikut!
Untuk menghitung biaya upah yang dikeluarkan untuk tenaga kerja di Departemen A, kita perlu memahami beberapa informasi yang telah diberikan:

1. Jam kerja yang diberlakukan: 175 jam kerja.
2. Upah per jam di Departemen A: Rp7.000,00.

 

Selanjutnya, kita perlu menghitung total jam kerja yang diperlukan untuk memproduksi produk premium dan produk reguler sesuai dengan jumlah yang ditentukan.

 

Untuk produk premium, dibutuhkan waktu 90 menit untuk membuat satu lusin produk. Kita memiliki target produksi 480 produk premium. Jadi, total jam kerja yang diperlukan untuk produk premium adalah:

(480 produk / 12) x 90 menit = 4800 menit

 

Untuk produk reguler, dibutuhkan waktu 60 menit untuk membuat satu lusin produk. Kita memiliki target produksi 240 produk reguler. Jadi, total jam kerja yang diperlukan untuk produk reguler adalah:

(240 produk / 12) x 60 menit = 1200 menit

 

Selanjutnya, kita perlu mengkonversi total jam kerja menjadi jam, karena upah per jam diberikan dalam bentuk jam. Biasanya, jam kerja dalam sebulan adalah sekitar 25 hari kerja. Jadi, total jam kerja dalam sebulan adalah:

175 jam/ minggu x 4 minggu = 700 jam

 

Sekarang, kita akan menghitung persentase tenaga kerja yang dimiliki oleh Departemen A. Dikatakan bahwa Departemen A memiliki 65% dari total tenaga kerja. Jadi, kita dapat menghitung jumlah jam kerja yang dimiliki oleh Departemen A:

Jumlah jam kerja Departemen A = 0,65 x 700 jam = 455 jam

 

Terakhir, kita dapat menghitung biaya upah untuk tenaga kerja di Departemen A:

Biaya upah Departemen A = Jumlah jam kerja Departemen A x Upah per jam Departemen A
Biaya upah Departemen A = 455 jam x Rp7.000,00/jam = Rp3.185.000,00

 

Jadi, biaya upah yang dikeluarkan untuk tenaga kerja di Departemen A sebesar Rp3.185.000,00.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Salah satu faktor penghambat perdagangan internasional adalah ....

32

5.0

Jawaban terverifikasi