Hukum Faraday I itu merupakan massa zat yang dihasilkan pada suatu electrode selama proses elektrolisis berbanding lurus dengan muatan listrik yang digunakan.Sesuai dengan hukum Faraday II, jika listrik yang sama dialirkan ke dalam dua atau lebih sel elektrolisis yang berbeda, perbandingan massa zat-zat yang dibebaskan sama dengan perbandingan massa ekuivalennya.
Hukum Faraday I
W = n × 96.500Ar × i × t
Hukum Faraday II
m1 : m2 = ME1 : ME2
Diketahui pada soal :
tCr = 1 ( 3600) WCr = 10 mg ArCr = 52tAg = 2 ( 3600) ArAg = 108
Menentukan muatan ion dari Cr dan Ag.
K2Cr2O7 → 2K+ + Cr2O72−muatan ion = 2 biloks Cr + 7 biloks O −2 = 2 biloks Cr + 7 (−2) biloks Cr = +6K(−) : Cr6+ + 6e → Cr nCr = 6 AgNO3 → Ag+ + NO3−K(−) : Ag+ + e → Ag nAg = 1
Sehingga menggunakan persamaan kombinasi hukum faraday I dengan II.
ArCr × tCrWCr × nCr = ArAg × tAgWAg × nAg
Menentukan massa perak yang diendapkan.
52 × 1(3600)10 mg × 6 = 108 × 2(3600)WAg × 1 WAg = 52 × 110 mg × 6 ×108 × 2 WAg = 249,23 mg ≈ 250 mg WAg = 0,250 g
Jadi, perak yang dapat diendapkan sebesar 0,25 gram.