Pertanyaan

Bagaimana kronologi penemuan virus pada tanaman tembakau?

Bagaimana kronologi penemuan virus pada tanaman tembakau?space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

13

:

57

:

07

Klaim

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

penemuan virus pada tanaman tembakau dilakukan oleh beberapa peneliti dalamwaktu yang berbeda.

penemuan virus pada tanaman tembakau dilakukan oleh beberapa peneliti dalam waktu yang berbeda.space

Pembahasan

Pembahasan
lock

Daun tanaman tersebut tentunya harus berkualitas baik. jika daunnya berkualitas jelek, maka produk yang dihasilkannya akan jelek pula. Beberapa daun adakalanya menguning, menggulung, adanya bercak-bercak atau mosaik, dan menebal.Tanaman tembakau termasuk tanaman produksi yang diambil daunnya. Kualitas daun tembakau sangat dijaga agarmenghasilkan produk yang baik. Bahkan, perusahaan rela menghabiskan dana untuk menjaga tanaman tersebut dari serangan hama dan penyakit. Beberapa penelitian pun dilakukan untuk mengetahui penyakit­ penyakit yang menyerang daun tembakau dan menemukan cara pencegahannya agar tidak terjadi kerugian yang besar. Penelitian penemuan virus ini dilakukan oleh beberapa peneliti sebagai berikut: Adolf Meyer (Jerman) pada tahun 1883menyelidiki penyakit yang menyebabkan daun tembakau berbintik-bintik kuning.Pada waktu itu ia berkesimpulan bahwa penyebabnya adalah organisme yang lebih kecil dari bakteri. Pada tahun 1893, Dimitri lvanovsky (Rusia) melakukan penyelidikan yang sama dengan cara menyaring ekstrak dari tumbuhan tembakau yang terkena penyakit dengan menggunakan saringan bakteri. Ia berhipotesisbahwa jika penyebab penyakit tersebut adalah bakteri, maka organisme tersebut tidak akan dapat melewati saringan bakteri. Namun, begitu hasil saringan disemprotkan ke pohon yang sehat, ternyata pohon tersebutterjangkit penyakit mosaik. Pada tahun 1897, M. Beijerinck (Belanda) melakukan penyelidikan lebih lanjut pada daun tembakau. la berkesimpulan bahwa organisme penyebab penyakit tersebut berukuran lebih kecil dari bakteri dan hanya dapat berkembang biak di dalam tubuh organisme. Wendell Stanley (Amerika Serikat) pada tahun 1935 berhasil mengkristalkan organisme patogen pada daun tembakau yang di kemudian hari diberi nama TMV ( tobacco mosaic virus ). Penyelidikan manusia terhadap virus semakin intensif seiring dengan penemuan mikroskop elektron. Sejak tahun 1950-an, virologi menjadibidang penelitian yang aktif dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai jenis penyakit,genetika, bahkan karakteristik organisme. Jadi, penemuan virus pada tanaman tembakau dilakukan oleh beberapa peneliti dalamwaktu yang berbeda.

Daun tanaman tersebut tentunya harus berkualitas baik. jika daunnya berkualitas jelek, maka produk yang dihasilkannya akan jelek pula. Beberapa daun adakalanya menguning, menggulung, adanya bercak-bercak atau mosaik, dan menebal. Tanaman tembakau termasuk tanaman produksi yang diambil daunnya. Kualitas daun tembakau sangat dijaga agar menghasilkan produk yang baik. Bahkan, perusahaan rela menghabiskan dana untuk menjaga tanaman tersebut dari serangan hama dan penyakit. Beberapa penelitian pun dilakukan untuk mengetahui penyakit­ penyakit yang menyerang daun tembakau dan menemukan cara pencegahannya agar tidak terjadi kerugian yang besar. Penelitian penemuan virus ini dilakukan oleh beberapa peneliti sebagai berikut:

  1. Adolf Meyer (Jerman) pada tahun 1883 menyelidiki penyakit yang menyebabkan daun tembakau berbintik-bintik kuning. Pada waktu itu ia berkesimpulan bahwa penyebabnya adalah organisme yang lebih kecil dari bakteri. 
  2. Pada tahun 1893, Dimitri lvanovsky (Rusia) melakukan penyelidikan yang sama dengan cara menyaring ekstrak dari tumbuhan tembakau yang terkena penyakit dengan menggunakan saringan bakteri. Ia berhipotesis bahwa jika penyebab penyakit tersebut adalah bakteri, maka organisme tersebut tidak akan dapat melewati saringan bakteri. Namun, begitu hasil saringan disemprotkan ke pohon yang sehat, ternyata pohon tersebut terjangkit penyakit mosaik.
  3. Pada tahun 1897, M. Beijerinck (Belanda) melakukan penyelidikan lebih lanjut pada daun tembakau. la berkesimpulan bahwa organisme penyebab penyakit tersebut berukuran lebih kecil dari bakteri dan hanya dapat berkembang biak di dalam tubuh organisme. 
  4. Wendell Stanley (Amerika Serikat) pada tahun 1935 berhasil mengkristalkan organisme patogen pada daun tembakau yang di kemudian hari diberi nama TMV (tobacco mosaic virus). Penyelidikan manusia terhadap virus semakin intensif seiring dengan penemuan mikroskop elektron. Sejak tahun 1950-an, virologi menjadi bidang penelitian yang aktif dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai jenis penyakit, genetika, bahkan karakteristik organisme.space 

Jadi, penemuan virus pada tanaman tembakau dilakukan oleh beberapa peneliti dalam waktu yang berbeda.space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Pertanyaan serupa

Peneliti yang melakukan penelitian untuk mengetahui penyebab penyakit mosaik pada daun tembakau dengan menggunakan lilin penyaring untuk menyaring ekstrak tanaman tembakau yang terinfeksi penyakit mos...

1

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia