Ketika suatu zat pelarut ditambahkan zat terlarut akan menyebabkan terjadinya penurunan tekanan uap jenuh. Ini dikarenakan penambahan zat terlarut menciptakan interaksi dengan zat pelarut sehingga akan sulit untuk pelarut mengalami transisi fase dari fase cair ke fase gas.
Rumus dari penurunan tekanan uap sebagai berikut:
△P=P∘×Xt
△P=P∘−P
Larutan urea merupakan larutan non elektrolit dimana larutan tersebut tidak dapat menghantarkan arus listrik. Ini dikarenakan urea tidak terionisasi dalam air. Dengan demikian, massa urea yang diperlukan supaya tekanan uap jenuh larutannya lebih 2 mmHg dari tekanan uap air murni sebagai berikut:
- Menentukan fraksi mol terlarut
△P2 mmHgXtXt====P∘×Xt23,76 mmHg×Xt23,7620,084
mol pelarut=Mr airmassa airmol pelarut=18 g/mol100 grammol pelarut=5,55 mol
Xt0,0840,4662+0,084x0,46620,4662xx=======mol pelarut+mol terlarutmol terlarut5,55+xxx(1−0,084)x0,916x0,9160,46620,5 mol
Berdasarkan perhitungan di atas, mol terlarut adalah 0,5 mol
massa urea=mol urea×Mr ureamassa urea=0,5 mol×60 g mol−1massa urea=30 gram
Jadi, massa urea yang harus ditambahkan adalah 30 gram.